TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pangdam IV/Diponegoro : “Berani Bertanding, Harus Menang”

By 07 Sep 2012 07:22Kodam IV/Diponegoro
images_img_Kodam4_07092012_pembukaan-bla-diri

Sebanyak 110 prajurit jajaran Kodam IV/Diponegoro melaksanakan latihan terpusat beladiri militer yang bertempat di Yonif 400/Raider. Dalam upacara pembukaan latihan, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso menegaskan bahwa para prajurit harus berani bertanding dan harus menang.

Menurut Pangdam, beladiri militer ini dimaksudkan untuk mendukung pertempuran jarak dekat dalam melaksanakan tugas pokoknya. Dan beladiri militer ini merupakan salah satu bagian pembinaan jasmani TNI AD, sehingga diharapkan para prajurit melaksanakan latihan dengan baik dan benar, serta mengikuti setiap petunjuk dari pelatih. “Tidak ada prajurit yang cidera, dan celaka permanen. Danyon 400 Raider sebagai bagian dari subsistem TNI AD sekaligus pelatih harus bertanggungjawab atas pelaksanaan latihan”, tegas Pangdam.

Cidera yang terjadi saat latihan menjadi perhatian Pangdam, hal ini mengingat beladiri militer menggunakan sistem banding atau menggunakan kekuatan berat tubuh diri dan orang lain. 

Pada kesempatan tersebut Pangdam menyematkan secara simbolis Dan I (sabuk hitam) kepada perwakilan prajurit Yonif 400 Raider yang melaksanakan latiahan Yong Moodo.

Acara pembukaan latihan di hadiri Kasdam IV/Diponegoro, Irdam, para Asisten, Danbrig 6, dan para Kabalak jajaran Kodam IV/Diponegoro. (Pendam 4/Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pangdam IV/Diponegoro : “Berani Bertanding, Harus Menang”