TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

KASDIM 1006/MTP LOKAKARYA KAWASAN PENGEMBANGAN PERTANIAN EKONOMI TERPADU KABUPATEN BANJAR

By 31 Dec 2014 16:56Kodam VI/Mulawarman
20141229d

Martapura, (23/12). Bertempat di Mahligai Sultan Adam Kabupaten Banjar dilaksanakan Lokakarya Kawasan Pengembangan Pertanian Ekonomi Terpadu Kabupaten Banjar yang diselenggarakan Bappeda Kabupaten Banjar dibuka oleh Asisten III Bidang Admnistrasi Pemda Kabupaten Banjar Bapak Drs.H.Wildan MM dengan pembicara Kasdim 1006/Mtp Mayor Arm Answari Jadi, S.Sos menyampaikan Peran TNI dalam Pengembangan Pertanian Ekonomi Terpadu di Kabupaten Banjar, Prof. Dr. Hj. Salamiah menyampaikan Konsep Pertanian Terpadu, Dr. Slamat, Msi menyampaikan Kegiatan Perikanan Budidaya Tepat Guna dan Prof. Dr. Rusdi H.A menyampaikan Konsep Industri Berbasis Sumberdaya Lokal yang diikuti 133 orang peserta.

Latar belakang FAO (Food and Agricultural Organization) : Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia dan pemenuhannya masuk dalam kategori HAM (Hak Azasi Manusia). Pemerintah wajib menyediakan pangan yang layak bagi penduduknya, semua negara menetapkan ketahanan pangan sebagai satu tujuan Pembangunan Nasionalnya.

Ketahanan Pangan yaitu Kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan individu dalam jumlah yang cukup, bermutu, aman, bergizi, merata, terjangkau serta sesuai dengan keyakinan dan budaya. Pembangunan Pangan Nasional ditujukan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sampai tingkat individu berdasarkan kemandirian dan kedaulatan pangan.

Kondisi saat ini,Pangan yang terdiri dari Padi, Jagung dan Kedelai merupakan kebutuhan dasar manusia yang memiliki keterbatasan lahan, perubahan iklim, bencana alam sehingga produksi pa ngan menurun akibatnya mengimpor bahan pangan dari luar untuk memenuhi swasembada pangan.

Pemenuhan kebutuhan pangan tidak hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian , tapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa (lintas sektor/instansi), termasuk TNI, khususnya TNI-AD. Peran TNI-AD menjalankan fungsi pembinaan teritorial, didukung kesiapan personil dan peralatan sebagai potensi mitra strategis dalam pencapaian pemenuhan kebutuhan pangan.

Nilai Lebih Masing-Masing Institusi yaitu Kementerian Pertanian memiliki Program dan Kegiatan Peningkatan Ketahanan Pangan, Penguasaan Teknologi Pertanian, UPT (Unit Pelaks Teknis) Pertanian di daerah dan Kewenangan Membina Masyarakat Petani. Sedangkan TNI Angkatan Darat memiliki Personil hingga wilayah pelosok, terpencil dan perbatasan, Sumberdaya peralatan/Zeni, Sistem Komando dan kewenangan membina teritorial wilayah pertahanan.
Kerangka kerja TNI-AD menegakkan kedaulatan Negara dan mempertahankan keutuhan NKRI di wilayah darat dengan Operasi Militer Perang (OMP) yaitu melalui Pertempuran, Pembinaan Kukatan (Binkuat) dan Pembinaan Teritorial. Sedangkan tugas TNI-AD pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu pelaksana daerah melalui Satkowil, Wilhan dan Masyarakat.

Peran TNI dalam pengembangan Pertanian Ekonomi Terpadu di Kabupaten Banjar bersama Petugas Pertanian dan PPL untuk mengamankan; memperlancar dan menggerakan petani calon penerima manfaat agar dapat melaksanakan kegiatan sesuai pedoman teknis; pedoman bansos dalam waktu yang telah ditetapkan serta membantu dalam pembuatan laporan.

Strategi mewujudkan swasembada pangan di wilayah Kabupaten Banjar yaitu : Menindaklanjuti hasil Nota Kesepahaman antara Gub Kalsel dgn Pangdam VI/Mlw, Melaksanakan kegiatan Survey Investigation Design (SID), Melaksanakan pengkaderan dan penataran bagi aparat Kowil (Danramil dan Babinsa, Melaksanakan sosialisasi bersama Mahasiswa Pertanian kepada para petani, Membuka lahan pertanian dan ladang baru sesuai alokasi yang sudah ditentukan oleh Pemda, Membuat irigasi melalui kegiatan Karya Bakti Skala Besar , Penyediaan bibit unggul, Menyiapkan Babinsa sbg tenaga pendamping, Penyediaan pupuk organik dan Membantu memasarkan hasil produksi pertanian.
(Kodim 1006/Mtp)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KASDIM 1006/MTP LOKAKARYA KAWASAN PENGEMBANGAN PERTANIAN EKONOMI TERPADU KABUPATEN BANJAR