TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Jalan Pegunungan Menoreh Jadi Sasaran TMMD

By 08 Oct 2015 13:44Kodam IV/Diponegoro
DSC_0078

Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos bertindak selaku inspektur upacara pada pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2015 di Halaman Pesanggrahan Majaksingi Pemkab Magelang, Kamis (8/10).

Kepala Staf TNI Angkatan Darat dalam sambutan yang dibacakan oleh Dandim 0705/Magelang menjelasakan bahwa program TMMD Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat. Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD, serta disusun dengan sistem “bottom up planning”.

Justru karena itulah, peran dan kerjasama yang erat dari semua stakeholder, baik Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah, BUMN/ BUMD, Swasta yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD.

Program TMMD telah membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  Melalui program TMMD secara berkesinambungan, diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan Pertahanan Negara.

Pada TMMD yang mengambil lokasi di Desa Majaksing Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang itu para personel TNI – Polri dan masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecoran jalan sepanjang 1 kilomerter.

Lokasai TMMD sekarang ini adalah salah satu wilayah yang sulit dijangkau, dengan kondisi pegunungan sehingga jalan penuh dengan tanjakan. Dengan kondisi medan yang seperti itu maka pekerjaan ini tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Dengan kondisi yang serba sulit, personel Kodim 0705/Magelang setiap hari bahu-membahu bersama warga melaksanakan pengerasan jalan. Setiap hari para personel yang terlibat TMMD harus melansir material. Hal itu disebabkan karen kendaraan pengankut material tidak bisa mencapai lokasi.

TMMD yang direncanakan selama 21 hari ini diharapkan bisa myelesaikan pengerasan jalan di pegunungan Menoreh  pegunungan sepanjang 1 kilometer. Mengingat sulitnya medan dan pekerjaan, Dandim berpesan agar para personel yang terlibat supaya tetap semangat. Namun tetap mengutamakan faktor keamanan dalam bekerja.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Jalan Pegunungan Menoreh Jadi Sasaran TMMD