TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TNI Kerahkan 1.000 Personil untuk Bersihkan Lumpur di Sulut

By 21 Jan 2014 19:32Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Senin, 20 Januari 2014 01:27 Jakarta, GATRAnews – Sebanyak seribu personel TNI dikerahkan untuk membersihkan lumpur di Kota Manado dan beberapa wilayah lainnya di Sulawesi Utara (Sulut), yang diterjang bencana banjir bandang dan longsor. Musibah ini merenggut 19 orang korban jiwa dan 15 ribu warga mengungsi.

“Hari ini (Minggu, Red.) diturunkan 1.000 personel TNI untuk membantu membersihkan lumpur,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Minggu malam (19/1).

Sutopo menambahkan, sebanyak 19 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di di 8 wilayah kabupaten atau kota yaitu, Kota Manado, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepupalaun Sangihe, dan Sitaro, Provinsi Sulut tersebut. “Hingga Minggu, (19/1), pukul 21.00 WIB, jumlah korban meninggal 19 orang,” ujarnya.

Ke-19 korban jiwa tersebut, imbuh Sutopo, 6 orang meninggal di Kota Manada, 6 orang di Tomohon, 6 orang di Minahasa, dan 1 orang lainnya belum diketahui di mana korban tersebut meninggal.

Menurutnya, sebanyak 90 ribu jiwa di wilayah tersebut sebagai warga terdampak banjir bandang dan longsor dan 15 ribu jiwa di antaranya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tak hanya merenggut 19 jiwa, bencana tersebut juga mengakibatkan ratusan warga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit di Kota Manado. “Jumlah pasien di Kota Manado, rawat inap 27 pasien dan rawat jalan 706 pasien,” rincinya.

Sementara itu, tim evakuasi dari berbagai elemen masih melakukan pencarian korban longsornya jalan di Tinoor, Tomohon. “Pos pelayanan kesehatan di 40 titik dan pos pelayanan logistik di 2 titik,” pungkas Sutopo.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TNI Kerahkan 1.000 Personil untuk Bersihkan Lumpur di Sulut