TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Rehab Rumah Veteran Ringankan Beban Hidup Pejuang

By 26 Oct 2015 10:41Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Sebanyak 21 rumah milik anggota Veteran menjadi sasaran program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) Korem 051/Wijayakarta kerjasama dengan Perusahaan Gas Negara (PGN).Dari jumlah itu, Lima rumah diantaranya milik anggota Veteran yang berada di tiga Kecamatan di wilayah Kodim.

Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok Letkol Inf Santosa menjelaskan program ini bertujuan semata mata untuk meringankan beban hidup keluarga para veteran yang telah berjasa kepada negara sekaligus untuk menunjang kesehatan lingkungan anggota veteran. Dari 20 rumah veteran yang diusulkan untuk diperbaiki, ternyata hanya lima rumah yang memenuhi syarat dan kriteria dalam program perbaikan itu.

Adapun syarat dan kriterianya, kata Santosa, rumah tersebut memang benar-benar layak untuk direhab sesuai dengan penilaian dari Kodam dan PGN, serta rumah yang akandirehab merupakan rumah milik sendiri dan sudah bersertifikat.

Kelima rumah veteran Depok yang mendapat bantuan rehab itu, tiga rumah berada diwilayahi Kecamatan Sukmajaya, yaitu rumah Widya Sripeni dijalan Angsana 1 no 326 RT01/06, Popo Rochyan Jalan Cakalele 1 no 90 RT01/11, dan Komar Ali di Jalan Flamboyan no 7.

Kemudian satu rumah milik Dul bin Tiin di Kecamatan Sawangan, dan satu rumah lagi di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor. Dana untuk pengerjaan renovasi setiap satu rumah sebesar Rp. 40 juta, dan waktu pengerjaan perbaikan dilakukan selama 21 hari. Pekerjaan renovasi oleh anggota Koramil terdekat, jelas pria kelahiran Jepara 17 Januari 1968 itu.

Menurut Perwira lulusan Sekolah Perwira (SPA) PK angkatan 1995 itu. Pekerjaan rehab dilaksanakan serentak di tiga wilayah, yaitu di Koramil 03/Sukmajaya, Koramil 05/Sawangan dan Koramil 04/Bojonggede. Rehab meliputi pemasangan plafon, tembok baru, ganti kusen, pemasangan keramik, perbaikan kamar mandi, pengecatan, dan penggantian atap.

Kami terjunkan enam personil setiap rumah untuk pekerjaan perbaikan. Diharapkan perbaikan bisa selesai tepat waktu sehingga keluarga anggota Veteran bisa tinggal lebih nyaman,  ungkap pria yang gemar mengkonsumi pecel madiun itu.

Proses pengerjaan rehab pun mendapat perhatian serius Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta, Kolonel Inf Suharyanto. Danrem meninjau langsung pekerjaan rehabilitasi di wilayah Kodim Depok yaitu di wilayah Koramil Bojonggede dan Sawangan.

Menurut Danrem, peninjauan yang dilakukan hanya bersifat sample saja. Ia menjelaskan dalam program ini ada 21 rumah yang direhab Korem 051/Wkt. Ke 21 rumah itu terdiri dari sembilan rumah di Kota Bekasi, tujuh rumah di Kabupaten Bekasi dan lima rumah di Kota Depok.

Ini merupakan program sosial dan bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat. Kalau dananya kurang, maka Koramil harus bisa mengatasinya. Danramil harus sedekah, ganjarannya di akherat nanti,  jelas Suharyanto usai meninjau rumah veteran Dul bin Tiin di Kelurahan Bedahan, Sawangan, didampingi Dandim Depok, Kapolsek Sawangan Komisaris Nurhayati, dan Danramil 05/Sawangan Kapten Inf Ibrahim.

Danrem menjelaskan, meskipun tidak ditargetkan waktu pengerjaannya, namun sudah menjadi kebiasaan TNI, setiap proses pembangunan bisa selesai dalam waktu 21 hari.  Rehab rumah Veteran ini juga dibantu pihak kepolisian, mudah-mudahan program ini dapat mengetuk pemerintah daerah untuk bisa membantu warga memiliki rumah layak huni,  tandas Suharyanto.

Menyikapi program rehab itu, pemerintah Kota Depok memberikan apresiasi kepada TNI  AD mulai dari Kodam Jaya, Korem, Kodim hingga Koramil. Seperti diungkapkan Camat Sawangan Eko Herwiyanto saat menghadiri pencanangan rehab rumah veteran di wilayahnya. Ia menyatakan apresiasi setinggi-tingginya Sekaligus berterima kasih kepada Kodim Depok karena telah membantu merehab salah satu rumah warganya di kelurahan Bedahan. Menurut dia, Program rehab rumah dari Kodim Depok ini merupakan bukti terjalinnya sinergitas antara pemerintah dan TNI.

