TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Penglima TNI: Pemimpin Harus Mampu Berinovasi

By 26 Jun 2015 11:09Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko mengingatkan agar sosok Panglima penggantinya kelak dapat terus melakukan inovasi dan pembinaan pasukan.

Ditegaskan Moeldoko, selain melakukan inovasi dan pembinaan pasukan, tugas utama Panglima TNI juga harus mampu men­dorong peningkatan kese­jahteraan prajurit.

Menurut saya panglima jika tidak berinovasi, per­cuma saja. Panglima TNI selain melakukan pembi­naan juga harus meningkat­kan kesejahteraan anak buahnya, kata Panglima TNI saat upacara penyera­han bantuan keramik, untuk kepentingan pembinaan kesatuan, teritorial dan kesejahteraan prajurit di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam bidang pembi­naan, dicontohkan, TNI sudah memperkuat Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), membentuk orga­nisasi baru di bawah ko­mando TNI, termasuk mem­bentuk pasukan khusus gabungan.

 Di bidang kesejahteraan prajurit, Panglima TNI Moeldoko yang sudah mendekati masa pensiun itu sudah menyusun ren­cana strategis (renstra) dan ikut mendorong naiknya remunerasi.

Diakui Panglima, dalam bidang kesejahteraan pra­jurit, utamanya dalam pemenuhan perumahan pra­jurit masih jauh dari hara­pan. Saat ini, baru sekitar 48 persen perumahan yang dapat dipenuhi.

Artinya pemenuhan perumahan prajurit masih kurang 52 persen. Untuk itulah kami menyusun ren­cana strategis, membuat pemenuhan rumah prajurit,” ujar Panglima.

Atas berbagai upaya yang sudah dilakukan, ter­masuk menggandeng sejumlah kalangan pengu­saha, Moeldoko mengaku tidak khawatir dikritik. Semua dilakukan berda­sarkan keinginannya meningkatkan kesejahte­raan prajurit.

Saya tidak terlalu perduli dikritisi. Saya terima asal prajurit saya sejahtera. Seperti terobosan baru yang dilakukan. Peranggota pra­jurit yang hanya menerima 60 meter persegi keramik, mereka sudah cukup baha­gia,” kata Moeldoko.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI memang menerima penyerahan ban­tuan keramik dari PT Arwana Citra Mulia. Bantuan yang diberikan meliputi tiga tahap. Yakni tahap pertama sebanyak 35.171 meter pesegi.

Kemudian tahap kedua sebanyak 25.020 meter persegi dan tahap ketiga sebanyak 35.040 meter persegi. Sehingga total ban­tuan yang diterima lebih dari 90 ribu meter persegi yang diberikan kepada Tamtama, Bintara hingga PNS Golongan I-III Mabes TNI.

Di tempat terpisah, Partai Hanura tidak akan herusaha mengganggu Pre­siden Joko Widodo terkait apapun yang disiapkan sang presiden dalam rencana reshuffle kabinet. Bagi Ha­nura, yang terpenting ada­lah setiap kebijakan presi­den berbuah hal baik bagi pelaksanaan prinsip Nawacita dan Trisakti.

Kalau masalah men­teri, kita serahkan kepada presiden untuk mengatur. Mau berapa orang yang diambil, dari partai atau non partai, yang   penting   kesta­bilan    ekonomi     membaik     yang   pentin , beri kesem­patan kepada Nawacita dan Trisakti terlaksana, tegas Ketua Fraksi Hanura,  Nurdin Tampubolon.

Dia melanjutkan pihak­nya takkan meminta-minta jatah kursi menteri kepada Presiden Jokowi. Secara terpisah, Ketua DPP Partai Hanura, Miryam Haryani, menambah­kan bahwa pihaknya ber­sedia bila diberi kursi menteri tambahan oleh Presiden Jokowi. Walau ditegaskannya, Hanura tak­kan meminta jatah kursi menteri.

Reshuffle itu kan memang kebutuhan presi­den. Tapi jangan atas dasar desakan politik. Itu haknya beliau. Jangan ada desakan politik yang tak jelas, kata Miryam.

Kadispenal

Jabatan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) resmi dise­rah terimakan dari pejabat lama Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir kepada pejabat baru Kolonel Laut (P) M. Zainudin, di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.

Upacara serah terima jabatan Kadispenal dipim­pin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi serta dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Widodo, para Irienal, Koorsahli Kasal, para Asisten Kasal, serta para Kasatker Mabesal lainnya.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi. dalam amanatnya mengatakan, bahwa Dispenal yang ber­tugas membantu Kasal dalam pelaksanaan kegiatan penerangan meliputi penerangan pasukan, pene­rangan umum serta pembinaan sejarah di lingkungan TNI AL. sangat penting perannya dalam mempublikasikan dan menyosiali­sasikan, berbagai kegiatan kedinasan dan kebijakan pemimpin TNI AL. kepada seluruh personel TNI AL dan masyarakat. Muara dari tugas berat yang dipikul tersebut adalah untuk mewujudkan citra positif TNI AL di tengah masyarakat, katanya.

Kasal menambahkan, dinamika perkembangan lingkungan strategis global, regional maupun nasional maka ke depan tugas TNI AL semakin kompleks dan penuh dengan tantangan. Dalam era globalisasi dan keterbukaan informasi saat ini, peranan publikasi san­gat penting sebagai brand making setiap institusi dalam mewujudkan tujuan­nya, disamping itu publika­si juga digunakan sebagai image building. untuk mewujudkan kepercayaan publik terhadap institusi yang bersangkutan. (Sumber:HU Suara Pembaran)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Kodam II/Sriwijaya Puspen TNI Kodam V/Brawijaya Kodam IX/Udayana Kodam IV/Diponegoro Kodam XVII/Cenderawasih
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Penglima TNI: Pemimpin Harus Mampu Berinovasi