TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

PANGDAM II/SWJ GELAR APEL KESIAP SIAGAAN PRAJURIT JANGAN RAGU DAN GAMANG

By 22 Aug 2014 14:35Kodam II/Sriwijaya
DSC_0083

Palembang, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo, Kamis, 21/08/2014 bertempat di lapangan Apel Makodam II/Swj, menginstruksikan langsung kepada lebih dari 3000 prajurit dan PNS Kodam II/Swj se-Garnizun Palembang untuk siap siaga mengantisipasi dampak dari keputusan MK ( Mahkamah Konstitusi ) dalam penentuan Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019.

Hal ini disampaikan menyikapi berkembangan akan adanya prediksi–prediksi yang akan terjadi dalam penentuan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dimana kedua Tim pemenangan dari kedua calon Presiden dan Wakil Presiden akan mengarahkan masyarakat atau timnya untuk mengadakan hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Untuk itu Pangdam II/Swj merasa perlu untuk mengumpulkan prajurit dan memberikan Instruksi yang jelas tentang kesiap siagaan yang harus dilaksanakan apabila terjadi hal-hal yang akan mengganggu ketentraman dalam menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya. sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2014 tentang TNI.

Lebih lanjut dikatakan Pangdam, bahwa prajurit TNI sebagai ujung tombak NKRI, tidak boleh ragu dan gamang dalam menjalankan tugasnya, Prajurit sangat berperan dalam kekuatan pertahanan negara mulai dari tingkat paling kecil yaitu desa, sebagai kekuatan perekat NKRI. Pangdam II/Swj juga meminta prajurit, untuk terus menggalang komunikasi sosial, apabila terjadi kerusuhan bukan dengan senjata, tapi lakukan dengan pendekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Hal ini merupakan wujud kecintaan TNI kepada rakyat Indonesia. “Laksanakan tugas dengan baik, jangan ragu dan gamang dalam melaksanakan tugas dan koordinasikan tentang bantuan pengamanan kepada aparat kepolisian apabila menemukan tindakan anarkis yang dilakukan oleh masyarakat”, tegas Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut Pangdam II/Swj memerintahkan kepada satuan jajaran yang masuk dalam pengamanan obyek vital agar memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur dalam mengambil tindakan. Dengan demikian untuk mengawasi kegiatan masyarakat di lapangan akan lebih terorganisir sehingga terkontrol dengan jelas. Apabila terjadi sesuatu dalam lokasi pengamanan segera dilaporkan jika ada penyimpangan yang dilakukan oleh masyarakat .

Selain itu, Pangdam juga mengajak untuk sama-sama mengawasi kegiatan masyarakat dalam menunggu keputusan Mahkama Konstitusi (MK) untuk mewujudkan dan menciptakan ketentraman dan kedamaian bagi bangsa dan negara.

Pada bagian lain pengarahannya, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo meminta prajurit untuk merenungkan bahwa bukan kekayaan, kedudukan, jabatan, ketenaran dan kecantikan membuat orang bahagia tapi yang membuat orang bahagia adalah dalam dirinya sendiri dengan selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT dan memanfaatkan potensi untuk melakukan hal-hal yang kreatif, maka itulah yang akan membuat kita bahagia. Jaga terus soliditas dan solidaritas, sampaikan setiap permasalahan agar dapat memperoleh jalan keluar dan pemecahan yang terbaik, tegas Pangdam.
(Pendam II/Swj)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PANGDAM II/SWJ GELAR APEL KESIAP SIAGAAN PRAJURIT JANGAN RAGU DAN GAMANG