TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pengambilan Sumpah Prajurit Bagi Taruna Akademi Militer

By 30 May 2012 06:51Akademi Militer
images_img_Akmil_akmil8


Lembah Tidar (29/5), Sumpah/janji yaitu suatu kesanggupan untuk mentaati segala aturan dan menjauhi diri dari seluruh larangan yang diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang MahaEsa. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang nomor 34 tahun 2004 pasal 34, bahwa “Pelantikan menjadi prajurit dilaksanakan dengan mengucapkan Sumpah Prajurit.” Sehubungan dengan hal tersebut, maka Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Bachtiar, S.I.P., M.A.P atas nama KASAD mengambil Sumpah Prajurit bagi Taruna Akademi Militer tingkat II, III dan IV.
 
Acara yang dilaksanakan di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer ini dihadiri oleh para Pejabat Distribusi Akademi Militer, Ketua Persit kartika Chandra Kirana Cabang BS Akademi Militer beserta Pengurus Yayasan Kartika Jaya cabang BS Akademi Militer, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Akademi Militer. Dalam amanatnya, Gubernur Akademi Militer menyampaikan bahwa Sumpah Prajurit mempunyai makna yang sangat mendalam tentang tanggung jawab yang besar dipundak para Taruna untuk selalu siap sedia berkorban jiwa dan raga demi kepentingan bangsa dan Negara. Dengan disumpahnya para Taruna maka konsekuensinya adalah setiap hukum yang berlaku bagi Prajurit juga berlaku bagi para Taruna, sehingga kewajiban para Taruna adalah secara totalitas untuk mendarmabaktikan jiwa dan raga kepada bangsa dan Negara.
 
Lebih lanjut gubernur menyampaikan agar “Sumpah Prajurit ini tidak hanya dilafalkan saja, akan tetapi harus diamalkan dalam bentuk perbuatan, mengingat betapa suci dan sakralnya makna Sumpah Prajurit tersebut”. Selanjutnya beliau juga menginformasikan tentang kualitas Perwira yang diharapkan oleh Pimpinan TNI saat ini antara lain :
 
Pertama, Perwira TNI AD harus memiliki kapasitas dan kapabilitas tingkat dunia (World Class Officer) dalam artian mampu berkompeten untuk tampil sekaligus unjuk kemampuan dalam berbagai penugasan serta pendidikan yang bersifat internasional.
 
Kedua, Perwira TNI AD yang mandiri. Dalam artian mampu mengikuti perkembangan kemajuan teknologi melalui penguasaan komputer dan teknologi informasi (IT) secara baik, serta tidak selalu dilayani/tidak tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya.
 
Ketiga, Perwira TNI AD yang memiliki integritas diri yang tangguh dan mengakar kuat kepada jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional. (Penhumas Akmil/Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pengambilan Sumpah Prajurit Bagi Taruna Akademi Militer