TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Minat Warga Pantura Menjadi Anggota TNI Rendah

By 28 Jan 2014 Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Selasa, 28 Januari 2014 SEMARANG (Suara Karya): Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo mengatakan, minat warga di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Tengah untuk menjadi anggota TNI masih tergolong rendah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor kurangnya personel TNI AD Kodam IV/Diponegoro di wilayah pesisir utara Jateng tersebut.

“Saat ini jumlah personel TNI di kawasan pantura baru terpenuhi sekitar 60 persen. Jumlah tersebut masih sangat kurang,” tegas Pangdam, seusai membuka Rapim jajaran Kodam IV/Diponegoro, di Balai Diponegoro, Semarang, Senin (27/1).

Menurut Pangdam, kebutuhan minimal untuk sebuah organisasi jumlah personel TNI harus memenuhi 80 persen dan paling ideal 90 persen. Sehubungan hal itu, dalam waktu dekat Kodam IV/Diponegoro akan mengurangi personelnya guna mengisi wilayah pantura Jawa Tengah.

Personel muda yang ada di Kodam IV/Diponegoro, akan dikurangi 5 persen untuk mengisi wilayah yang masih kekurangan. Kelak, prajurit tamtama muda yang ada di Kodam IV/Diponegoro bakal digeser ke sejumlah wilayah di pantura.

“Sekaligus ini dapat disosialisasikan, Kodam IV/Diponegoro juga memanggil generasi muda di wilayah paantura untuk menjadi anggota TNI,” tegasnya.

Terkait dengan transformasi TNI AD ke depan, Kodam IV/Diponegoro yang paling utama meningkatkan kemampuan Batalyon 400/Raider. Peningkatan kemampuan ini meliputi seluruh perlengkapan dan fasilitas maupun sarana dan prasarana pendukungnya.

Disamping itu, Kodam IV/Diponegoro juga akan membentuk satu batalyon pemukul menggantikan Batalyon Infanteri (Yonif) 401/Banteng Raider yang sekarang menjadi Batalyon 400/Raider. Ke depan, Batalyon 403/Wirasada Pratista akan dijadikan sebagai batalyon pemukul Kodam IV/Diponegoro sekaligus sebagai cadangan umum.

Peningkatan performa dan fungsi batalyon di lingkungan Kodam IV/Diponegoro juga akan mempertimbangkan tipologi wilayah. Jika daerahnya pantai, maka batalyon ditingkatkan kemampuannya sesuai tipologi sungai, rawa dan pantai. Selain itu, Bintara Pembina Besa (Babinsa) ke depan harus yang muda, responsif, lebih cerdas dan lebih militan namun juga memiliki nilai kebapakan.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Minat Warga Pantura Menjadi Anggota TNI Rendah