TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

PRAJURIT DAN PNS KOREM 012/TU NAIK PANGKAT

By 02 Apr 2014 05:52Berita Satuan
_AAC7255

 

Meulaboh – Sebanyak 203 prajurit Korem 012/TU yang terdiri dari 16 orang berpangkat Perwira, 132 Bintara, 55 Tamtama dan 2 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 012/Teuku Umar menerima peresmian kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, Selasa (01/4) dalam suatu upacara, di Lapangan Apel Makorem setempat.

Komandan Korem 012/TU Kolonel Inf Bambang Ismawan, S.E selaku inspektur upacara pada pelantikan tersebut mengatakan kenaikan pangkat dan golongan dalam kehidupan militer dan PNS dilingkungan Korem 012/TU, diberikan kepada setiap prajurit dan PNS yang mampu menunjukkan prestasi, loyalitas dan dedikasi yang baik, sehingga yang bersangkutan dinilai patut dan layak mendapat kehormatan dari negara berupa kenaikan pangkat dan golongan satu tingkat lebih tinggi.

“Sehubungan  dengan  ini,  kepada  para  prajurit dan PNS yang naik pangkat dan golongan, saya harapkan agar mampu mempertanggungjawabkan makna dari kenaikan pangkat dan golongan ini. Tuntutan dari kenaikan pangkat dan golongan yang telah diterima harus diimbangi dengan sikap dan perilaku yang lebih bermakna bagi lingkungan tugas dan lingkungan sekitar. Untuk itu saya minta agar setiap kehadiran kalian harus mampu menjadi warna dan menjadi sosok panutan. Selain itu juga harus senantiasa memelihara semangat pengabdian dimanapun berada dan bertugas, sehingga dapat menjadi pendorong semangat untuk menyongsong tantangan tugas ke depan”, tegas Danrem.

Dengan demikian dalam sanubari prajurit dan PNS akan tertanam suatu pemahaman, bahwa pengabdiannya selama ini telah mendapatkan penilaian yang positif dan dapat dijadikan sebagai wahana mawas diri sekaligus disertai upaya untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian yang lebih baik lagi.

Selanjutnya dalam menghadapi tahun pemilu 2014 Danrem menekankan kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 012/TU supaya tetap pegang teguh netralitas TNI. Sanksi tegas akan diberlakukan apabila terjadi pelanggaran terhadap netralitas TNI, hingga sanksi pemecatan. Karena prajurit TNI dilarang berpolitik praktis, politik TNI adalah politik negara. Tugas utama TNI/TNI – AD dalam pemilu adalah ikut membantu kepolisian dalam mengamankan seluruh rangkaian kegiatan pesta demokrasi rakyat tersebut agar dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional agar tetap menjaga keamanan disekitar kita. Jaga diri dan keluarga, cermati situasi yang berkembang di lingkungan masing-masing, hindari situasi yang mungkin mengancam keberadaan prajurit berkenaan kegiatan – kegiatan yang dapat memprofokasi situasi. Ikuti perkembangan situasi secara cermat sehingga kita selalu siap untuk mengambil langkah-langkah yang tepat bila terjadi situasi yang menuntut pengerahan kita tentunya sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PRAJURIT DAN PNS KOREM 012/TU NAIK PANGKAT