TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Penembak di Papua Miliki 19 Senapan

By 06 Aug 2014 19:28Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-1

JAYAPURA — Wakapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, sebanyak 19 pucuk senjata dari berbagai jenis saat ini dimiliki kelompok sipil bersenjata yang beroperasi di ka­wasan Kabupaten Lanny Jaya. Senjata-senjata tersebut diduga ikut digunakan untuk menem­baki aparat kemanaan dalam se­jumlah insiden belakangan.

Terungkapnya jumlah per­senjataan di kelompok yang beroperasi di Lanny Jaya dalam paparan yang disampaikan Wa­kapolda Papua Brigjen Pol Pau­lus Waterpauw, Selasa (5/8)Paulus Waterpauw menuturkan, ke-19 pucuk senjata tak hanya digunakan melakukan penye­rangan di Lanny Jaya, tapi juga daerah di sekitarnya, termasukPuncak Jaya.

Salah satu senjata yang digu­nakan kelompok bersenjata ada­lah jenis arsenal yang diperoleh kelompok itu saat menyerang Markas Brimob di Halisemen; Puncak Jaya, pada 2011.

Belakangan, penembakan terhadap aparat keamanan oleh kelompok sipil bersenjata kem­bali mengemuka di kawasan pe­gunungan Papua. Pada Senin (4/8), rombongan Sekda Lanny Jaya, Papua, Christian Sohilait, lolos daripenembakan yang di­lakukan kelompok bersenjata di kampung Jiwili. Christian me­nuturkan, rombongannya dise­rang dan ditembaki kelompok bersenjata sekitar lima kilometer dari Kota Tiom, ibu kota Kabu­paten Lanny Jaya. “Tidak adakorban dan rombongan kami su­dah tiba dengan selamat di Tiom,” katanya.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Rijkas Hidayatullah mengung­kapkan, pada hari yang sama terjadi penembakan di Lanny Jaya. Rijkas mengatakan, se­orang anggota Brimob, Brigpol Subahri, terkena selongsong pe­luru dari rekannya.

Di pihak lain, Panglima Ko­dam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua mengata­kan, lima anggota Organisasi Pa­pua Merdeka (OPM) tewas di Distrik Pirime, Kabupaten Lan­ny Jaya, pada Jumat (1/8). “Lima OPM tewas ditembak dan dua anggota kami terserempet pelu­ru,” kata Zebua.

Sebelum kejadian itu, dela­pan personel Polres Lanny Jaya diserang kelompok bersenjata di Distrik Indawa, Ahad (28/7). Dua polisi, tewas dengan luka tembak di kepala dalam peristi­wa itu.

Kapolda Papua Brigjen Yotje Mende meminta anggota kelom­pok yang selama ini melancar­kan aksinya di Kabupaten Lan­ny Jaya segera menyerahkan di­ri. Yotje mengatakan, masih memberi kesempatan kepada anggota kelompok itu menye­rahkan diri dan kembali ke kam­pung halamannya untuk berga­bung dengan warga masyarakat lainnya. “Apabila tidak segera menyerahkan diri, polisi dibantu TNI akan mengambil tindakantegas.” (antara ed: fitriyan zarnzami), Sumber Koran: Republika (06 Agustus 2014/Rabu, Hal. 02)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Penembak di Papua Miliki 19 Senapan