Kodam III/Siliwangi

Dandim 0611/Garut : Pasar tradisional sebagai pengembangan ekonomi rakyat

Oleh 15 Jun 2012 No Comments
TNI Angkatan Darat
#TNIAD 

Dandim 0611/Garut bersama unsur Muspida hadiri acara peletakan batu pertama pada proyek pembangunan pasar tradisional Cibatu, dengan pelaksana PT. Trimurti Pertama Putra sebanyak 519 unit kios berikut fasilitas umum dan fasilitas sosial diatas lahan milik pemerintah seluas 12.192 meter persegi, yang berlangsung di Kp. Parakantelu Ds. Cibunar Kab. Garut,.  

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pasar Cibatu tersebut oleh Bupati Garut bersama Dandim 0611/Garut, yang merupakan sebuah simbol dimulainya sebuah proses pembangunan. sesuai harapan para pedagang yang kini menempati pasar darurat pasca kebakaran tahun 2003,  maka para pedagang sangat mengharapkan agar pasar Cibatu segera dibangun sehingga aktifitas mereka dalam berdagang dapat kembali normal dan lancar, pembangunan pasar tradisional Cibatu direncanakan selama 6 bulan dan akan diprioritaskan kepada para pedagang lama, namun juga diperuntukan bagi pedagang baru.        

Turut hadir pada acara peletakan batu pertama, unsur pimpinan daerah Kab. Garut, Muspika / para Kepala UPTD Cibatu, sejumlah ormas/LSM, tokoh agama, tokoh  masyarakat dan perwakilan pedagang, adapun sambutan Bupati Garut “H. Aceng HM Fikri S.Ag” mengungkapkan rekavitalisasi pasar yang harus dilakukan Pemda Garut berdasarkan data statistik yang ada, maka pasar tradisional jangan kalah dengan pasar modern, selain itu Bupati merasa bangga semoga pasar tradisional investasi murni, sekaligus memberikan penghargaan kepada PT. Trimurti Pertama Putra yang ingin berinvestasi di Kab. Garut, juga berpesan kepada para tokoh agama, masyarakat dan pemuda bersama pemerintah untuk mengawal proses pembangunan pasar Cibatu.   

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0611/Garut, Letkol Arm Edi Yusnandar  S.AP, mengatakan dengan pembangunan fasilitas pasar tradisional yang memadai tentunya akan mampu mengangkat perputaran roda ekonomi dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, selain itu diharapkan agar semua pihak, terutama para pedagang memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menciptakan pasar yang nyaman, bersih, indah dan sehat, maka perlu upaya yang sungguh sungguh dari para pedagang, pengelola pasar dan masyarakat sekitar untuk terus menata dan membenahi pasar dengan baik, sehingga bisa meyakinkan kepada masyarakat untuk lebih menghidupkan kualitas pasar tradisional ditengah gencarnya serangan pasar modern, dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, (Penrem 062/Dispenad). 

Komentar