TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

18 Pati TNI Naik Pangkat

By 21 Oct 2014 15:55Berita Satuan
Mayjen Andika

(Puspen TNI).  Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasau Marsekal TNI IB. Putu Dunia menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 18 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Wisma A. Yani, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). Kenaikan pangkat ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 67 dan 68/TNI/Tahun 2014 tanggal 15 dan 17 Oktober 2014  dan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin 2663 dan 2683/X/2014 tanggal 16 dan 18 Oktober 2014.

18 Pati TNI yang naik pangkat adalah:  TNI Angkatan Darat 11 orang yaitu: Mayjen TNI I Made Sukadana, S.I.P. (TA. Pengkaji Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas RI); Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P. (Wadan Kodiklat TNI AD); Mayjen TNI Andika Perkasa, S.E. M.A., M.Sc., Ph.D. (Danpaspampres); Brigjen TNI Wahyudi, M.Si. (Han) (Pa Sahli Tk. II Bid. Polkamnas Panglima TNI); Brigjen TNI Felix Hutabarat, S.I.P., M.B.A., M.Si. (Han) (Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi); Brigjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos. (Danrem 121/Abw Kodam XII/Tpr (Sintang); Brigjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. (Dirdok Kodiklat TNI); Brigjen TNI Victor Hasudungan Simatupang, M.Bus. (Inspektur Personel Inspektorat Utama BIN); Brigjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau (Wadanpussenif Kodiklat TNI AD); Brigjen TNI Gustaf Agus Irianto Kusumowibowo, S.I.P. (Kabinda Maluku BIN); Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A. (Danrem 033/WP Kodam I/BB (Tanjung Pinang).

TNI Angkatan Laut 6 orang yaitu: Mayjen TNI (Mar) Guntur Irianto Ciptolelono (Gubernur AAL); Laksma TNI Drs. Rosehan Chaidir (TA. Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas RI); Laksma TNI dr. Sulantari, Sp.THT. (Karumkital dr. RML Diskesal); Laksma TNI Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P. (Kadisbekal); Laksma TNI Anang Widijanto (Kadisminpersal); Laksma TNI T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S. (Danguspurlaarmabar). TNI AU 1 Orang yaitu : Marsma TNI Djoko Parijanto, S.E., M.M. (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem).

Dalam sambutannya Panglima TNI memberikan beberapa pesan kepada para Pati yang naik pangkat Pertama, ikuti filosopinya padi. Padi semakin berisi semakin merunduk, itu ada maknanya agar kita tidak hanya melihat ke atas tetapi kita juga perlu melihat ke bawah karena di bawah masih banyak anak buah kita yang susah dan merasakan apa yang dirasakannya. Itu maknanya kita semakin bijak, semakin rendah hati serta jangan jumawa dan seterusnya, karena semua itu tidak menguntungkan bahkan membawa kerugian bagi kita semua. Kedua,  kenaikan Pangkat jangan sekedar diterima tetapi diikuti dengan pertanyaan besar, setelah ini saya berbuat apa. Apa yang kita perbuat hari ini harus lebih baik dari kemarin. Ketiga, para Pati hendaknya berpikir serius dan berpikir keras untuk memikirkan kesejahteraan prajurit.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, sekarang sedang disusun Renstra Pembinaan Kesejahteraan Prajurit, yang sebelumnya kita fokus kepada Renstra Pembangunan Kekuatan TNI yang hanya berbicara Alutsista. Mulai sekarang ini, kita beralih sedikit berbicara tentang Renstra Pembangunan Pembinaan Kesejahteraan Prajurit. Sampai dengan 2019, berapa rumah-rumah yang kita bangun untuk prajurit, berapa rumah sakit yang bisa kita benahi, bagai mana Renstra tahun berikutnya. Hal ini segera kita tuntaskan disertai rencana dan data yang ada saat ini serta diselaraskan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah nanti.

Hadir pada acara tersebut, antara lain:   Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E., Irjen TNI Letjen TNI Syafril Mahyudin, para Asisten Mabes TNI dan Angkatan, Kapuspen TNI serta Ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Pertiwi pimpinan Ibu Koes Moeldoko. Autentikasi : Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

18 Pati TNI Naik Pangkat