TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Korem 084/BJ & Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu-lintas

By 02 Dec 2014 07:38Kodam V/Brawijaya
3. POLWAN MEMBERI CONTOH DEMO ISYARAT RAMBU-RAMBU

Korem 084/Bhaskara Jaya dan Satlantas Polrestabes Surabaya mengadakan sosialisasi bersama tentang Keselamatan Berlalu-lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan di Aula Bhaskara Makorem 084/BJ. Sosialisasi keselamatan Berlalu-lintas diikuti oleh 315 orang gabungan prajurit dan PNS dari Korem 084/BJ, Kodim-kodim jajaran Korem, Satuan Balakrem dan Satlantas Polrestabes Surabaya.

Danrem 084/BJ Kolonel Arh Nisan Setiadi, SE. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 084/BJ Letnan Kolonel Inf Agung Dwi Kuncoro mengatakan bahwa sosialisasi keselamatan berlalu-lintas bertujuan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya pelanggaran lalu-lintas termasuk kecelakaan lalu lintas di jalan. Selain itu untuk mengenalkan isi dan implementasi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan serta tata tertib berlalu lintas di jalan raya kepada para prajurit dan PNS jajaran Korem 084/BJ.

Setelah mengenal dan memahami apa isi UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu-lintas dan angkutan jalan serta tata tertib berlalu lintas di jalan raya, diharapkan seluruh anggota sadar akan kewajiban dan keharusan sebagai warganegara untuk secara sukarela mentaati segala peraturan dan tata tertib lalu-lintas, sehingga siap menerima sanksi, resiko dan akibatnya jika seseorang melanggar hukum dan tata tertib berlalu-lintas. Dengan mentaati segala peraturan dan tata tertib lalu-lintas diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu Kasatlantas Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Raydian K. dalam awal paparan materinya menjelaskan tentang situasi lalu-lintas Kota Surabaya yang cukup rawan karena jumlah penduduk yang besar 2.828.927 orang dan jumlah kendaraan bermotor 4.541.629 tidak sebanding dengan ketersediaan jalan raya yang cukup. Angka pertambahan rata-rata jumlah kendaraan bermotor roda dua 13.441 unit/bulan dan roda empat 4.042 unit /bulan dihadapkan dengan pertambahan jalan baru yang terbatas akan menambah kerawanan dan kemacetan di jalan. Selain itu jumlah personil Satlantas yang sangat terbatas dihadapkan dengan jumlah penduduk dan kendaraan bermotor, di mana 1 anggota mengawasi 6.735 orang penduduk, 1 anggota harus mengawasi 10.813 kendaraan bermotor. Semua kondisi tersebut akan menambah potensi terjadinya pelanggaran, kecelakaan dan korban kecelakaan lalu-lintas.

Lebih jauh Kasatlantas menyebut bahwa dalam pelaksanaan operasi Zebra Semeru 2014 terjaring banyak pelaku pelanggaran lalu-lintas. Kebanyakan dari kasus pelanggaran lalu-lintas, dapat disimpulkan bahwa mayoritas melanggar karena tidak mentaati peraturan lalu-lintas seperti, melanggar ketentuan/aturan marka jalan, rambu-rambu lalu-lintas, tidak menggunakan kelengkapan Helm SNI dan tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. Untuk Kasatlantas berharap anggota Korem 084/BJ dan jajarannya tetap setia menjadi pelopor dan teladan dalam keselamatan berkendaraan/berlalu-lintas di jalan raya bagi warga masyarakat yang lain.

Untuk mengurangi angka kecelakaan, Dimas seorang instruktur Safety Riding dari MPM Motor mengingatkan tentang pentingnya mewaspadai ada 4 faktor penyebab terjadinya kecelakaan diantaranya : faktor kondisi manusia, kondisi kendaraan dan kondisi lingkungan.

Hadir dalam sosialisasi keselamatan berlalu-lintas Kasrem 084/BJ, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, prajurit dan PNS jajaran Korem 084/BJ serta anggota Satlantas Polrestabes Surabaya, kegiatan olah raga bersama berjalan aman, tertib dan lancar.(Pen084)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Korem 084/BJ & Satlantas Polrestabes Surabaya Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu-lintas