TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pangdam : Budaya Belajar Dan Berlatih Adalah Kebutuhan

By 14 Sep 2012 02:17Kodam XVI/Patimura
images_img_Kodam16_tupdik-2012

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suharsono S. IP menutup Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I Tahap I TA. 2012 bertempat di Lapangan Tembak Maspaitela Rindam XVI/Pattimura, Kamis (13/09).

Pangdam dalam sambutannya mengatakan bahwa bekal pengetahuan dan ketrampilan yang telah diperoleh selama pendidikan pembentukan ini, masih merupakan pengetahuan dan ketrampilan dasar kemiliteran, yang memerlukan pemantapan, penyempurnaan serta pengembangan baik melalui pendidikan formal maupun latihan di satuan masing-masing. “Tanamkan di dada kalian semua, bahwa budaya belajar dan berlatih adalah merupakan kebutuhan, sehingga kalian akan selalu merasa haus untuk ingin belajar dan berlatih secara terus-menerus, sebab belajar dan berlatih adalah merupakan bentuk kesejahteraan yang hakiki bagi seorang prajurit agar mampu melaksanakan bentuk tugas apapun secara profesional dengan di landasi disiplin yang tinggi, sehingga tugas dapat terlaksana dengan sukses, guna memantapkan dan mengembangkan kemampuan profesionalitas, agar mampu menjadi prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas sesuai postur prajurit TNI-AD yang diharapkan,” tegas Pangdam.

“Tantangan dan tuntutan tugas TNI Angkatan Darat ke depan tidaklah semakin ringan, namun semakin berat dan kompleks, sehingga membutuhkan prajurit yang profesional dalam bidang tugasnya, berdisiplin tinggi, serta memiliki semangat pengabdian dan jiwa kejuangan yang tinggi pula. Untuk itu, janganlah kalian cepat berpuas diri dan terlalu berbangga hati dengan keberhasilan setelah menempuh pendidikan ini. Perlu kalian sadari, bahwa menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat, pada satu sisi merupakan kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara tetapi disisi lain, seorang prajurit senantiasa terikat dan diikat oleh aturan hukum, baik yang berlaku bagi warga negara biasa maupun aturan khusus bagi prajurit TNI. Untuk itu, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta jati diri TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.   Laksanakanlah setiap tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Jangan pernah setengah-setengah atau ragu-ragu, sebab pengabdian melalui kehidupan prajurit sudah menjadi pilihan hidup kalian dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara ini,” jelas Pangdam.

Seusai upacara penutupan, dilanjutkan dengan berbagai atraksi diantaranya PBB bersenjata, beladiri Yongmoodo dan senam balok yang dilaksanakan oleh para prajurit dengan sangat terampil dan penuh semangat. Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Pangdam sempat memberikan wejangan kepada para orang tua dan sanak saudara prajurit yang telah dilantik bahwa akan ada perubahan sikap dari sipil menjadi seorang prajurit, jadi jangan kaget jika nanti setelah di rumah putra bapak dan ibu menunjukkan sikap yang berbeda dari sipil menjadi seorang prajurit. “Diharapkan kepada bapak/ibu untuk tidak melibatkan secara mendalam putranya ke dalam permasalahan-permasalahan yang bukan menjadi bagian dari tugasnya sebagai seorang prajurit,” kata Pangdam mengakhiri wejangannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Irdam, Danrem 151/Binaiya, para Perwira Ahli, Danrindam, para Asisten, Komandan Satuan dan Kabalak jajaran Kodam XVI/Pattimura serta Ketua Persit dan Pengurus Persit KCK PD XVI/Pattimura. (Pendam 16)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pangdam : Budaya Belajar Dan Berlatih Adalah Kebutuhan