Kostrad

PATROLI KOORDINASI PENGAMAN PERBATASAN ANTARA SATGAS YONIF LINUD 433/JS KOSTRAD DENGAN TDM DI POS GABUNGAN BERSAMA SIMANGGARIS

Oleh 01 Des 2014 No Comments
#TNIAD 

Nunukan (29/11) Kasrem 091/ASN Kolonel Budi Edward selaku Wakil Komandan Komando pelaksana operasi pengamanan perbatasan RI – Malaysia mendampingi Panglima Brigade 5 Tentara Diraja Malaysia Brigadir Jenderal H. Jalaludin Bin H. Manan, sabtu 29 Nopember 2014 menutup secara resmi pelaksanaan patroli koordinasi pengaman perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia di pos Gabungan Bersama Simanggaris yang ditandai dengan upacara penutupan.

Upacara penutupan patroli koordinasi yang melibatkan 26 prajurit TNI dan 27 prajurit TDM ini dihadiri masing-masing dari pihak TNI AD antara lain Kepala Seksi Logistik Korem 091/ASN Letnan Kolonel Art Andi Kaharuddin, Dansatgas Yonif Linud 433/JS Letkol Inf. Agustatius Sitepu S. Sos, Msi, Kepala Penerangan Korem 091/ASN Mayor Inf. Sudiman Purba, SE, LO TNI di Malaysia Mayor Inf Andi Hasbullah dan dari pihak TDM antara lain Komandan Batalyon ke 7 Rajimen Askar Melayu Diraja Letkol Nur Azizi Bin Abdullah, LO TDM di Samarinda Kapten Fais.

Dalam amanat tertulisnya Panglima TDM mengatakan kegiatan patroli koordinasi dengan titik start di Serudong Malaysia tanggal 21 Nopember 2014 dan finish di pos Gabma Simanggaris Indonesia, ini sangat penting dilakukan dimana bertujuan untuk menyamakan pemahaman, persepsi tata letak patok perbatasan antara Satgas Yonif Linud 433/JS Kostrad dengan TDM yang ditinjau selama pelaksanaan patroli, sehingga kegiatan serupa perlu dirancangkan ditahun-tahun mendatang.

Baca juga:  Saka Wira Kartika adalah Sarana Mengembangkan Pendidikan Bela Negara

Usai upacara dilanjutkan kegiatan penanaman pohon oleh Panglima TDM dan Kasrem 091/ASN serta didampingi Dansatgas Yonif Linud 433/JS Letkol Inf. Agustatius Sitepu S. Sos, Msi penanaman pohon ini sebagai simbol mendukung program penghijauan dan perlunya menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah perbatasan kedua negara.

Ditanya mengenai apakah ada pelanggaran atau permasalahan perbatasan yang ditemukan, Panglima TDM mengatakan tidak adanya permasalahan berarti, dan kalaupun ada akan dicarikan solusi terbaik guna kepentingan kedua negara yang bertetangga dalam rangka menjaga kehormatan dan kedaulatan masing-masing negara.

Berita Terkait

Komentar