TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Apel Gabungan TNI Dalam Rangka Menghadapi dan Mengatasi Bencana Alam di Wilayah Maluku dan Maluku Utara

By 03 Feb 2014 17:19Berita Satuan
Foto Apel TNI Bencana 2

Pada abad ke – 21 ini, suhu dunia telah terjadi peningkatan yang sangat tajam, disebabkan oleh pemanasan global. Akibat dari itu, yang kita rasakan saat ini adalah telah terjadi perubahan iklim dan cuaca yang sangat ekstrim di setiap belahan dunia. Hal itu disampaikan Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Torry Johar Banguntoro yang bertindak sebagai Irup pada Apel Gabungan TNI dalam rangka mengatasi bencana alam di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Bertempat di Lapangan Lantamal Ambon. Rabu (29/01).

Lebih lanjut dalam amanatnya Pangdam menyampaikan bahwa Indonesia yang merupakan negara kepuauan sangat terpengaruh oleh dampak dari perubahan iklim dan cuaca yang mempengaruhi musim di Indonesia, baik pada musim hujan dan musim kemarau maupun arah dan kecepatan angin, hal ini sangat mempengaruhi sendi – sendi kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari terganggunya mobilitas perekonomian yang disebabkan oleh bencana banjir dan tanah longsor ataupun ombak besar yang mempengaruhi transportasi laut.

Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang sebagian besar adalah wilayah kepulauan, sangat mungkin mengalami bencana akibat perubahan musim diatas, apalagi posisi wilayah Maluku dan Maluku Utara yang berada pada lempeng Indo Australia, Eurosia  dan Pasifik yang tentunya sangat dominan kemungkinan terjadinya bencana, hal ini tidak saja akan mengganggu sendi-sendi perekonomian dan sosial masyarakat saja, tetapi dapat juga menimbulkan korban jiwa maupun harta benda, menghadapi hal tersebut maka Panglima TNI telah memerintahkan semua jajaran TNI yang berada di wilayah, untuk ikut aktif membantu kesulitan rakyat dalam mengantisipasi kemungkinan bencana alam yang terjadi di wilayahnya masing – masing.

Dengan tema “TNI Siap Membantu Rakyat Dalam Menghadapi dan Mengatasi Bencana Alam di Wilayah Maluku dan Maluku Utara”, maka keberadaan TNI adalah untuk Rakyat karena bagaimanapun TNI berasal dari Rakyat bahu-membahu membangun bangsa dan negara Indonesia. Pada kesempatan itu beliau juga mengatakan bahwa “Apel ini untuk mengingatkan kita bersama, bahwa kita harus selalu siap untuk mengantisipasi bencana alam yang sulit kita prediksi datangnya, sehingga kita bisa meminimalisir dampak buruk dari bencana itu sendiri, tegasnya”.

Apel gabungan TNI dalam rangka  menghadapi dan mengatasi bencana alam melibatkan satuan TNI sebanyak 17 SSK dan 25 SST dari TNI AD, 2 SSK dan 3 SSR dari TNI AL dan 3 SST dari TNI AU yang tersebar di seluruh wilayah Maluku dan Maluku Utara, selesai upacara Apel gabungan TNI tersebut Kasdam beserta undangan melihat secara langsung melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan peralatan maupun sarana dan prasarana yang disiapkan untuk menanggulangi bencana alam.

Turut hadir dalam Apel Gabungan tersebut, Kapolda Maluku, Danlantamal IX, Danlanud, Pa Ahli, para Dansat, Asisten dan Kabalak jajaran Kodam XVI/Pattimura, Asisten l Pemda Maluku, dan undangan lainnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Apel Gabungan TNI Dalam Rangka Menghadapi dan Mengatasi Bencana Alam di Wilayah Maluku dan Maluku Utara