TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kodam XVII/Cenderawasih Menggelar Armada Trasnportasi Dan Tenaga Medis Untuk Membantu Masyarakat Di Agandugume Dan Tolikora

By 24 Jul 2015 09:13Kodam XVII/Cenderawasih
PANGDAM

Wamena (23/7/2015) Panglima Daerah Militer XVII/Cendrawasih Mayor Jenderal Fransen G. Siahaan, S.E memerintahkan jajaranya untuk menggelar seluruh Armada transportasi, baik Darat maupun Udara. Semua logistik bantuan dari Pemerintah daerah dari pemerintah pusat akan segera didorong. Pangdam juga menyiapkan tenaga medis yang diterjunkan untuk membantu masayarakat yang sakit di daerah bencana.

Hari ini Pangdam yang didampingi Danrem 173/ PVB dan Aster Kasdam XVII/Cend bertolak ke Wamena untuk mengirim bahan bantuan berupa sembako sebanyak 15 ton. Masing-masing di kirim ke tiom kab lani jaya lewat Jalan darat sebanyak 10 ton dan lewat udara dengan heli sebanyak 5 ton. Hal ini dilakukan untuk mengurai berbagai kendala bantuan dari Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifa Indar Parawansa beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kab. Mimika, Distrik Agandugume Kab. Puncak dan Distrik Karubaga Kab. Tolikara tanggal 21 s.d 22 Juli 2015 yang lalu karena terkendala cuaca yang tidak menentu.

Penyaluran bantuan logistik tanggap darurat kepada masyarakat terdampak bencana di lokasi-lokasi bencana alam Agandugume dipantau secara ketat oleh Kodam XVII/Cenderawasih sehingga pendistribusian dapat lebih diprioritaskan terhadap warga korban bencana yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut. Fokus pendistribusian logistik yaitu kepada masyarakat di lokasi bencana dengan mengutamakan korban bencana yang terpuruk. Selanjutnya tenaga medis dari Rumah Sakit Kodam XVII/Cenderawasih Marthen Indey Jayapura juga akan dikirim ke Agandugume untuk melaksanakan pengobatan kepada masyarakat yang terserang sakit-penyakit.

Bantuan logistik kepada masyarakat bencana alam di Kab. Lani Jaya, Kab. Puncak & Kab. Nduga dalam pantauan dan pengawasan Kodam XVII/Cenderawasih yaitu bantuan dari Pemerintah Kab.Lany Jaya yang telah terkirim pada tanggal 14 juli 2015 beras 5 ton, mie gula kopi, minyak goreng,obat-obatan disalurkan ke lokasi bencana yaitu distrik Wanobarat, distrik Kuya Wage dan distrik Gua Baliem. Bantuan yang belum terkirim dan masih di Tiom yaitu beras 50 kg (19 sak), beras 15 kg (74 sak), bantal-kasur 8 buah, obat-obatan 10 karton, beberapa alat masak dan petugas Medis disebabkan faktor cuaca dan tranportasi yang hanya bisa ditempuh dengan Heli dan pesawat pilatus. Sedangkan bantuan dari PT.Freeport terkirim tgl 19 Juli 2015 berupa Bahan makanan 1 ton beras, 100 karton Supermi, 250 Kg Gula, 50 karton air mineral dan 50 karton Biskuit, 50 karton air mineral dan 50 karton biskuit langsung dari Timika ke Distrik Agandugume, Kab. Puncak Ilaga. Bantuan dari Mensos 15 Ton beras selimut 300 lembar; mie instant 600 doz; lauk pauk 600 paket; makanan anak 600 paket;posisi masih di Wamena dan bantuan dari Pem Prov 13, 5 ton campuran beras, indomie, biskuit dan obat-obatan posisi di Wamena. Hari ini (23/7), bantuan dari pemerintah Provinsi Papua berupa beras sebanyak 10 Ton akan dikirim ke Tolikara.(Pendam17Cenderawasih)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kodam XVII/Cenderawasih Menggelar Armada Trasnportasi Dan Tenaga Medis Untuk Membantu Masyarakat Di Agandugume Dan Tolikora