TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Optimalisasi Penyelenggaraan Bakti TNI Dalam Rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Darat

logo-tni-ad-featured-1600×900-3

ABSTRAKSI

Bakti TNI sebagai salah satu metoda Binter merupakan pelibatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara dalam membantu penyelenggaraan kegiatan kemanusiaan untuk menangani masalah-masalah sosial dan kemanusiaan atas permintaan instansi terkait dan atau inisiatif sendiri yang dilaksanakan secara bersama-sama dengan instansi terkait dan masyarakat tanpa mengabaikan kesiapan satuan.   Disamping itu Bakti TNI juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan yang menjadi salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh TNI AD.  Komando Kewilayahan sebagai ujung tombak TNI AD dalam melaksanakan pembinaan teritorial melalui pemberdayaan wilayah pertahanan yang implementasinya di lapangan diwujudkan dengan kegiatan Bakti TNI baik berupa kegiatan Karya Bakti maupun Operasi Bakti ditujukan untuk membantu pemerintah dalam menggali potensi yang ada di wilayah guna kepentingan pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan dalam lingkup internal TNI AD sendiri melalui Bakti TNI diharapkan akan terwujud kemanunggalan TNI – Rakyat.

Implementasi di lapangan dalam mengelola potensi wilayah melalui kegiatan Bakti TNI dimana Kowil menjadi tulang punggung dam pelaksanaannya pada kenyataannya belum mencapai hasil sesuai dengan tujuan sasaran yang telah ditetapkan, mengingat Kowil masih menghadapi berbagai permasalahan yang menyangkut  kesiapan aparatur Kowil yang belum memadai, penyelenggaraan Bakti TNI dalam setiap tahapan yang belum sesuai dengan ketentuan, tidak adanya dukungan peranti lunak serta belum maksimalnya kegiatan koordinasi lintas sektoral yang dilakukan aparat Kowil dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.

Bakti TNI sebagai salah satu metode Pembinaan Teritorial merupakan sarana yang efektif untuk mendukung tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat, sehingga penyelenggaraannya perlu lebih dioptimalkan.  Oleh karena itu guna terwujudnya optimalisasi penyelenggaraan Bakti TNI sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan darat di masa yang akan datang, rumusan upaya dan langkah-langkah pengembangan yang menyangkut peningkatan kesiapan aparatur Kowil, penyelenggaraan Bakti TNI dalam setiap tahapan, penyusunan buku-buku petunjuk serta peningkatan keterpaduan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Bakti TNI dengan Pemerintah dan instansi sektoralal lainnya melalui kerjasama lintas sektoralal TNI dengan Departemen/Non Departemen mutlak untuk dapat dilakukan, sehingga kegiatan Bakti TNI  sebagai upaya TNI AD untuk membantu pemerintah dalam menangani masalah-masalah sosial dan kemanusiaan diharapkan dapat lebih meningkatkan kemanunggalan TNI – Rakyat.

Selain itu melalui upaya-upaya tersebut diharapkan Satuan Kowil sebagai garda terdepan TNI AD memiliki kemampuan yang optimal dalam menyelenggarakan kegiatan Bakti TNI dalam rangka mewujudkan kekuatan kewilayahan berupa kesiapan wilayah untuk menghadapi berbagai hakekat ancaman sehingga terwujudnya suatu kondisi juang yang tangguh dan bersumber dari segenap potensi wilayah nasional bagi kepentingan pertahanan negara, yakni terpeliharanya wilayah nasional dan “tata ruangnya”” serta “terkelolanya sumber daya alam dan buatan” dan “sumber daya manusia” dalam suatu sistem bela negara serta terwujudnya wilayah juang yang tanggung untuk menunjang sistem pertahanan semesta sehingga pemberdayaan wilayah pertahanan matra darat dapat dilaksanakan secara optimal.

Download PDF

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam XII/Tanjungpura Kodam II/Sriwijaya Puspen TNI Kodam Iskandar Muda Kodam IV/Diponegoro Dinas Penerangan
Sort by

Optimalisasi Penyelenggaraan Bakti TNI Dalam Rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Darat