TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kemhan Sosialisikan UU No 7 Tahun 1967 Tentang Veteran

By 05 Sep 2012 07:15Kodam VI/Mulawarman
images_img_Kodam6_06092012_uu

Balikpapan (5/09). Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mensosialisasikan UU No.7 Tahun 1967 tentang Veteran kepada para Kepala kantor Administrasi Veteran dan Cadangan se Jajaran Kodam VI/Mulawarman serta anggota Veteran se Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, Rabu 5 September 2012 di Aula Makodam VI/Mlw Balikpapan.

Tim Sosialisasi dari Kemhan ini dipimpin oleh Kepala Departemen Sejarah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Direktur Veteran Ditjen Pothan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Didit Satriyo.

Selain  dikuti oleh para Kepala Kantor Minvetcad serta para veteran sosilisai ini juga ikuti Ketua Markas Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Tabungan Asuransi Pegawai Negeri Provinsi Kalimantan, Kepala Asuransi Kesehatan Kota Balikpapan.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Ir. Drs. Subekti, M.Sc. M.PA, dalam sambutannya saat membuka sosialisasi tersebut mengemukakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai nilai-nilai perjuangan dan jasa para pendahulunya yang akan senantiasa bergelora di tanah air Indonesia.  Mereka berjuang dengan tulus ikhlas mengorbankan jiwa dan raganya yang akan senantiasa tumbuh dan berkembang.  Kami bangga atas perjuangan bapak-bapak pendahulu kita yang tidak mengenal lelah  dan perjuangan ini akan kami teruskan.

Untuk merealisasikan hal tersebut Bangsa Indonesia pun menghargai jasa para pahlawan dengan membuat perundang-undangan tentang Veteran. Selain itu salah satu wujud perhatian bangsa kita adalah dengan mengesahkan lembaga veteran yang ada di Indonesia.

Menurut Pangdam, hadirnya Undang-Undang No.7  Tahun 1967 dimaksudkan bukan saja untuk mengatur hak dan kewajiban anggota Veteran, tetapi juga kedudukan dan fungsi Veteran RI, Badan-badan khusus yang berhubungan dengan Veteran RI, serta ketentuan Pidana terhadap anggota Veteran RI.

Semua yang terkandung dalam Undang-Undang No.7 tahun 1967 itu dimaksudkan untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan, sebagai salah satu faktor penting yang mendukung agar roda organisasi dapat berjalan lancar, sehingga tujuan organisasi pun dapat dicapai dengan baik.

Tentunya para veteran sudah mengetahui, memahami dan menghayati isi dari Undang-Undang RI No.7 Tahun 1967, mengingat sudah lama dibuat dan sampai saat ini masih tetap relevan. Oleh karena itu sosialisasi ini sifatnya hanya ingin menyegarkan kembali ingatan terhadap isi dari Undang-Undang No.7 tahun 1967, sehingga bukan saja menjadi ingat kembali tetapi lebih dari itu dapat dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas, baik sebagai pengurus organisasi maupun sebagai anggota Veteran RI, “jelas Pangdam.

Sementara itu dalam sambutannya Dirjen Pothan Kemhan yang dibacakan Direktur Veteran Ditjen Pothan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Didit Satriyo menegaskan bahwa sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang RI No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, Menteri Pertahanan mempunyai tugas untuk menetapkan pengelolaan Sumber Daya Nasional, sehubungan dengan hal tersebut Ditjen Pothan sebagai unsur pelaksana tugas dan fungsi pertahanan yang bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan, mempunyai tugas melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang potensi pertahanan militer.

Terkait tugas tersebut, salah satu tupoksi Ditjen Pothan dalam upaya Bela Negara adalah dengan menyelenggarakan pembinaan dan pendayagunaan Veteran yang merupakan bagian dari potensi sumber daya nasional menjadi sumber daya pertahanan yang berhasil guna dan berdaya guna sebagai komponen pertahanan dalam rangka mendukung terciptanya pertahanan yang tangguh.

Sedangkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia Prov. Kaltim menyampaikan rasa syukur serta berterima kasih atas disetujuinya Rancangan Pembukaan UU No. 7 Tahun 1967 yang merupakan penyempurnaan dan mengandung perubahan-perubahan yang positif bagi eksistensi organisasi LUVRI serta kesejahteraan anggota LUVRI oleh 8 fraksi DPR-RI pada tahun yang lalu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Irdam VI/Mlw, para Staf Ahli Pangdam, para Asisten, LO-AU, LO-AL, Kabalak, Dansat, Danlanal dan Danlanud Balikpapan. (Pendam 6/Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kemhan Sosialisikan UU No 7 Tahun 1967 Tentang Veteran