Kodam XVI/Patimura

Bangun Terus Rasa Kebanggaan Masyarakat Terhadap TNI

Bangun Terus Rasa Kebanggaan Masyarakat Terhadap TNI
#TNIAD 

“Sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit, maka seluruh prajurit Kodam XVI/ Pattimura harus senantiasa memiliki komit-men moral untuk setia kepada tugas pengabdian yang tumbuh dari hati nurani dan selalu menepati janji serta Sumpah Prajurit, sehingga seluruh prajurit dituntut untuk senantiasa bekerja dengan sungguh – sungguh dan konsisten serta bertanggung jawab.

Kesungguhan bekerja secara optimal tersebut menuntut loyalitas yang tinggi, sehingga akan melahirkan jiwa korsa, kebanggaan dan tekad untuk menjaga nama baik dan citra satuan, yang menjadi kunci pokok dalam mewujudkan kesatuan dan persatuan sesama rajurit, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas yang semakin berat dan kompleks dari waktu ke waktu, seiring dengan tuntutan perkembangan masyarakat.

Setiap prajurit dan PNS Kodam XVI/ Pattimura harus lebih profesional dengan terus menggelorakan tekad dan semangat baru untuk memerangi segala bentuk pelanggaran, mau bekerja secara maksimal dan lebih keras lagi guna menghasilkan produk dan karya terbaik bagi kemajuan Angkatan Darat, dan Kodam XVI/Pattimura.

Saat ini TNI semakin dipercaya masyarakat, untuk itu seluruh prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura harus dapat terus membangun kesan yang positif kepada masyarakat agar kita semakin dicintai rakyat. Bangun terus rasa kebanggaan masyarakat terhadap TNI melalui kemanunggalan TNI Rakyat, baik melalui Bhakti TNI, Bintahwil dan Binkomsos  yang selama ini kita laksanakan secara terus menerus” (Demikian sambutan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Meris Wiryadi, SIP., MSI pada upacara tanggal 17 Juni 2014 dilapangan Makodam XVI/Pattimura pagi tadi).

Masyarakat menilai TNI dari sikap penampilan dan perilaku para prajuritnya, apa yang dilakukan para prajurit merupakan representasi dari TNI. Untuk itu seluruh prajurit agar terus berupaya menghindari berbagai pelanggaran, sehingga upaya penguatan citra TNI dapat tercipta dengan baik.

Menyikapi masih adanya pelanggaran yang dilakukan oknum prajurit Kodam XVI/ Pattimura, maka saya perintah­kan kepada seluruh satuan di jajaran Kodam XVI/Patti-mura untuk meningkatkan pem­binaan satuan secara terarah dan terukur, sehingga sasarannya dapat tercapai dengan maksimal.

Setiap unsur Pimpinan dalam semua strata harus terus meningkatkan rasa tanggungjawab, kepedulian, pengawasan dan pengendalian terhadap perilaku para anggotanya, terutama di luar jam dinas, sehingga setiap indikasi yang mengarah terjadinya pelanggaran prajurit maupun PNS dapat dicegah sedini mungkin, karena pelanggaran sekecil apapun yang dilakukan oleh oknum prajurit, bila tidak segera diselesaikan secara baik, benar dan tuntas, akan mengakibatkan pelanggaran yang lebih besar dan pada gilirannya dapat merusak nama baik serta citra TNI.

Berkaitan dengan perkembangan situasi akhir – akhir ini, khususnya dalam menghadapi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 9 Juli mendatang, yang saat ini sudah memasuki masa kampanye, maka kepada seluruh prajurit Kodam XVI/Pattimura  wajib menjaga sikap Netralitas TNI seperti yang kalian tunjukkan pada Pemilu Legislatif tanggal 9 April lalu, sehingga Pilpres tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.

Konsistensi prajurit dalam melaksanakan Netralitas TNI akan memberikan nilai positif bagi pembentukan citra TNI umumnya dan Angkatan Darat serta Kodam XVI/Pattimura khususnya di mata masyarakat. Hal itu seja-lan dengan keinginan Pimpinan TNI.

Pada akhir bulan ini, seluruh umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1435 hijriyah, untuk itu saya ucapkan ”Selamat” melaksanakan ibadah puasa kepada para prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura yang melaksanakannya. Marilah kita sambut datangnya bulan suci ini dengan sukacita seraya mengucapan ”Marhaban ya Ramadhan”.

Laksanakan ibadah puasa tersebut de-ngan penuh ketaqwaan, keimanan dan keikhlasan kepada Allah SWT serta dengan memperbanyak amalan ibadah dan berbuat kebajikan kepada sesama. Dan kepada yang tidak melaksanakan puasa saya harapkan dapat menghormatinya, sehingga tercipta ke-rukunan umat beragama.

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya menyampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, yaitu :

Pertama, mantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, tingkatkan kewaspadaan dan ketanggapsegeraan menjelang Pilpres 2014, terhadap setiap perkembangan situasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan  serta tegakkan Netralitas TNI dalam Pilpres tanggal 9 Juli 2014 nanti.

Ketiga, pelihara dan tingkatkan terus profesionalitas dan kesiapsiagaan operasional satuan, guna menghadapi setiap hakikat ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI di wilayah ini.

Keempat,  tingkatkan disiplin, dedikasi dan loyalitas, serta perkokoh soliditas dan solidaritas dengan sesama prajurit dan dengan Polri sebagai basis utama dalam melaksanakan tugas pokok satuan.

Kelima, kembangkan nilai – nilai kepe­mimpinan yang profesional, dengan mem­berikan contoh tauladan kepada prajurit, dengan memantapkan jati diri TNI.

Keenam, mantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat, dan bangun kebersamaan dengan segenap komponen bangsa dalam menyikapi berbagai permasalahan bangsa.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel