TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Gubernur Akmil Beri Pengarahan Kepada Organik Akmil

By 01 Jun 2012 06:44Akademi Militer
images_img_Akmil_akmil6


Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Bachtiar, S.IP., M.A.P., memberi pengarahan kepada 1362 orang prajurit maupun PNS Akademi Militer di Gedung Lily Rochli Akmil. Pengarahan tersebut terkait dengan perubahan logo Akmil dan memberikan beberapa penekanan kepada organik Akmil. “Hal ini perlu disosialisasikan agar para prajurit dan PNS Akmil memahami dan mampu menerapkan apa yang terkandung dalam arti sebuah logo tersebut, sehingga tidak terjadi kesalahan-kesalahan dalam penerapan di setiap sendi kehidupan prajurit maupun PNS”, kata Gubernur Akmil dalam pengarahannya (30/05).

Perlu diketahui oleh seluruh organik bahwa logo tersebut bukan hanya diperuntukkan kepada taruna saja, akan tetapi untuk seluruh organik di lingkungan Akademi Militer. Gubernur mengajak kepada seluruh organik agar meningkatkan kualitas diri dengan cara belajar dan belajar, karena kita yang mengawaki pendidikan pertama perwira yang nota bene “autputnya” adalah perwira yang menyandang gelar akademis strata satu (SI).

Sejalan dengan hakekat orang yang belajar menuntut ilmu pengetahuan, yaitu untuk membangun kualitas dirinya agar dapat dan mampu memberikan serta menyumbangkan karya terbaiknya bagi lingkungan dimanapun bertugas dan berada. Selain itu, Gubernur juga menekankan kepada seluruh organik Akmil agar selalu “eling lan waspodo” atau selalu ingat dan waspada setiap akan bertindak agar tidak terjadi hal-hal yang akan merugikan diri sendiri maupun kepada satuannya. Menghindari sekecil apapun jenis pelanggaran agar nama baik Akademi Militer sebagai “center of exelent” tetap terjaga dan terpelihara. Perlu dipahami oleh organik Akmil, bahwa dari Akademi Militer inilah pemimpin-pemimpin TNI dilahirkan, khususnya TNI AD. Dalam pengarahannya Gubernur menyoal sedikit tentang teritorial, bahwa ruh TNI AD ada pada rakyat, untuk itu jaga dan jalin komunikasi yang baik dengan rakyat. Kuasai lima kemampuan teritorial, yaitu kemampuan temu cepat dan lapor cepat, kemampuan manajemen Teritorial, kemampuan penguasaan wilayah dan kemampuan pembinaan perlawanan rakyat serta kemampuan komunikasi sosial.

Pemberdayaan pertahanan wilayah tidak hanya tanggung jawab TNI saja, melainkan kewajiban setiap warga negara dalam menghadapi ancaman nasional, hal ini bukan berarti semua rakyat wajib memegang senjata untuk melawan musuh seperti pada zaman revolusi dulu, tetapi segenap komponen bangsa dikerahkan untuk kepentingan pertahanan sesuai dengn fungsi dan profesi masing-masing”, ungkap Gubernur Akmil.(Penhumas Akmil/Dispenad)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam IV/Diponegoro Kodam II/Sriwijaya Kodam V/Brawijaya Puspen TNI Kodam XII/Tanjungpura Dinas Penerangan Tips Kesehatan Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Gubernur Akmil Beri Pengarahan Kepada Organik Akmil