TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Dan 1 Bela Diri Yongmodo Bagi Taruna Tingkat IV Akmil

By 04 Jun 2012 06:39Akademi Militer
images_img_Akmil_akmil5

Lembah tidar (2/6), sebanyak 301 orang Taruna tingkat IV Akademi Militer melaksanakan ujian kenaikan tingkat Bela Diri Militer Yongmodo dari sabuk merah ke sabuk hitam DAN 1. Ujian ini dilaksanakan di lapangan tenis indoor Akademi Militer selama 2 hari mulai tanggal 2 Mei sampai dengan 3 Mei 2012.
 
Pada upacara pembukaan yang dibuka langsung oleh Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Bachtiar, S.IP., M.A.P., turut dihadiri para Pejabat Distribusi Akademi Militer, Tim Pengawas dari Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad) beserta rombongan, dan Para Pelatih serta TIM Penguji  Bela Diri Militer Yongmodo Akademi Militer.
 
Berdasarkan Peraturan Kasad nomor Perkasad/21-02/VI/2011 tanggal 8 Juni 2011 tentang Yongmodo menjadi Bela Diri Militer, dimana Yongmodo masuk dalam kurikulum Pendidikan Taruna Akademi Militer. Sehingga pelaksanaan kegiatan ujian kenaikan tingkat sabuk  hitam  (DAN I)   bagi   Taruna tingkat IV ini merupakan prasyarat dalam kelulusan menjadi seorang Perwira.
 
Dalam amanatnya Gubernur Akademi Militer menyampaikan bahwa penyelenggaraan ujian ini merupakan ajang bagi para Taruna untuk mengukur dan menguji kemampuan serta memantapkan ketrampilan dan ketangkasan dalam bela diri militer yang selama ini dilatihkan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan  dapat  lebih  membentuk sikap percaya diri dan jiwa sportifitas yang tinggi serta perilaku sifat patriotisme, sebagai sifat seorang ksatria yang sejati yang pada gilirannya akan menumbuhkan sikap rela berkorban demi kepentingan yang lebih besar yaitu negara dan bangsa.
 
Lebih lanjut Gubernur menyampaikan bahwa sebagai seorang Perwira nantinya wajib menguasai Bela Diri Militer Yongmodo, karena hampir di seluruh satuan-satuan Angkatan Darat sudah menjadikan Bela Diri Militer (BDM) Yongmodo sebagai ilmu bela diri yang wajib untuk dikuasai. Beliau juga berharap agar ilmu Bela Diri Militer yang telah dikuasai ini tidak membuat Taruna menjadi sombong dan angkuh serta arogan, melainkan untuk meningkatkan kemampuan keprajuritan agar dapat melaksanakan tugas pokok secara maksimal.
 
Perkembangan  ilmu  bela diri di dunia saat ini sungguh sangat menakjubkan. Dari berbagai pertandingan bela diri gaya bebas elit dunia yang diadakan di Amerika,  Eropa dan Asia, seperti pada kejuaraan Ultimate Fighting Championship, Cage Wars, Challenge M-1 dan Strike Force, dapat    disimpulkan bahwa hanya olahraga bela diri campuran (Mixed Martial Arts), yaitu kombinasi antara stand-up fighting dengan ground fighting, seperti Brazillian Jiu-jitsu, Meltic, Sambo, Pancrase, dan free style yang dapat menominasi pada kejuaraan-kejuaraan bela diri dunia. (Pen Humas Akmil/Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Dan 1 Bela Diri Yongmodo Bagi Taruna Tingkat IV Akmil