TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

“PATRIOT SEJATI, PROFESIONAL DAN DICINTAI RAKYAT”

By 08 Oct 2014 03:21Kodam XVI/Patimura
Up HUT TNI 69 d

(07/10)Seyogyanya Upacara HUT TNI ini dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2014, namun karena bertepatan dengan hari Raya Idul Adha 1435 H, sehingga perayaan hari jadi TNI ke-69 dilaksanakan pada hari ini 7 Oktober 2014. Kepada seluruh prajurit PNS TNI beserta keluarga dimanapun saat ini bertugas dan berada saya ucapkan “Selamat Ulang Tahun” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia yang kita cintai dan banggakan bersama. Demikian Amanat Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada saat Upacara peringatan HUT TNI Ke-69 yang dibacakan oleh Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Juwondo. Bertempat di lapangan Merdeka Ambon.

Pada kesempatan ini saya mengajak untuk menengok jauh ingatan ke belakang dan menghitung kembali tahun-tahun yang telah dilalui dan merefleksikan guna mencapai kemajuan yang lebih berarti, untuk itu TNI akan memaknai filsafat dan hakikat hari jadinya Ke-69 tahun 2014, yang secara matematis TNI telah menghitung kemajuan yang telah dicapai, baik pembangunan fisik kekuatan dan kemampuan serta pembangunan spiritual dan kultural. Pada sisi yang sama penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan yang telah dilaksanakan. Oleh karena itu Tema pokok pada kegiatan HUT Ke-69 ini adalah “Patriot Sejati, Profesional dan dicintai Rakyat”. Berangkat dari tema tersebut, TNI ingin menunjukkan bahwa TNI masih berada pada hakekat dirinya sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit yang “cinta Negara” dan cinta kehidupan yang makna kepatriotannya ditujukan untuk mengawal demokrasi dan menjaga kedaulatan serta NKRI secara profesional, menuju Indonesia yang aman dan sejahtera.”tegasnya”.

Lebih lanjut dalam Amanatnya Panglima TNI mengatakan bahwa dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat dan ketahanan Nasional, setiap prajurit dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu bahkan merusak jati diri TNI, sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional. Untuk itu, pada kesempatan ini, selaku pimpinan TNI saya mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dapat memaknai usia TNI yang Ke-69 ini, dengan tekad dan janji, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian di masa-masa yang akan datang. Pada kesempatan tersebut diberikan Tanda kehormatan Negara Satya Lencana dari Presiden RI oleh Brigjen TNI Juwondo yang bertindak selaku Irup kepada 3 perwakilan prajurit TNI yaitu Letkol Inf. M. Arsad Bugis dari satuan Minvedcadam XVI/Pattimura, Koptu M. Nafisi dari satuan Denma Lantamal IX dan Praka Tri Handoyo dari satuan Pom Lanud Pattimura. Tanda Kehormatan tersebut diberikan oleh Presiden kepada prajurit yang telah menjalani masa dinas masing-masing selama 24 tahun, 16 tahun dan 8 tahun.

Upacara HUT TNI yang Ke-69 diikuti gabungan Prajurit TNI, PNS yang berasal dari Kodam XVI/Pattimura, Lantamal IX, Lanud Pattimura dan Polda Maluku dan diramaikan dengan peragaan demonstarsi Prajurit gabungan TNI diantaranya Koloni bersenjata, Parade Drumband, Parade Defile dan Konvoi Kendaraan TNI.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

“PATRIOT SEJATI, PROFESIONAL DAN DICINTAI RAKYAT”