Ini khusus program TNI, pemerintah juga ada program perbaikan RTLH yang dibiayai APBD, ada juga dari APBN. Semua ini semata-mata demi kesehjateraan warga.  Mudah-mudahan TNI semakin dicintai warga dan semakin kokoh, tandas Eko.

Hal yang sama juga dikatakan, Camat Sukmajaya, Dadang Wihana. Ia mengatakan tiga rumah warganya mendapat bantuan program rehab rumah dari Kodim Depok.  Karenanya, kata Dadang program rehab bagi anggota Veteran, ini merupakan sebuah titian kasih antara prajurit aktif dengan purnawirawan.

Alm Serda Pranggano memiliki jasa untuk negara. Jadi, kegiatan ini merupakan hal yang positif dan kami selalu support berbagai program TNI yang benar-benar manunggal kepada rakyat. TNI sudah banyak berbuat, tidak hanya rehab rumah, tapi ada perbaikan jamban dan aksi bersih Sungai Ciliwung, ungkapnya.

Para anggota Veteran penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas kepedulian TNI membantu memperbaiki rumah mereka. Seperti di ungkapkan, Dul bin Tiin anggota Veteran berusia 85 tahun warga RTOl/O6, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok.  Kakek dengan empat anak itu tak kuasa menahan linangan air mata saat rumahnya diperbaiki TNI. Kondisi rumahnya semula rusak dibagian atap, tembok mengelupas, plafon, dan selalu bocor saat hujan.

Alhamdulillah, setelah diperbaiki rumah saya jadi berubah dan sangat nyaman ditempati. Saya bersyukur dibantu TNI, tutur pria pensiunan TNI AD dengan pangkat Sersan itu.

Yakub putra Dul bin Tiin menambahkan dirinya sangat senang dan berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim Depok dan Koramil Sawangan yang telah merehab rumah orang tuanya. Ini merupakan bentuk penghargaan buat Veteran. Saya tidak menyangka dan tidak bisa diungkapkan, Ini bantuan yang tidak terhingga, ungkap Yakub.

Rasa syukur juga diungkapkan Widya Sripeni (65), istri dari anggota Veteran Alm Serda Marinir Pranggano. Ia mengaku sangat bersyukur karena rumahnya yang rusak sejak 10 tahun terakhir akhirnya bisa diperbaiki melalui bantuan TNI.  Saya tidak menyangka rumah saya diperbaiki, ternyata saya masih diperhatikan oleh TNI, tutur lidya yang telah memiliki empat cucu itu.

Wanita dengan lima anak itu menceritakan bahwa suaminya telah mengabdi kepada negara selama 35 tahun sebagai  anggota TNI. Bahkan sejumlah penghargaan telah diterimanya, diantaranya Setya Lencana Wira Dharma, dan Setya Lencana Seroja.  Suami saya pernah ditugaskan di Timor-timor dan Malaysia. Setelah suami saya meninggal tahun 2005 lalu, saya dan anak-anak tidak berdaya untuk memperbaiki rumah, ungkap Widya warga Jalan Angsana I, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Ia menceritakan, kondisi rumahnya yang ditempati sejak tahun 1978 itu rusak dibagian atap, talang bocor, kamar mandi, dan selalu bocor saat hujan. Kondisi rumah sudah tidak nyaman untuk ditinggali, namun apa daya, hanya rumah ini satu-satunya yang saya miliki bersama almarhum suami, terangnya.

Karena itu, lanjut Lidya.dengan adanya program rehab dari TNI ini, dirinya mendoakan agar TNI tetap maju dan jaya selalu. Demikian pula dikatakan Popo Rochyan, anggota Veteran di Jalan Cakalele 1, kelurahan Mekarjaya.Ia tidak menyangka kalau dirinya masih mendapat perhatian dari Kodim Depok mendapatkan bantuan merehab rumahnya. Saya sangat bersyukur, orang kecil seperti saya masih diperhatikan. Terima kasih Kodim Depok, semoga TNI tetap peduli dengan rakyat kurang mampu, ungkap kakek pensiuanan TNI AL itu. (Sumber: HU Pelita)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Rehab Rumah Veteran Ringankan Beban Hidup Pejuang