TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

PENERIMAAN MAHASISWA BEASISWA TNI CALON PERWIRA PRAJURIT KARIER (PA PK) TA. 2014

logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Memberikan Kesempatan Kepada Lulusan Perguruan Tinggi Pria dan Wanita Sumber Profesi, Sarjana (S.1) Dan Diploma (D.3) Untuk Menjadi Perwira Prajurit Karier TNI, Selasa (1/10).

Bagi yang berminat menjadi Perwira Prajurit Karier TNI dapat mendaftarkan diri dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia pria/wanita, bukan prajurit TNI/ Anggota Polri dan PNS. Bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Berkelakuan baik serta tidak kehilangan hak menjadi prajurit TNI yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Polres setempat. Tinggi badan, untuk Pria tidak kurang dari 163 cm dan untuk Wanita tidak kurang dari 157 cm. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selam status Mahasiswa Beasiswa TNI. Sesuai jurusan/kesarjaan yang dibutuhkan oleh Angkatan sesuai yang ditentukan. Mendapatkan surat rekomendasi dari Dekan/Direktur fakultas/jurusan dengan melampirkan transkip (daftar nilai) berikut Indeks Prestasi (IP) tiap semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir serta keterangan akreditas jurusan/program studi. Usia pada tanggal 1 November 2014 tidak lebih dari 25 tahun. Persyaratan SKS : Jurusan Kedokteran Umum minimal sudah mencapai 120 SKS atau sudah mencapai semester 6 atau 3 semester menjelang lulus Sarjana Kedokteran Umum (S.Ked), Jurusan/program studi S-1 lainnya minimal sudah mencapai 110 SKS dan Jurusan/program studi yang ditempuh harus sesuai dengan kebutuhan Angkatan. Persyaratan Indeks Prestasi (IP) semester terakhir dan atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir : Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta dengan jurusan /program studi yang berakreditasi “A” minimal 2.80 dan Perguruan Tinggi bina Kemhan/TNI/Angkatan dengan jurusan/program studi yang berakreditas “B” minimal 3.00.

Jurusan/Program studi S.1 yang dibutuhkan untuk Pria, Fakultas Kedokteraan Jurusan Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi. Fakultas Teknik Jurusan Teknik Geodesi, Teknik Aeronautika, Teknik Otomotif, Teknik Arsitektur, Teknik Nuklir, Teknik Satelit. Fakultas Psikologi. Ilmu Kelautan Nautika. Jurusan/Program studi S.1 yang dibutuhkan untuk Wanita, Fakultas Kedokteraan Jurusan Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi. Fakultas MIPA Jurusan Statistik. Fakultas Ilmu Komputer Jurusan Teknik Informatika. Pendaftaran waktu dan tempat mulai tanggal 8 September s.d 8 Oktober 2014 setiap hari kerja di tempat-tempat berkut : Subpanda Medan di Ajendam I/BB Jl. Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Subpanda Padang di lantamal II/Padang Jl Bukit Putus Padang. Cara pendaftaran calon mendaftar dilakukan secara online melalui website http://rekrutmen-tni.ilmci.com, kemudian calon datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan membawa dokumen asli dan menyerahkan foto copi masing-masing 1(satu) lembar yang telah dilegalisir antara lain : ijazah dan SKHU, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, KTP calon dan KTP orang tua/wali. Kartu Keluarga orang tua/wali. Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat. Surat rekomendasi dari Dekan Fakultas dilampiri transkip nilai /studi berikut Indeks Prestasi Kumulatif. Pasfoto hitam putih 4×6 cm dua lembar.

Lain-lain : Selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengujian/pemeriksaan, penerimaan, terhadap para calon tidak dipungut biaya apapun. Formulir pendaftaran dan lainnya disediakan ditempat pendaftaran. Bagi calon yang memenuhi syarat dari penelitian awal (administrasi) akan diberikan surat pendaftaran. Pada waktu mendaftar, calon diharuskan berpakaian rapi dan bersepatu. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh pada tempat pendaftaran. Hal-hal lain yang belum tercantum pada pengumuman ini akan disampaikan kemudian.

Catatan :
Pendaftaran untuk menjadi Prajurit TNI AD tidak dipungut biaya apapun dan tidak ada unsur KKN serta penyuapan, pelanggaran terhadap hal ini dikenakan sanksi, sesuai Undang-undang Korupsi (UU RI No. 20 Tahun 2001 pasal 5 dan pasal 12).
1. Bagi yang memberi atau menjanjikan sesuatu (Penyuap) dikenakan sanksi tindak pidana Korupsi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 250.000.000,00 (Dua ratus lima puluh juta rupiah).
2. Bagi pegawai negeri/penyelenggara Negara yang menerima suap/janji/sesuatu dipidana sama dengan penyuap dan dapat diancam pidana lebih berat.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PENERIMAAN MAHASISWA BEASISWA TNI CALON PERWIRA PRAJURIT KARIER (PA PK) TA. 2014