TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Hujan Adalah Sumber Air Minum Bagi Warga Desa Banglet, Kabupaten Bangli

By 09 Jul 2012 03:56Kodam IX/Udayana
images_img_Kodam9_18072012a

Walau daerahnya sejuk tetapi jarang hujan, dekat danau Batur Kintamani tapi tak kuasa memanfaatkan airnya. Itulah sekilas gambaran masyarakat Dusun Banglet, kayubihi kabupaten Bangli yang kini baru memiliki 5 buah Bak penampungan air ukuran jumbo untuk memenuhi keperluan sehari-hari bahkan persediaan air bersih selama setahun berkat program Pekan Bhakti TNI di wilayah Kodim 1626/Bangli yang dikombinasikan dengan Gerakkan Membangun Desa Sistim Gotong royong (Gerbangdessigot), Senin (9/7).

Keadaan masyarakat cukup sulit mendapatkan air bersih, sedangkan  untuk mengambil air yang kurang bersih saja harus menempuh jarak yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Selain itu, pilihan mereka hanyalah membeli air dari mobil tangki yang datang berkeliling sekedar memenuhi pesanan masyarakat. ”Jika musim kering, penduduk harus berjalan hingga ke kota Bangli puluhan kilometer lebih mulai dari subuh dan kadangkala, belum pulang hingga siang hari,” ujar Kadus Suganda.

lebih lanjut Kadus mengatakan bahwa Saya harus membawa jerigen 20 liter untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari , namun terkadang inipun tidak cukup.

Oleh karena itu Keberadaan Bak Penampungan air hasil Program Bhakti TNI yang diselenggarakan kodim 1626/Bali Adalah tepat untuk membantu para keluarga dan anak-anak.

Peresmian penggunaan dan penyerahan Bak Penampungan tersebut dilakukan oleh Asisten Teritorial Kasdam IX/Udayana dalam suatu acara adat bertempat di Dusun Banglet, Desa Kayubihi yang dihadiri segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan daerah Kab Bangli dan tripika setempat.

Dibangunnya Bak air (embung) adalah sebuah upaya gotong royong antara Masyarakat, TNI dan Pemda Bangli. Mulanya, kepada masyarakat Danramil kapten inf Mahendra memberikan pengetahuan tentang cara pembuatan bak yang dapat menampung air hujan yang jatuh dari atap rumah masing-masing.

Kemudian masyarakat tersebut membagi pengetahuan mereka kepada masyarakat lain disekitarnya dan dari desa seberang dengan cara saling membantu membuat bak-bak penampungan air hujan. Dan akhirnya melalui program bhakti TNI muncul kesepakatan untuk membangun bak (embung) di desanya  Untuk membangun Satu bak penampungan air hujan ukuran jumbo tersebut prajurit Koramil 01/ Kodim 1626/Bangli dibantu masyarakat setempat bergotong royong selama 2 minggu. Setiap Bak (embung) menghabiskan sekitar 100 sak semen. Kini masyarakat Desa Kayubihi memiliki 5 buah penampungan air yang berasal bantuan Kodam IX/Udayana 2 buah dan CSR bangli 2 buah “ujar Danramil. (Pendam IX/ Dispenad).

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Tips Kesehatan Kodiklat Kodam XVI/Patimura Kodam V/Brawijaya Puspen TNI Kodam VI/Mulawarman Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Hujan Adalah Sumber Air Minum Bagi Warga Desa Banglet, Kabupaten Bangli