TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

KASI TER KOREM 044/GAPO MEMBUKA PELATIHAN MANAJEMEN PROGRAM KKPK BAGI BABINSA

By 15 Oct 2014 17:03Kodam II/Sriwijaya
bkkbn

Kasi Teritorial Korem 044/Gapo Mayor Inf Hista Soleh Harahap mewakili Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Suko Basuki membuka acara Pembukaan Pelatihan Manajemen KKB-PK bagi Babinsa  se Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 13 Oktober 2014 bertempat di Hotel Bumi Asih Palembang.
Pada kesempatan tersebut Kasi Teritorial Korem 044/Gapo membacakan sambutan Danrem 044/Gapo yang menyampaikan bahwa Keberhasilan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional selama ini merupakan hasil dukungan berbagai pihak, khususnya jajaran TNI melalui kegiatan bakti Sosial TNI KB-Kes yang telah memberikan kontribusi dalam pencapaian sasaran Program KB Nasional. Hal itu telah dilakukan Oleh TNI dengan kesepakatan bersama antara Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional  dengan Tentara Nasional Indonesia Nomor. 37HK.104/B5/2009 dan Nomor. 1/II/2009 tentang Kerja sama Revitalisasi Program KB Nasional, serta dilanjutkan dengan Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  dengan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor: 72/KSM/G2/2013 dan Nomor: Kerma/5/V/2013 tanggal 7 Mei 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Percepatan Pelaksanaan Revitalisasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional kerjasama BKKBN dengan TNI tahun 2013.

Berdasarakan hasil sensus penduduk pada tahun 2010 tercatat penduduk Indonesia telah mencapai 237,6 juta jiwa atau 3,4 juta lebih besar dari perkiraan proyeksi penduduk sebesar 234,2 juta jiwa atau bertambah 32,5 juta jiwa  dari  jumlah penduduk tahun 2000 205,1 juta jiwa atau bertambah 3,25  juta jiwa setiap tahun. Sedangkan hasil SDKI tahun 2012 angka TFR 2,6, LPP 1,4% CPR 57,9% Unmet Need 11,4 untuk  Provinsi Sumatera Selatan jumlah penduduk berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 berjumlah 7,4 juta jiwa sedangkan TFR tahun 2012, 2,8, Laju  pertumbuhan  penduduk 1,85%, CFR 67,9% Unmet need 11,7%. Kondisi tersebut cukup menghawatirkan, karena dengan jumlah penduduk yang banyak bila tidak diimbangi dengan  daya dukung yang berimbang maka akan banyak memberikan konsekuensi yang luar biasa terutama dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, sandang,pangan dan papan serta keamanan tentu akan muncul berbagai masalah–masalah kependudukan yaitu kemiskinan, kebodohan  dan pada akhirnya melemahkan ketahanan nasional.

Tantangan dan masalah Program KKB-PK kedepan tentu membutuhkan kerjasama yang solid antara BKKBN dan TNI hal ini perlu kita lakukan secara terus menurus mengingat budaya kerja yang terus dipacu dan kemitraan sesuai dengan kesepakatan yang telah kita lakukan bersama-sama dalam bentuk Rakernas serta Rakerda, yang ditindaklanjuti kegiatan TNI manunggal KB–Kesehatan (TMKK).

Selain itu para prajurit TNI khususnya untuk Provinsi Sumatera Selatan akan mengikuti   Pelatihan    Manajeman    Progam KKB-PK bagi Babinsa se Sumatera Selatan pada tahun 2014 dengan jumlah 60 orang terbagi dalam 2 angkatan yang dilaksanakan oleh  Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan tentu hal ini akan bertampak sangat positif bagi prajurit TNI dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia tentang Program KKB-PK, sehingga kepercayaan diri dalam membantu penggerakan Program KKB akan lebih akses di lini lapangan, dengan terus ditingkatkan kerjasama pada petugas lapangan KB.

Keberhasilan program KKB-PK selama ini telah memberikan  apresiasi kepada TNI yang memliki komitmen yang tinggi dalam mendukung pelayanan KB  dan pembangunan kependudukan dalam menuju masyarakat yang berkualitas, Petugas Lapangan KB dengan jumlah yang terbatas tentu memerlukan bantuan dari para Babinsa untuk mendukung program KKB-PK melalui pelatihan Manajemen KKB-PK bagi Babinsa yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis para Babinsa dalam hal manajemen KKB-PK di lapangan.

Pembangunan Sumber daya Manusia merupakan prioritas utama yang indikasinya melalui bidang Pendidikan, kesehatan, ekonomi atau dikenal dengan indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berkaitan erat dengan ketahanan keluarga khususnya Keluarga Berencana. Dalam menyikapi kualitas sumber daya manusia tentu akan menjadi aset negara dalam pelaksanaan pembangunan, akan tetapi  bila kita tidak sungguh –sunguh  membangun  SDM tentu berdampak kualitas menjadi rendah dan akan menjadi  beban dan masalah untuk  itu dalam perspektif pertahanan negara, keikutsertaan TNI pada kegiatan revitalisasi program KB merupakan wujud kepedulian terhadap keberhasilan program pembangunan di bidang kesejahteraan serta upaya mewujudkan ketahanan nasional.

Kegiatan acara Pembukaan Pelatihan Manajemen KKB-PK bagi Babinsa se Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan pada hari senin tanggal 13 Oktober 2014 bertempat di Hotel Bumi Asih Palembang, dihadiri oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Pejabat Ess III dan Ess IV Perw BKKBN  Prov Sumatera  Selatan atau yang mewakili, Widyaiswara, Fasilitator Pelatihan Manajemen Program KKB-PK Bagi Babinsa, Panitia Penyelenggara Pelatihan dan Peserta Pelatihan.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KASI TER KOREM 044/GAPO MEMBUKA PELATIHAN MANAJEMEN PROGRAM KKPK BAGI BABINSA