TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Sejarah Pusat Intelijen

By 20 Jul 2012 04:47WEBSITE-pusat intelejen
images_logo_jajaran_lampusintel

Pusat Intelijen Angkatan Darat


Berita | Visi & Misi | Sejarah | Pejabat

SEJARAH SINGKAT
PUSAT TERITORIAL ANGKATAN DARAT

LAHIRNYA BADAN INTELIJEN ANGKATAN DARAT.

1.Masa Kemerdekaan RI.

Pada tahun 1945 s.d 1950 di Markas Angkatan Perang RI yang berkedudukan di Jogyakarta tugas dan kegiatan Intelijen dilakukan oleh Biro Intelijen Staf Angkatan Perang RI dengan titik berat pada masalah politik dalam negeri maupun luar negeri untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam melakukan perundingan dengan pihak Belanda sehingga dapat mengakui kedaulatan negara RI pada Proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 dan memaksa Belanda untuk meninggalkan Indonesia. Biro Intelijen telah mampu mendeteksi dan mengenali kekuatan serta manuver Belanda.

2. Pada era tahun 1950 s.d 1957 bersama dengan perkembangan organisasi Angkatan Darat, bidang Intelijen juga mengalami perkembangan ditingkat Markas Besar Angkatan Darat. Staf Intelijen dibentuk dengan nama Staf Umum Angkatan Darat I (SUAD I) yang terdiri dari :

a. Biro-1 Aktif Intelijen yang meliputi Seksi Operasional Intelijen, Seksi Security dan seksi urusan daerah. Kegiatan Intelijen Lapangan dilakukan rangkap oleh Biro-1.

b. Biro-2 Administrasi Intelijen.

c. Biro-3 Pendidikan/Organisasi.

Tahun 1957 kegiatan Intelijen Lapangan dipisah dari tugas Biro-1 sebagai bentuk peningkatan kemampuan Intelijen. Sesuai perkembangan situasi negara pada saat itu Fungsi Intelijen Lapangan sebagai embrio lahirnya Satuan Intelijen Angkatan Darat.

PERKEMBANGAN ORGANISASI INTELIJEN ANGKATAN DARAT.

1. Tahun 1959 s.d 1961 Dinas Luar dirubah menjadi Secret Operation Group (SOG), pada pertengahan tahun 1959 dan bermarkas di Jl. Cik Ditiro Jakarta Pusat. Pada perkembangan selanjutnya SOG berubah menjadi Satuan Operasi Security (SOSEC) dan Group Perwira Tugas Intelijen Chusus (GROPATIC) dengan wilayah penugasan di lingkungan daerah Jakarta, pada akhirnya dibentuk Badan Intelijen Kodam.

2. Tahun 1961 SUAD I membentuk Badan Intelijen dengan nama Dinas Khusus berdasarkan Keputusan Men/Pangad Nomor Kep-177/2/1964 tanggal 26 Pebruari 1964, dibentuk Badan Pelaksana Intelijen ditingkat Pusat yang disebut Dinas Pelaksana Intelijen Angkatan Darat (DIPIAD) tugas utama melaksanakan kegiatan terdiri dari Operasi Penyelidikan, Kontra Intelijen dan Perang Urat Syaraf Tertutup. DIPIAD perkembaangannya sebagai embrio dari Badan Intelijen ABRI dengan keputusan Kasad Nomor Kep-370/6/1970 tanggal 24 Juni 1970.

3. Berdasarkan keputusan Kasad Nomor Kep/618/XI/1970 tanggal 2 Nopember 1970 dibentuk Badan Pelaksana Pengamanan Angkatan Darat (Balakpamad) dengan tugas menyelenggarakan Pengamanan Internal Angkatan Darat dalam aspek Pembinaan Personel, Materiil dan Pemberitaan dalam pelaksanaan tugas dipertanggung jawabkan kepada Kasad, supervisi dan koordinasi pada Asisten I/Pam Kasad. Pada tanggal 3 Nopember 1971 secara resmi disahkan organisasi Balakpamad.

4. Berdasarkan Keputusan Kasad Nomor Kep-30/6/1971 tanggal 5 Juni 1971 dibentuk Badan Persandian Angkatan Darat dengan nama Badan Pelaksana Sandi Angkatan Darat (Balaksandiad), berlangsung sampai dengan tahun 1976.

5. Sesuai tuntutan tugas, berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/1349/X/1976 tanggal 26 Oktober 1976, Balakpamad dan Balaksandiad digabung menjadi Dinas Pengamanan dan Persandian AD (Dispamsanad) dan dilaksanakan upacara peresmian Dispamsanad pada tanggal 9 Januari 1978 di Aula Mabesad sebagai embrio organisasi Pusintelad. Pejabat Kadispamsanad dari tahun 1978 s.d 1997 sebagai berikut :

a. Brigjen TNI Leo Ngali
b. Brigjen TNI Maini Dahlan
c. Brigjen TNI Hascaryo
d. Brigjen TNI Sujono
e. Brigjen TNI Subagyo HS
f. Brigjen TNI I Nyoman Kada
g. Brigjen TNI Sutarto
h. Brigjen TNI FX Suprono

 

PERIODE PEMBENTUKAN ORGANISASI PUSINTELAD DAN PERKEMBANGANNYA.

1. Berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/17/X/1997 tanggal 5 Oktober 1997 tentang Organisasi dan Tugas Pusat Intelijen Angkatan Darat sebagai validasi Orgas Dispamsanad dengan memasukkan Sdirbinintel Pussenif dan Pusdikintel Kodiklat kedalam organisasi Pusintelad. Dengan struktur organisasi sbb :

•  Eselon Pimpinan

•  Danpusintelad
•  Wadan Pusintelad
•  Sekpusintelad

•  Eselon Pembantu Pimpinan

•  Dirbinfungintel
•  Dirbinpamsan
•  Dirbindiklat
•  Dirbinlitbang

•  Eselon Pelaksana

•  Kabalakpam
•  Kabalaklitpers
• Kabalaksandi

Pusara Pusintelad “Satya Tanggap Waskita” sebagai lambang satuan Pusintelad disahkan dengan Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/565/XI/1997 tanggal 27 Nopember 1997.

Pusara ”Satya tanggap Waskita adalah sebagai pusat pembinaan Intelijen yang senantiasa berupaya membentuk Prajurit Intelijen yang berkualitas secara perorangan maupun satuan, agar dapat melihat jauh kedepan dan membuat perkiraan yang tepat dengan Intelijensia yang memadai dan memiliki kemampuan dan ketrampilan guna mengatisipasi secara dini setiap perkembangan ancaman (AGHT) dengan dilandasi Sumpah Prajurit dan Sapta Marga sebagai wujud pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Tugas pokok Pusintelad adalah menyelenggarakan pembinaan fungsi intelijen dan pengamanan tubuh Angkatan Darat serta menyajikan intelijen bagi Kasad dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat.

2. Organisasi Pusintelad sejak dibentuk mengalami validasi organisasi sesuai Keputusan Kasad Nomor Kep/16/IV/2007 tanggal 9 April 2007 tentang Organisasi dan Tugas Pusintelad terjadi perubahan sebagai berikut : Fungsi pembinaan dan fungsi operasi langsung berada dibawah kendali Kasad dengan supervisi Aspam Kasad. Setelah disempurnakan organisasi Pusintelad sebagai berikut :

a. Eselon Pimpinan

1) Komandan Pusintelad
2) Wadan Pusintelad

b. Eselon Pembantu Pimpinan

1) Sekpusintelad
2) Dirbinfung
3) Dirbindiklat
4) Dirbindiklat
5) Dirbinlitbang

c. Eselon Pelaksana

1) Balakpam
2) Balaklid; merupakan peleburan dari Dirbinpamsan pada organisasi sebelum validasi.
3) Balaklitpers
4) Balaksandi

3. Pusintelad dari tahun 1997 sampai dengan sekarang dipimpin oleh seorang Komandan dengan urutan sebagai berikut :

a. Brigjen TNI Noor Aman (1997-1998)
b. Brigjen TNI Amirul Isnaini (1998-1999)
c. Brigjen TNI Sardan Marbun (1999-2002)
d. Brigjen TNI Achmad Jauhari ( 2002 )
e. Brigjen TNI Masni Harun (2002-2003)
f. Brigjen TNI M.R. Saragi (2003-2004)
g. Brigjen TNI Anwar Ende (2004-2006)
h. Brigjen TNI Bambang Sumarno (2006-2007)
i. Brigjen TNI Ngakan Gede Sugiartha. G. (2007- Sekarang)

4. Berdasarkan Surat Perintah Kasad Nomor Sprin/53/I/1999 tanggal 13 Januari 1999 tentang pengorganikan seluruh personel Pusdik ke dalam Orgas Kodiklat TNI AD termasuk Pusdikintel yang tadinya berada dalam struktur organisasi Pusintelad dilimpahkan kepada Kodiklat TNI AD.

5. Peran serta Pusintelad dalam tugas-tugas nasional sebagai berikut :

a. Kosatgas Darat Tim-Tim bidang Persandian :

1) Kosatgas Darat Tim-Tim (1995-1996)
2) Ki Pemburu Satgas Darat II (1996-1998)
3) Satgas Darat Tim-Tim (1998-1999)

b. Tugas operasi di lingkungan Angkatan Darat :

1) Satgas Gab Intel (SGI) Maluku (2005-2006)
2) Satgas Gab Intel (SGI) Maluku (2006-2007)
3) Satgas Gab Intel (SGI) Maluku (2007-2008)

c. Dukungan Pusintelad dalam operasi intel yang dilaksanakan Mabes TNI (Bais TNI)

1) Satgas Intelgab Aceh (2003-2004)
2) Satgas Intelgab Aceh (2004-2005)
3) Satgas Loiser Aceh (2007 – Sekarang)
4) Satgas Waspada (2008 – Sekarang)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Sejarah Pusat Intelijen