TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Danrem 071/Wk Canangkan Program Bebas Buta Aksara

By 15 Aug 2014 19:33Kodam IV/Diponegoro
DSC_8598-Aa

Dukung dan wujudkan Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta bebas buta aksara menuju masyarakat yang cerdas dan sejahtera, papar Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Sunindyo dalam sambutannya yang disampaikan Danrem 071/Wk Kolonel Inf Edison, S.E., M.M. pada Pencanangan Program Bebas Buta Aksara Terpusat dan Tersebar TA.2014 di Pendopo Kec.Kroya Kab.Cilacap, Selasa (12/8).

Dikatakan Pangdam IV/Dip bahwa kondisi masyarakat Indonesia saat ini khususnya di wilayah Kodam IV/Dip meliputi Propinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta masih ada terindikasi buta aksara, dimana mereka belum bisa membaca, menulis dan berhitung.

Disisi lain, lanjutnya. Pemerintah terus meningkatkan pelayanan pendidikan keaksaraan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan instansi lainnya.

Oleh karena itu, berangkat dari permasalahan tersebut dan berpedoman kepada Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI terutama dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), maka satkowil jajaran Kodam IV/Dip sebagai bagian dari TNI AD siap membantu tugas pemerintah di daerah Prop. Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta yang dilaksanakan melalui kegiatan Pembinaan Teritorial membantu melaksanakan program Pengentasan Buta Aksara di seluruh wilayah Kodam IV/Dip.

Pada kesempatan lainnya, Pangdam IV/Dip menyampaikan. Kodim yang melaksanakan program Pengentasan Buta Aksara sebanyak 26 Kodim, sedangkan 10 Kodim wilayahnya sudah terbebas dari buta aksara.

“Dari data yang masuk di Staf Teritorial Kodam IV/Dip, jumlah buta aksara yang ada di wilayah Kodam IV/ip sebanyak 69.971 orang, berasal dari Jawa Tengah berjumlah 63.385 orang dan DIY 6.586 orang. Selanjutnya untuk tutor berjumlah 3.603 orang terdiri dari TNI 987 orang, Diknas 591 orang dan masyarakat 2.025 orang”, terang Pangdam IV/Dip.

“Untuk mempercepat program pengentasan buta aksara ini, saya instruksikan agar semua instansi terkait menyatukan komitmen dalam merealisasikan langkah strategis dengan mengacu tema yakni melalui program pengentasan buta aksara Tahun 2014, kerjasama Kodam IV/Dip dengan Pemerintah Daerah guna mendukung percepatan peningkatan kwalitas sumber daya manusia di wilayah Jateng dan DIY”, sambung Pangdam IV/Dip.

Pencanangan program bebas buta aksara terpusat TA.2014 Kodam IV/Dip dibuka Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Sunindyo di Boyolali dan tersebar di seluruh jajaran Kodam IV/Dip.

Di wilayah Korem 071/Wk secara terpusat dilaksanakan di Pendopo Kec. Kroya Kab. Cilacap wilayah Kodim 0703/Clp dengan peserta 120 orang. Sedangkan secara tersebar dilaksanakan di wilayah Kodim 0701/Bms di Desa Banteran Kec. Sumbang Kab. Banyumas dengan peserta 250 orang, wilayah Kodim 0712/Tgl dilaksanakan di Makodim 0712/Tgl peserta 100 orang, wilayah Kodim 0713/Bbs di Desa Pagejugan Kec. Brebes Kab. Brebes peserta 50 orang, dan di wilayah Kodim 0736/Btg dilaksanakan di Makodim 0736/Btg peserta 20 orang.

Sementara untuk Kodim jajaran Korem 071/Wk yakni Kodim 0702/Pbg, Kodim 0704/Bna, Kodim 0710/Pkl, dan Kodim 0711/Pml dinyatakan Bebas Buta Aksara.

Dari data yang dihimpun, sasaran kegiatan pencanangan pengentasan buta aksara di wilayah Korem 071/Wk. Kodim 0701/Bms (Kab.Bms) jumlah buta aksara 537 orang jumlah tutor TNI AD 28 orang dan masyarakat 28 orang dengan kelompok belajar 28 pok jar, Kodim 0703/Clp (Kab.Clp) jumlah buta aksara 1.952 orang jumlah tutor TNI AD 18 orang dan Pemda Cilacap 34 orang dengan kelompok belajar 52 pok jar, Kodim 0712/Tgl (Kab dan Kota Tegal) Kab.Tegal jumlah buta aksara 2.560 orang jumlah tutor TNI AD 12 orang dan masyarakat 60 orang dengan kelompok belajar 14 pok jar sedangkan Kota Tegal jumlah buta aksara 617 orang jumlah tutor TNI AD 10 orang dan masyarakat 45 orang dengan pokjar 10, Kodim 0713/Bbs (Kab.Brebes) jumlah buta aksara 46.032 orang jumlah tutor TNI AD 163 dan masyarakat 370 orang dengan pok jar 370, dan Kodim 0736/Btg (Kab.Batang) jumlah buta aksara 900 orang jumlah tutor TNI AD 40, Pemda 90 orang dan masyarakat 180 orang dengan pok jar 90.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 071/Wk Kolonel Inf Edison, S.E., M.M. menyampaikan bahwa pada hari kemerdekaan RI Ke-69 tanggal 17 Agustus 2014 nanti diharapkan warga masyarakat tidak ada lagi yang buta aksara.

“Kegiatan yang akan dilakukan ini sampai tanggal 16 Agustus diharapkan bisa membuat mereka sudah bisa membaca. Sehingga pada hari kemerdekaan nanti sudah tidak ada lagi warga yang buta aksara”, terang Danrem 071/Wk.

Di wilayah Kodim 0703/Clp ada empat Kecamatan yang akan dibebaskan dari buta aksara ini, yakni Kecamatan Kroya, Adipala, Nusawungu dan Binangun. Sekitar 250 orang mengikuti program ini, hal ini melebihi target yang di data sebelumnya yakni untuk Kodim 0703/Clp sekitar 120 orang. Mereka warga usia 15 tahun keatas yang buta aksara atau droup out dari sekolahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cilacap mewakili Bupati Cilacap H.Tatto Suwarto Pamuji sangat apresiasi dengan pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan dengan bantuan TNI, akan semakin mengurangi warga yang buta aksara. Di Cilacap sendiri  pada Tahun 2010 tercatat 16.304 orang yang buta aksara. Selama lima tahun ini, sudah dilakukan program pengentasan buta aksara melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Selama lima tahun ini sudah ada sekitar 3.380 orang yang dientaskan dari buta aksara. Masih ada 12.924 orang yang buta aksara.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menekan warga yang buta aksara di wilayah Kabupaten Cilacap”, katanya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Danrem 071/Wk Canangkan Program Bebas Buta Aksara