TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kontak Senjata di Papua, 1 Tewas

By 11 Apr 2014 09:21Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Jumat, 11 April 2014 , 01:06:00, JAYAPURA – Konsentrasi masyarakat dalam Pencoblosan Pemilu Legislatif di Kabupaten Puncak Jaya, 9 April kemarin sempat terganggu. Aksi baku tembak yang terjadi di Puncak Senyum Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada Rabu pagi ini membuat kekhawatiran. Namun proses pemungutan suara terbilang lancar.

Dari kontak senjata ini aparat TNI berhasil menewaskan satu orang dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Wehanio Enumbi, 25. Wehanio tewas setelah tertembus peluru di bagian bahu dan kepala. Jenasah langsung dievakuasi ke RSUD Mulia dan hingga sore kemarin situasi Puncak Jaya sepenuhnya bisa dikendalikan. Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Arh Rikas Hidayatullah membenarkan aksi kontak senjata antara TNI dan KKB ini.

Menurut Rikas, awalnya, Rabu (9/4) sekitar pukul 08.30 WIT masyarakat melapor jika ada kelompok masyarakat yang mengganggu dan meresahkan warga di Kampung Wandegobak. Aparat TNI Polri menyambangi lokasi dan saat sampai di lokasi, kelompok yang berjumlah sekitar 10 orang langsung menembak. Dari tembakan balasan aparat berhasil mengena seorang pelaku bernama Wehanio Enumbi di bagian bahu dan kepala sedangkan lainnya langsung melarikan diri. Aparat juga berhasil mendapatkan 1 pucuk senjata laras panjang jenis SS-1 V5 dengan 17 butir amunisi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Sulistyo Pudjo menambahkan bahwa patroli 751/R Kompi 2 yang dipimpin Kapt Inf Syachroni ditembaki oleh KKB pimpinan Puron Wenda yang berjumlah sekitar 10 orang. Di lokasi tersebut aparat lebih dulu ditembaki kemudian dibalas dan mengena seorang KKB. Dari data base Polisi, korban pernah terlibat dalam sejumlah kasus penembakan.

Mulai dari penembakan anggota brimob pada 3 Desember 2011 di Kali Semen, penembakan Kapolsek Mulia, AKP Dominggus Awes, penembakan di Tolikara pada 10 Sptember 2012, penembakan Polsek Pirime 27 Nopember 2012, penembakan Bripda Sukarno tanggal 28 Januari 2012 di Mulia. “Kami sampaikan terimakasih atas informasi masyarakat yang melapor. Tanpa informasi kami bingung karena bisa salah tembak tapi dengan petunjuk masyarakat akhirnya kami bisa melumpuhkan mereka,” kata Pudjo. (ade/jpnn)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kontak Senjata di Papua, 1 Tewas