TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Danrem Akui Pentingnya Peran Ulama

By 28 Dec 2015 20:55Kodam I/Bukit Barisan
DSC_0028 (1)

PEKANBARU (28/12) – Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi, M.Si (Han) menilai perin­gatan Maulid Nabi Mu­hammad SAW sebagai momen besar untuk membangun persatuan dan mereformasi sikap mental bangsa. Dan peran itu salah satunya bisa diemban pondok pesantren yang sudah membuktikannya sejak zaman pejuang dulu.

“Ini sarana untuk meningkatkan kebersaraaan, kerukunan, serta persatuan dan kesatuan antar sesama, sebagai satu kekuatan besar dalam menghadapi dinamika kehidupan. Sekaligus sebagai momen untuk bangkit, membina dan mereformasi sikap mental umat,” ujar Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNl Nurendi MSi (Han), di depan lebih kurang dua ribuan umat di Pesantren Babussalam, Pekanbaru.

Hal itu di sampaikan Danrem dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1473 H sekaligus Milad Ke-30 Pesantren Babussalam yang bertepatan tanggalnya, yakni 24 Desember atau 12 Rabiul Awal.

Dilanjutkan Danrem, dalam situasi seperti sekarang diperlukan kebersamaan dalam masyarakat sehingga memungkinkan umat tetap bersatu dan damai. Karena itu penting untuk selalu membangun rasa pursaudaraan di antaranya melalui kegiatan bernuansa kebersamaan dan religius seperti peringatan Maulid Nabi ini.

Di sisi lain, Danrem mengakui pentingnya peran pesantren yang sudah terbukti sejak lama bagi bangsa Indo­nesia. Karena banyak perjuangan masa lalu dibangkitkan dan dilakukan oleh para ulama, pimpinan dan santri di pelosok nusantara dulu. Disebut antara lain Tuanku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro dan Tuanku Tambusai.

Karena itu, Danrem berharap para ulama, pimpinan, dan ustadz terus memainkan peran penting dalam membina akhlak dan pendidikan lainnya bagi umat. “Saya berharap para kyai dan ulama terus melanjutkan tugasnya sebagai penerus Nabi dengan membina umat,” ungkap Danrem lagi.

Ajang Silaturrahim Tokoh

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Maulid Nabi menjadi momen besar dan penting bagi Pesantren Babussalam. Selain menghadirkan para santri, orang tua dan para tokoh agama, pihak Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan sebagai pembina Pesantren Babussalam, juga mengundang elemen eksternal dari berbagai kalangan baik daerah, regional maupun nasional. Apalagi disatukan dengan miladnya, para alumni kali ini pun merespon dengan antusias. Sehingga ini menjadi ajang silaturrahim dan reuni bagi banyak kalangan baik daerah maupun nasional.

Selain Syekh H Ismail Royan, selaku tuan rumah, dari pimpinan daerah tampak hadir antara lain Plt Gubri yang diwakili Fairuzal Gazali (Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDA), Direktur Binmas Polda Riau Kombes Pol Dr Sugiono SH MH, Seko Pekanbaru Syukri Harto, Dandim 0301 Pekanbaru Letkol Inf M Ilyas, Joni Irwan (staf ahli) dan Syahrial Abdi (Kadis ESDM Provinsi Riau).

Sejumlah anggota legislatif nasional maupun daerah juga ha­dir antara lain, Maimanah Umar (DPD RI), Ahmad Muzani (Ketua Fraksi Gerindra DPR RI/Sekjen Gerindara), Rita Zahara (DPR RI). Dari DPRD Riau ada Marwan Yohanis, Taufik Arrakhman, dan Husni Tamrin.

Sejumlah tokoh Riau yang selalu hadir antara lain Azaly Djohan, OK Nizami Jamil, Hj Roslaini Suko dan Prof Alaidin Koto.

Tokoh penting lainnya adalah sejumlah ulama dari Sumatera Utara. Yang utama yaitu Syekh H Hasyim Alsyarwani se­bagai Tuan Guru Tharikat Naqsabandiyah dari Besilam yang datang bersama istri dan putra beliau. Lalu dai kondang KH Dr Amirudin MS (penceramah), H Amhar Nasution MA dan qori internasional HM Syafii SPdI. Di kursi depan juga terlihat mantan Pangkostrad Letjen TNI (pur) Azman Yunus Nasution. Kehadirannya baru dikenalkan oleh Danrem. (Penrem 031/WB)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Danrem Akui Pentingnya Peran Ulama