TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

DANREM 132/TADULAKO DISERAHTERIMAKAN

By 24 Dec 2014 19:14Kodam VII/Wirabuana
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Rabu, 28 Mei 2014 pukul 09.00 wita Kodam VII/Wirabuana melaksanakan pergantian Komandan Satuan setingkat Korem dimana pelaksanaan Sertijab Danrem 132/Tadulako tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Wirabuana (BPW) Kodam VII/Wrb oleh Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Bachtiar, SIP, MAP dan dihadiri Kasdam VII/Wrb Brigjen TNI Rukman Ahmad, SIP, Irdam, Para Perwira Ahli, Perwira LO AL dan AU, Para Asisten Kasdam, para Kabalak, Para Dansat, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD VII dan Pengurus Persit serta Tamu dan Undangan lainnya.

Dalam serah terima jabatan Danrem 132/Tadulako tersebut Pangdam VII/Wrb pada amanatnya mengatakan bahwa sebagaimana yang sering saya sampaikan, bahwa serah terima jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tuntutan dinamika organisasi, yang muaranya untuk kepentingan pembinaan personel sekaligus sebagai bagian dari Tour of Duty dan Tour of Area, sehingga melalui pergantian pimpinan satuan seperti ini, diharapkan dapat memelihara ritme dan meningkatkan kualitas kinerja satuan, sejalan dengan pembinaan satuan di lingkungan Angkatan Darat maka selaku pribadi dan atas nama Komando, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Kolonel Inf Tri Soewandono, atas pelaksanaan tugas serta karya nyatanya dalam mendukung tugas pokok Kodam VII/Wirabuana serta ucapan yang sama, saya sampaikan kepada Nyonya Tri Soewandono, yang selama ini dengan setia membantu serta mendukung pelaksanaan tugas pokok suami di satuan dengan baik, kemudian kepada Kolonel Inf Ilyas Alamsyah, saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako juga, kepada Nyonya Ilyas Alamsyah, saya berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan upaya pembinaan isteri prajurit di lingkungan Koorcab Rem 132/Tadulako yang telah dirintis sebelumnya dimana serah terima Jabatan yang diberikan tersebut, merupakan kepercayaan, kehormatan dan amanah yang harus diterima dengan rasa syukur, serta dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan dimana Korem 132/Tadulako sebagai salah satu satuan komando kewilayahan dalam jajaran Kodam VII/Wirabuana, mengemban tugas dan fungsi yang sangat penting serta strategis untuk memelihara situasi yang kondusif dan mewujudkan keamanan bagi masyarakat Sulawesi Tengah, dari berbagai kemungkinan ancaman dalam menjaga dan memelihara kondisi yang semakin kondusif tersebut, merupakan tugas penting bagi Korem 132/Tadulako dan jajarannya, sehingga keinginan-keinginan kelompok tertentu yang selalu bermaksud menciptakan terjadinya benturan kepentingan atau benturan antar komunitas di wilayah Korem 132/Tadulako, dapat dicegah dan hindari dimana hal ini penting untuk diperhatikan, mengingat wilayah Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Poso, merupakan daerah yang selalu manjadi sasaran para pencari keuntungan dibalik konflik yang diciptakan, Mencermati hal itu, maka Korem 132/Tadulako dituntut memiliki kesiapan yang tinggi, guna mencegah dan mengatasi berbagai kemungkinan ancaman yang terjadi, sehingga stabilitas kehidupan masyarakat dapat terpelihara dengan baik selain itu pula, jalinan kerja sama yang baik dan harmonis dengan unsur Muspida, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, instansi dan lembaga, serta pemahaman terhadap budaya, adat istiadat serta aspirasi masyarakat di wilayah teritorialnya, juga perlu dipahami dan diwujudkan dengan baik oleh pejabat Danrem 132/Tadulako yang baru, agar dalam menyikapi setiap permasalahan yang terjadi di wilayah, dapat dilakukan secara bersama-sama dan terintegrasi dengan semua komponen dimana dalam waktu dekat kita akan dihadapkan pada agenda Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014, yang saat ini masing-masing kandidat sudah mulai gencar melakukan manuver politik. Terkait dengan itu, kepada para pimpinan satuan, termasuk kepada Danrem 132/Tadulako yang baru, agar selalu mencermati perkembangan situasi dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga sewaktu-waktu diperlukan untuk digerakkan dalam menghadapi situasi yang berkembang, satuan yang dipimpinnya dalam keadaan kesiapan yang tinggi untuk tetap dan selalu menjaga Netralitas TNI. Ini adalah perintah dan sudah menjadi harga mati bagi prajurit. Jika ada yang melanggar ketentuan tersebut, tentu sangsinya sangat berat sehingga sesulit apapun tugas yang akan kita hadapi di lapangan, saya berpesan tetap junjung tinggi netralitas yang selama ini menjadi komitmen prajurit TNI, selanjutnya kepada Kolonel Inf Tri Soewandono beserta Nyonya, yang akan meninggalkan Kodam VII/Wirabuana, saya ucapkan selamat jalan dan selamat mengikuti pendidikan di Lemhannas RI, semoga berhasil dan sukses serta kepada Kolonel Inf Ilyas Alamsyah yang sebelumnya menjabat Asisten Intelejen Kostrad, saya ucapkan selamat bertugas.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

DANREM 132/TADULAKO DISERAHTERIMAKAN