TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Panglima TNI : “Hindari dan Buang Jauh Sikap Primitif dan Premordial”

By 20 Jan 2015 08:13Kodam XIV Hassanudin
17-an

Panglima TNI mengatakan selaku pimpinan TNI, mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas capaian kinerja selama kurun waktu 2014, selanjutnya untuk kita tingkatkan di tahun 2015, yang pasti kita berharap hari ini harus lebih dari hari kemarin, hal ini sangat tergantung kepada semangat dalam bekerja. kita bekerja bukan saja mencari dan mencapai sukses, tetapi lebih dari itu kita bekerja untuk menambah nilai sikap dan perilaku prestasif yang berdimensi ibadah.

Demikian antara lain dikemukakan Panglima TNI dalam amanatnya yang diwakili dibacakan oleh Danrem 141/Tp Kolonel Kav Purnomo Sidi, S.I.P, M.H, pada upacara bendera 17-an, Senin (19/1), di Lapangan Apel Makorem 141/Tp.

Oleh karena itu, lakukan peran dan laksanakan tugas dengan sebaikbaiknya, karena sekecil apapun peran dan tugas para prajurit dan pns TNI sekalian, akan memberikan nilai prestasif dan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas TNI secara makro, karena para prajurit dan pns TNI bekerja dalam satu sistem TNI.

Dalam kaitan tersebut, Panglima berharap di tahun 2015 ini, TNI harus bekerja lebih semangat, karena semangat membuat kita bisa naik satu tingkat lebih tinggi dan menjangkau sedikit lebih jauh. Semangat bukan berarti bekerja setengah hati, tapi semangat adalah bekerja dengan totalitas sepenuh hati, jiwa dan raga.

Kita harus menjaga dan membina budaya bersemangat, karena dengan bersemangat berarti kita bersyukur atas Anugerah Tuhan, dan dapat menginspirasi orang lain untuk juga bersemangat dalam bekerja. Orang yang bersemangat akan memiliki disiplin diri yang kuat dan tidak mudah puas dengan hasil di bawah kemampuan terbaiknya.

Untuk itu, Panglima  tekankan kepada unsur pimpinan di jajaran TNI untuk senantiasa membangun semangat bekerja dan bertugas seoptimal mungikn, dengan senantiasa mengimplementasikan kepemimpinan lapangan yang komunikatif dan akomodatif.

Pedomani ’’sapta cita pokok-pokok kebijakan panglima TNI tahun 2015’’, dalam penyusunan program dan kegiatan satuan, guna menjamin keberlanjutan pembangunan tni. Laksanakan back to basic permildas atau peraturan militer dasar TNI, karena permildas adalah karakter, jati diri, dan disiplin yang menjadi ciri khusus prajurit TNI.

Oleh karena itu, permildas para prajurit tni tidak boleh luntur oleh gerusan pengaruh lingkungan dan budaya global yang cenderung mendorong kepada kebebasan di segala bidang. Perkuat terus soliditas dan solidaritas di dalam satuan, serta antar satuan di jajaran TNI, dan bangun komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat dimanapun kalian sedang bertugas, karena keberadaan para prajurit dan PNS TNI harus menjadi pemersatu, serta dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi lingkungan masyarakat.

 Dalam kaitan tersebut, hindari dan buang jauh-jauh sikap-sikap primitif dan premordial yang mendorong melakukan perbuatan tidak menyenangkan, perkelahian, narkoba dan tindakan kriminal lainnya, yang akhirnya akan merugikan diri sendiri, satuan serta masyarakat. Jaga kesiapsiagaan satuan dengan berlatih dan terus berlatih, karena dipastikan tugas TNI ke depan akan semakin tidak ringan, dihadapkan kepada kecenderungan perkembangan lingkungan yang bergerak dinamis.

Laksanakan setiap tugas dengan sebaik-baiknya, dengan dilandasi keimanan, semangat, ikhlas dan penuh dedikasi, sehingga dapat menjadi sebuah prestasi serta nilai ibadah bagi masing-masing kita sekalian. Sekali lagi, Panglima ingatkan bahwa prajurit TNI harus memiliki loyalitas tegak lurus kepada negara, dan bekerja dengan prinsip kesatuan komando “unity of command”, guna mendukung setiap kebijakan dan hak prerogratif presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Dinas Penerangan Kodam IX/Udayana Puspen TNI Kodam XII/Tanjungpura Kodam Jaya Kodam Iskandar Muda Kodam IV/Diponegoro Kodam II/Sriwijaya Kodam V/Brawijaya
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Panglima TNI : “Hindari dan Buang Jauh Sikap Primitif dan Premordial”