TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

PASUKAN PHH KODAM XVI/PATTIMURA CEGAH KEGIATAN ANARKIS

By 20 Aug 2014 17:40Kodam XVI/Patimura
Penanggulangan PHH 1

(20/08)Untuk mengantisipasi dan mengatasi segala bentuk kegiatan anarkis serta merugikan kepentingan Umum. Kodam XVI/Pattimura membentuk beberapa Satuan Setingkat Kompi (SSK) Prajurit Penanggulangan Huru Hara. Bertempat di halaman Makodam XVI/Pattimura PHH dilatihkan.

Penanggulangan Huru Hara ini pada hakekatnya bukan hanya sekedar untuk memenuhi dan melaksanakan program tetapi untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada prajurit jajaran Kodam XVI/Pattimura tentang bagaimana cara mengatasi berbagai rintangan yang akan dihadapi di daerah operasi penugasan maupun didaerah satuan tugas masing-masing. Penanggulangan Huru Hara (PHH) ini sangat penting, yang bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan PHH serta menyamakan persepsi para Perwira dan Bintara di jajaran Kodam XVI/Pattimura agar mengerti dan dapat melatihkan PHH di satuannya dalam rangka mengantisipasi situasi serta permintaan bantuan perkuatan TNI kepada Polri/Pemda, guna mengamankan dan memelihara kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Semula Kodam XVI/Pattimura menggelar Latihan PHH dalam rangka kesiapan pengamanan pasca Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 beberapa waktu yang lalu, mengingat perkembangan situasi dan kondisi Maluku yang menuntut kewaspadaan setiap saat. Kodam XVI/Pattimura sebagai Komando utama pembinaan dan operasional kewilayahan TNI Angkatan Darat yang meliputi wilayah Maluku dan Maluku Utara dituntut kesiapannya dalam rangka membantu Polda Maluku untuk mencegah terjadinya kegiatan provokasi yang anarkis dengan tujuan merusak, menghambat jalannya Demokrasi pemerintahan baik itu dalam bentuk massa ataupun kelompok. Penanggulangan huru-hara bertujuan untuk membubarkan masa yang berkumpul agar tidak berkembang ke arah huru–hara. dengan cara membubarkan masa, menangkap para pemimpin atau penggerak, demi mencegah kerugian yg lebih besar.

Pada Kesempatan tersebut Asisten Operasi Kodam Kolonel Inf. Heri Sapari menekankan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam SSK PHH, agar selalu siap digerakkan untuk mendukung Polri dalam mengantisipasi perkembangan situasi yang terjadi dan diharapkan isu gangguan untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pengumuman suara hasil pemilu 2014. Bila kerusuhan masa telah terjadi, di perlukan upaya penanggulangan yang memperhatikan aspek hukum. Faktor keamanan personel menjadi hal yang sangat penting. Alat perlengkapan pengamanan personelpun perlu di siapkan demi mendukung kegiatan pengamanan.(Pendam 16).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PASUKAN PHH KODAM XVI/PATTIMURA CEGAH KEGIATAN ANARKIS