TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kejuaraan Dunia Terjun Payung Militer Ditutup

By 30 Sep 2014 01:39Berita Satuan
IMG_6070

(Puspen TNI, 29 September 2014). Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Ade Supandi mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara didampingi Colonel Rinnete Hulme selaku (OCR) Official CISM Representative menutup secara resmi The 38th Conseil International du Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014′ atau kejuaraan dunia terjun payung militer ke-38 yang ditandai dengan pemukulan Gong Perdamaian di Stadion Manahan Solo, kemarin. Kejuaran yang telah berlangsung selama 10 hari ini, memperebutkan berbagai kategori baik individu maupun team.
Panglima TNI selaku Ketua Dewan Pembina KOMI (Komite Olahraga Militer Indonesia) dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasum TNI mengatakan, dengan tulus dan bangga mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah meraih predikat juara, ataupun para atlet lainnya yang mencapai suatu prestasi lebih baik dari kejuaraan-kejuaraan sejenis sebelumnya. Sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada tingkat nasional, regional maupun dunia, maka prestasi yang dicapai harus diterima sebagai barometer pencapaian maksimal sementara dan sekaligus sebagai suatu kebanggaan dari pencapaian maksimal para atlet, bahkan selanjutnya dapat dijadikan sebagai suatu tantangan.

Merupakan kebanggaan karena para atlet telah menunjukkan prestasi terbaik, dan kita telah dapat menyelenggarakan kalender The 38th Conseil International du Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014′ atau kejuaraan dunia terjun payung militer ke-38 dengan sebaik-baiknya. Para atlet dapat bertanding dengan lebih baik, dengan hasil pencapaian nilai yang sangat memuaskan serta membangun hubungan interaksi sesama atlet dengan penuh keakraban dan kekeluargaan dengan tetap mengacu pada nilai dan semangat sportivitas yang tinggi. Dalam konteks itulah, baik jajaran pengurus dan anggota CISM, juri, pelatih maupun para atlet, serta semua pihak yang peduli terhadap olahraga terjun payung, dan kemajuan aktivitas CISM, senantiasa dituntut untuk meningkatkan kinerja dan menunjukkan keinginan bersama dalam upaya meningkatkan kualitas Kejuaraan Terjun Payung di berbagai kategori yang dipertandingkan.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Presiden CISM, segenap pengurus KOMI, para atlet, serta para wasit dan juri, baik dari dalam maupun luar negeri, atas segala kerja kerasnya dalam upaya mewujudkan suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tahun ini, tak lupa juga kepada Gubernur Jawa Tengah, Walikota Surakarta dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam suksesnya pelaksanaan event bertaraf dunia ini.

Sementara Colonel Rinnete Hulme, mengucapkan terimakasih kepada Indonesia atas terselenggaranya CISM ke-38. Dia juga mengatakan, perdamaian dan persahabatan tetap menjadi poin penting bagi kejuaran dunia ini.“Indonesia ternyata memiliki potensi pariwisata yang menakjubkan dan masyarakatnya sangat ramah. Lewat kegiatan ini, kami ingin mencegah negara-negara anggota CISM tidak terlibat dalam pertikaian di internal negaranya maupun konflik antarnegara,” ujar Rinnete Hulme.

Adapun hasil dari kejuaraan ini, Germany meraih Juara Umum disusul Rusia dan Belgium dari berbagai kategori yang dilombakan, baik individu maupun team sedangkan dari Indonesia meraih juara satu dari kategori (Junior Famale Accuracy) ketepatan mendarat kategori junior putri atas nama Serda Kowad Ni Putu Irma Purnama Dewi. Autentikasi :Koordinator Humas KOMI, Letkol Inf Ketut Murda

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kejuaraan Dunia Terjun Payung Militer Ditutup