Direktorat Topografi

Pelatihan Advance Geographic Information System Untuk Militer

Oleh 01 Apr 2011 Tidak ada komentar
Pelatihan Advance Geographic Information System Untuk Militer
#TNIAD 

Pelatihan Advance Geographic Information System Untuk Militer

Bertempat di Madittop pada tanggal 7 sd 11 Maret , Dittopad bekerjasama dengan Royal School Military Survey – Inggris menyelenggarakan pelatihan Advance Geographic Information System untuk militer. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan yang sama yang dilaksanakan pada tahun 2009 di Hotel Shangrila Jakarta. Kegitan pelatihan ini selain diikuti oleh personel dari satuan topografi yang berada di Balakpus juga dari satuan topografi dari jajaran Kodam, Kodiklat TNI AD disamping personel dari satuan Kostrad dan Kopassus. Latihan pengolahan Sistem Informasi Geografi ini merupakan salah satu upaya untuk  meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel TNI AD, khususnya untuk melaksanakan analisa medan dalam rangka melaksanakan OMP dan OMSP.

Materi latihan berupa input data dengan melakukan praktek pembuatan dan dijitasi peta dengan menggunakan software ArcGIS, membuat Geodatabse dengan ArcCatalog, Interpolasi dengan ArcMap yaitu melakukan analisis keterkaitan antar titik-titik terdekat dalam peta, analisis pola titik (menentukan pola persebaran titik-titik di dalam sebuah peta), analisis 3D (menampilkan peta 3D dan melakukan analisis dengan program ArcScene dan ArcGlobe), tracking analisis (membuat analisis tracking dengan menggunakan data geografi ditambah dengan data waktu), network analisis   (melakukan analisis jaringan untuk menentukan rute terpendek dan rute terbaik) , analisis regresi (membuat model statistic secara matematis untuk data geografi serta analisis spasial untuk  melakukan proses analisis medan dengan menggunakan peta dijital.

Adapun hasil yang dicapai untuk     peserta dari Dittopad, Topdam dan Pusdiktop Kodiklat TNI AD  adalah  mampu melaksanakan analisis pola titik, tiga dimensi, tracking, network, regresi dan analisis spasial yang dibutuhkan dalam OMP maupun OMSP, sedangkan peserta dari Kostrad dan Kopassus dapat terbatas melaksanakan analisis pola titik, tiga dimensi, tracking, network, regresi dan analisis spasial yang dibutuhkan dalam OMP maupun OMSP, (Dittopad/Dispenad).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel