TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Letjen TNI Gatot Nurmantyo Tutup Diksarcab TNI AD TA. 2012

By 28 Mar 2012 00:44Kodiklat
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Setiap tugas bagi seorang prajurit adalah suatu kehormatan, harga diri dan kebanggaan

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menutup Diksarcab TNI AD TA. 2012 Abit Diktukpa Gel II TA. 2011 di Pusdikarmed Pussenarmed Kodiklat TNI AD, Cimahi (27/3) yang diikuti oleh para Komandan Pusat Kesenjataan serta Danpus cab/fung TNI Angkatan Darat, Para Direktur, Sekretaris dan para Paban serta para Komandan Pusdik jajaran Kodiklat TNI AD.

Keberhasilan yang telah di peroleh para perwira merupakan wujud keberhasilan dan prestasi yang telah diraih selama mengikuti pendidikan, juga merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus diterima dengan penuh rasa syukur. Demikian disampaikan Komandan mengawali upacara penutupan DIksarcab, dengan kesadaran seperti itu, komandan mengharapkan para Perwira  siap mengawali karier dan pengabdian sebagai Perwira Angkatan Darat dengan berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI, dimanapun  bertugas.

Selain itu ke depan para Perwira dituntut untuk memiliki profesionalisme, semangat juang yang tangguh, pantang menyerah, rela berkorban serta memiliki etika dan moralitas yang baik. Sebagai Perwira  juga harus memahami militansi Angkatan Darat, militansi ini sangat diperlukan untuk membangun prajurit Angkatan Darat yang ideal, karena hanya dengan militansi yang tinggi, maka tugas yang diemban para Perwira dapat berhasil dengan baik.

Dengan selesainya pendidikan dasar kecabangan, para Perwira ini akan memperkuat jajaran Perwira Angkatan Darat dengan berbagai ragam penugasan yang akan diterima dan menjadi kader-kader pemimpin Angkatan Darat, pemimpin yang merupakan pribadi-pribadi yang dibutuhkan untuk menggerakkan satuan.

Dengan status sebagai Perwira, harus mampu menjaga kehormatan dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin yang tidak saja bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga hendaknya berguna bagi satuan yang dipimpin, berguna bagi lingkungan dimanapun berada dan berguna bagi kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan bangsa dan negara.

Di samping itu, Komandan Kodiklat juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang Perwira dalam tugasnya bukan ditandai dengan seberapa pintar dia memberikan pengarahan kepada anak buahnya, atau seberapa berani dan seringnya ia memberikan pengarahan bahkan marah-marah kepada anak buahnya. Tetapi seberapa besar ia mampu memperlihatkan kinerja dan tanggung jawabnya yang besar kepada anak buah dan jabatannya bahkan jika perlu tidak usah bicara sama sekali. Artinya dengan bisu saja kita dapat memimpin, maka seorang perwira yang dituntut darinya adalah keteladanan. Jadikan anak buah sebagai teman, masyarakat sebagai mitra dan tempat bersandar, niscaya kita akan berhasil dalam tugas.

Mengakhiri pengarahannya Letjen Gatot menegaskan bahwa menjadi perwira saat ini jauh lebih sulit dibanding jamannya dahulu kira- kira dua puluh tahun yang lalu, kenapa? karena saat ini anak buah kita telah memiliki disparitas dan derajat keilmuan yang jauh lebih baik, tidak jarang seorang tamtama telah menempuh pendidikan setara sarjana, oleh karena dibutuhkan pula kecerdasan dan kemamuan untuk belajar memperkuat kepemimpinan kita.

Diakhir sambutan disampaikan ucapan “selamat bertugas“ di kesatuan masing-masing dimanapun para Perwira  ditempatkan.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Letjen TNI Gatot Nurmantyo Tutup Diksarcab TNI AD TA. 2012