TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

TNI Bantu Pantau Harga Kebutuhan Pokok

By 07 Oct 2015 10:06Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Korem 061/Suryakancana, Kota Bogor, Jawa Barat, membantu memantau harga bahan pokok di pasar tradisonal di wilayah teritorialnya sebagai bagian dari program kemanunggalan TNI bersama masyarakat.

Pemantauan harga bahan, pokok menjadi tugas kami, bagaimana mengawa sistabilitas harga yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Kami laporkan setiap minggu secara berjenjang dan kepemerintah daerah setempat, kata Koman dan Korem 061/Surya kancana Kolone lInf Fulad usai peringatan HUT Ke-70 TNI di Bogor, Senin.

Fulad mengatakan pemantauan harga dilakukan oleh anggota Babinsa yang wilayahnya terdapat pasar. Laporan tersebut disampaikan setiap minggu secara acak di beberapa pasar.

Kami melaporkan perkembangan harga, termasuk standar harga dari pemerintah, bagaimana penambahan suplai adakah permainan harga. Dengan mengetahui harga kita dapat mengetahui apabila ada yang nakal, spekulan yang bermain,  katanya.

Dikatakannya, TNI sudah menandatangani kerjasama dengan Kementerian Pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan, hal ini diteruskan oleh masing-masing satuan TNI di wilayah termasukKorem 061/Suryakancana.

Jadi tugas TNI tidak hanya ketahanan pangan, memberikan pendampingan kepetani dan mengawasi peredaran pupuk subsidi, tetapi juga ketersediaan pangan di pasar termasuk pemantauan harga. Setiap laporan kita evaluasi, agar tidak ada manipulasi, katanya

Menurut Fulad, pemantauan harga kebutuhan pokok ini sudah dijalankan oleh anggota TNI AD Korem 061/Suryakancana sejak setahun lamanya bersamaan dengan pendampingan petani dalam mendukung program swasembada pangan.

la mengatakan, Korem 061/ Suryakancana telah berhasil mendampingi petani padi di wilayahnya untuk meningkatkan produktivitas padi. Beberapa wilayah telah melakukan panen raya pada saat musim kemarau

melanda seperti di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor danSukabumi. Dari target produksi beras di Jawa Barat 350 ton tahun ini wilayah Korem 061/Suryakancana mampu mendampingi petani dan memproduksi 450 ton. Justru kita sudah surplus, ini dalam rangka kepentingan nasional, katanya.

Ia mengatakan,  dalam Udang-Undang Nomor 34 tentang tugas TNI tidak hanya berperang tetapi juga di luar perang, salah satunya berkontribusi aktif dalam ketahanan pangan dengan memberikan pendampingan, pengawasan distribusi subsidi pupuk dan pemantauan harga kebutuhan pokok.

Lebih lanjut Fulad mengatakan, sesuai tema HUT TNI ke-70 Bersama Rakyat TNI Hebat, Handal, Profesional dan Siap Mengawal Kepentingan Nasional Menuju Indonesia Emas menegaskankemanunggalan TNI.

Keberadaan TNI tidak bisa lepas dari masyarakat. Seperti kegiatan yang sudah kita laksanakan membantu ketahanan pangan, membangun rumah tidak layak huni di beberapa wilayah, jambanisasi, dan merangkul para purnawirawan danwakauri, katanya.

Beberapa program kemanungglan lainnya yang dijalankan Korem 061/Suryakancana, lanjutFulad, diantaranya Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sudah dilaksanakan di Cianjur. 8 Oktober 2015 akan ada TMMD ke 95 dilaksanakan di Cisolok Sukabumi. Kegiatannya ada membangun jalan sepanjang empat kilo meter, RLTH, pembangunan pos kambling, dan juga saran ibadah, kata Fulad.

Tidak hanya itu, lanjut Fulad, kegiatan TNI tidak hanya membangun fisik, tetapi ada juga non fisik meliputi sosialisasi belanegara, penyuluhan hukum dan pendampingan masyarakat dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. (Sumber: HU Pelita)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TNI Bantu Pantau Harga Kebutuhan Pokok