TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TMMD 89 Dilaksanakan Secara Serentak Di 61 Wilayah Kabupaten/Kota

By 12 Sep 2012 11:53Dinas Penerangan
images_img_dispenad_rakornis-tmmd89

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-89 tahun 2012 di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan  Jakarta, pada Rabu (12/9).

Pada kesempatan tersebut, Kasad sebagai Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang  setinggi-tingginya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI beserta staf dan jajarannya yang telah bersedia menyelenggarakan kegiatan Rakornis TMMD Ke-89 di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kasad berharap semoga rapat koordinasi ini menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi kelancaran pelaksanaan TMMD Ke-89 yang akan dilaksanakan secara serentak, di 61 wilayah Kabupaten/Kota, 78 Kecamatan dan 121 Desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun tujuan Rakornis TMMD ini untuk menyamakan visi, misi dan persepsi serta arah kebijakan dalam mewujudkan kesiapan penyelenggaraan program kegiatan TMMD Ke-89 yang akan datang.  Pelaksanaan Rakornis secara sinergis dan terarah, diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan bagi semua komponen masyarakat di daerah. Hal ini perlu karena program TMMD adalah program lintas sektoral yang selalu melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat di wilayah masing-masing.

Tema yang diangkat pada rakornis tahun 2012 ini, yaitu ”Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa, kita tingkatkan sinergitas kegiatan dan kerja sama antara TNI, Polri, Lembaga Kementerian/Lembaga Pemerintah non Kementerian, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat untuk mewujudkan percepatan pembangunan di pedesaan menuju masyarakat yang damai dan sejahtera” Semoga tema ini dapat menjadi wahana dalam menyumbangkan karya nyata dan sumbangsih yang bermanfaat bagi masyarakat di daerah.

Pada akhir-akhir ini, di beberapa tempat masih terjadi aksi-aksi kekerasan, pemaksaan kehendak, konflik berlatar belakang SARA, yang berujung anarkis dan merugikan kita  semua. Jika hal ini dibiarkan, akan mengganggu pelaksanaan pembangunan di daerah yang telah direncanakan.

Oleh karenanya, Kasad  menghimbau  kepada peserta rapat untuk mengajak segenap komponen bangsa agar dapat menciptakan kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai. TNI sebagai salah satu komponen bangsa selalu memberi apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan memberikan nilai positif pada kegiatan TMMD, sehingga kegiatan pembangunan di daerah dalam mewujudkan cita-cita  pembangunan nasional dapat diwujudkan.

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo mengatakan, pembangunan desa pesisir dan peningkatan kehidupan nelayan memiliki nilai strategis dalam pembentukan semangat kebangsaan dan jiwa nasionalisme masyarakat. Oleh karena itu, fokus pelaksanaan program TMMD tahun ini adalah di wilayah desa pesisir nusantara.

Selain itu Kementerian Kelautan dan Perikanan juga melakukan perluasan dan percepatan pengentasan kemiskinan melalui program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN). Upaya untuk meningkatkan kehidupan nelayan sebagai bagian dari program Pro-Rakyat memiliki delapan strategi yaitu pembuatan rumah sangat murah, pekerjaan alternatif dan tambahan bagi keluarga nelayan, diversifikasi usaha pengembangan skema UKM-KUR, pembangunan SPBU solar, pembangunan cold storage, angkutan umum murah, fasilitas sekolah dan puskesmas, fasilitas bank rakyat.

Program PKN memiliki target lokasi berbasis pangkalan pendaratan ikan (PPI) dan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) nelayan miskin. Penetapan lokasi berdasarkan overlay data nelayan miskin di pesisir dan lokasi 816 pelabuhan perikanan.

Kegiatan TMMD ke-89  berlangsung selama  21 hari, mulai tanggal 10 s.d. 30 Oktober 2012 yang kegiatannya, tersebar di 61 Kab/Kota, di 78 Kecamatan dan di 121 Desa di seluruh Indonesia, dengan melibatkan personel TNI sebanyak 61 SSK, dengan 61 sasaran TMMD yang tersebar di 13 Kodam yaitu : Kodam I/BB, Kodam II/Swj, Kodam III/Slw, Kodam V/Brw dan Kodam VII/Wrb masing-masing 6 sasaran, Kodam IV/Dip dan Kodam XVII/Cen masing-masing 5 sasaran, Kodam VI/Mlw, 4 sasaran, Kodam XII/TPR dan Kodam IM masing-masing 3 sasaran, Kodam IX/Udy 7 sasaran, Kodam XVI/Ptm dan Kodam Jaya masing-masing 2 sasaran. Adapun anggaran yang digunakan dalam kegiatan TMMD ke-89 ini merupakan anggaran APBN sektor pertahanan dan dana hibah dari Pemda setempat yang menjadi sasaran TMMD.

Adapun sasaran kegiatan TMMD ke-89 dibagi atas sasaran fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik antara lain : Pembangunan dan rehab rumah tinggal layak huni sebanyak 133 unit, pembangunan dan rehab jalan sepanjang 136.442 meter, pembangunan jembatan sebanyak 57 unit, rehab rumah ibadah 37 unit, rehab sekolah 10 unit, serta merehabilitasi sarana prasarana yang rusak di daerah akibat tertimpa bencana alam, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum  dan sosial.

Sedangkan untuk sasaran non fisik meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dikalangan masyarakat, kesadaran bela negara, penegakan hukum, disiplin nasional dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti pertanian, perikanan peternakan, kesehatan, keluarga berencana, dan lain-lain. (Dispenad)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam IV/Diponegoro Kodam XVII/Cenderawasih Kodam VI/Mulawarman Puspen TNI Kodam Iskandar Muda Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TMMD 89 Dilaksanakan Secara Serentak Di 61 Wilayah Kabupaten/Kota