TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Keluarga Besar TNI Jalin Komunikasi Melalui Silaturahmi

By 02 Apr 2014 19:39Kodam IV/Diponegoro
logo-tni-ad-featured-1600×900-3
Segenap Keluarga Besar TNI di wilayah Kodam IV/Diponegoro melaksanakan silaturahmi yang berlangsung di Aula Makodam IV/Diponegoro (Selasa, 1/4). Silaturahmi diselenggarakan dalam rangka menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro, sehingga hubungan emosional dan keteguhan pada komitmen bersama demi kepentingan bangsa dan negara dapat tetap terjaga dengan baik.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI dalam sambutannya menjelaskan, bahwa dari waktu ke waktu perubahan terus berlangsung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tak terkecuali TNI dengan segenap jajarannya yang terus melakukan pembenahan diri sejalan dengan tuntutan tugas yang sudah diatur dalam aturan perundang-undangan yang ada.
Untuk itu, TNI bersama segenap keluarga besarnya akan terus bahu membahu dan bersatupadu dalam menyikapi berbagai permasalahan yang merupakan dinamika dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut mantan Aspers Kasad ini, satu hal yang selalu dijaga konsistensinya adalah tekad TNI bersama seluruh rakyat, untuk memelihara dan menjamin integritas dan kedaulatan bangsa dan negara, meskipun dengan resiko korban putra-putra terbaik TNI yang gugur dalam melaksanakan tugas.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa dalam mengaktualisasikan perannya, TNI tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua pihak termasuk segenap anggota Pepabri. TNI memerlukan dukungan dalam upaya peningkatan profesionalisme keprajuritan.
Diharapkan, melalui forum ini, semoga akan memberi manfaat secara timbal balik. Di satu sisi, Keluarga Besar TNI dapat lebih memahami terhadap berbagai perubahan yang terjadi di tubuh TNI sejalan dengan proses reformasi yang sedang berlangsung saat ini. Di sisi lain, TNI dapat menyerap masukan  dan  saran  serta  kritik  yang  sangat berharga dari para sesepuh TNI, para senior yang sudah purna tugas dan dari para anggota KBT yang tersebar sebagai anggota atau pengurus di berbagai organisasi sosial dalam masyarakat.
Disisi lain, Mayor Jenderal TNI Sunindyo pada kesempatan ini juga menjelaskan  bahwa, saat ini TNI AD sedang membuat transformasi TNI AD dalam 3 Pokja yaitu Pokja Pertempuran, Pokja Teritorial, Pokja Dukungan. Penyusunan design TNI AD ke depan dibuat dengan memprediksikan 20 tahun ke depan dengan berdasarkan Capability Based Defence (CBD) terutama pada bidang ekonomi. Teritorial menjadi bagian yang sangat penting, karena begitu beragamnya kondisi penduduk Indonesia yang berdampak pula pada tingkatan Babinsa di seluruh wilayah Indonesia.
Selanjutnya pada aspek pertempuran ke depan diarahkan pada presisi tembakan, presisi manuver dan presisi informasi. Oleh karena itu TNI AD akan lebih konsentrasi pada teknologi IT, Nano Teknologi, Satelit, Bahan Kimia/Handak dan Teknologi Otomotif. Saat ini TNI AD (Bengpushub) bekerja sama dengan swasta sedang membuat Alkom radio sendiri dengan enkripsi sendiri dan anti jamming. Juga sedang meriset HP yang tidak bisa disadap oleh siapapun. Selain itu Binter sebagai ujung tombak TNI AD harus kuat karena teritotial sebagai pasukan terdepan. Sumber Daya Manusia untuk Apter akan dipilih prajurit yang terbaik agar lebih profesional.
TNI Bersikap Netral
Seiring dengan akan berlangsungnya Pemilu 2014,  “TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis”. Hal ini sesuai dengan UU TNI No 34 tahun 2004. Anggota TNI akan tetap menjaga netralitas, dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kandidat, Parpol atau kontestan dalam pelaksanaan Pilkada maupun Pemilu.
Bersikap netral dalam kehidupan politik, diartikan berdiri sama jarak dan tidak memihak serta tidak terpengaruh oleh tarikan partai politik untuk ikut memper-juangkan kepentingannya. Sementara tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis diartikan tidak terlibat dalam kegiatan dukung-mendukung untuk kepentingan sesaat. TNI bertekad mengamankan setiap tahapan pelaksanaan Pilkada maupun Pemilu yang akan datang sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.
Dalam akhir sambutan, Mayjen TNI Sunindyo menyampaikan harapannya, kepada Keluarga Besar TNI untuk turut membantu menciptakan iklim yang kondusif di wilayah Jateng dan DIY dengan menempatkan diri sebagai agen-agen penyejuk dengan menetralisir setiap upaya provokasi atau isu-isu yang memancing masyarakat luas untuk bertindak destruktif dengan mengatasnamakan demokrasi dan aspirasi politik.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Keluarga Besar TNI Jalin Komunikasi Melalui Silaturahmi