TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kiprah Mitra Kodim 0611/Garut

By 10 Dec 2015 15:56Bilik Prestasi
garut

Keberhasilan pembinaan territorial yang dilaksanakan oleh Komando Kewilayahan adalah terwujudnya kemanunggalan TNI Rakyat, yang tercermin pada kesadaran masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menunjang pembangunan di wilayahnya baik secara fisik maupun non fisik. Secara fisik dapat dilihat bagaimana keterlibatan masyarakat pada kegiatan-kegiatan Bhakti TNI untuk kepentingan masyarakat, serta kesadaran untuk memelihara terhadap hasil yang dilaksanakan melalui Bahkti TNI tersebut. Kemudian secara non fisik salah satunya adalah terwujudnya kesadaran bela Negara masyarakat, sesuai dengan profesinya masing-masing.

Dalam kegiatan pembinaan territorial secara fisik, komando kewilayahan senantiasa membentuk mitra baik sebagai jarring untuk memonitor wilayah sehingga membantu Kowil untuk memperoleh informasi secara dini setiap perkembagnan yang terjadi dalam mayarakat. Disamping itu juga diharapkan Mitra Kowil dapat membuat terobosan-terobosan nyata dalam mendukung mewujudkan kesadaran bela Negara masyarakat di wilayahnya.

Organisasi Korps Bela Negara yang merupakan Mitra Kodim 0611/Garut ini, dibentuk dan dipimpin oleh Drs. H. Sofyan Alamsyah berdiri sejak tanggal 10 Juni 2010. Organisasi ini sendiri, dibentuk atas dasar inisiatif beberapa orang mantan Anggota Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon VIII yang tergabung dalam Korps Mahawarman Korwil III/Priangan, termasuk dirinya.  Mereka inilah sekelompok orang yang masih peduli terhadap masa depan Generasi Muda yang nyata-nyata sebagai generasi penerus bangsa.   Awalnya, organisasi ini bernama Taruna Bela Negara (TBN), namun seiring berjalannya waktu namanya kemudian berganti menjadi Korps Bela Negara.   Organisasi ini, generasi muda Garut direkrut, dibina, dan dilatih menjadi insan yang tangguh, berdisiplin, bertaqwa, serta peduli terhadap lingkungan. Organisasi Korps Bela Negara ditetapkan sebagai Komponan Cadangan binaan Kodim 0611 Garut.

Visi Dan Misi Korps Bela Negara adalah ingin menanamkan jiwa patriotisme dikalangan pelajar dan mahasiswa Garut. Menurutnya, generasi muda yang diwakili kaum intelektual atau golongan terpelajar, yaitu  pelajar  dan mahasiswa harus sadar dan mengerti bahwa mereka mempunyai satu negara yang harus dipertahankan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Upaya-upaya pembelaan terhadap Negara merupakan hak dan kewajiban seluruh warga Negara termasuk didalamnya pelajar dan mahasiswa, adalah suatu kewajiban dimana generasi lebih tua mewariskan tidak hanya pengetahuan tentang sejarah masa lalu, namun juga semangat patriotisme yang berpengaruh atas perjalanan hidup bangsa dan negara. Dengan adanya pemahaman yang kuat tentang pentingnya rasa cinta tanah air, generasi penerus bangsa diharapkan setiap warga Negara mempunyai rasa bangga. Kebanggan yang diharapkan muncul adalah sebagai bangsa Indonesia, berdisiplin, mempunyai integritas dan kesadaran yang tinggi untuk memajukan Negara dalam segala bidang serta mempunyai kemampuan untuk membela tanah air bila ada serangan, kata Sofyan Alhamsyah.

Lebih lanjut Sofyan menegaskan, para pemuda merupakan tonggak dari sebuah Negara, jika pemudanya  sudah  tidak  mempunyai  jiwa bela negara, maka tinggal menunggu saja kehancuran Negara tersebut. Para Pemuda harus terus belajar meningkatkan kualitas dirinya sehingga kelak dapat menjadi pemimpin yang baik, karena pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk jiwa patriotisme para generasi muda.   Selain menanamkan jiwa patriotisme dikalangan pemuda Korps Bela Negar juga memiliki sifat membantu pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, khususnya dalam menumbuhkan semangat cinta tanah air, membantu jika ada bencana alam dan pro aktif terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Kodim 0611/Garut.  Organisasi KBN adalah organisasi pembinaan generasi muda bukan organisasi politik, KBN juga menjamin setiap anggota untuk memeluk agama dan kepercayaan serta beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.

garut2

Peserta pelatihan Bela Negara sedang melaksanakan pembinaan fisik

Untuk dapat terlaksananya suatu pendidikan di Korps Bela Negara tentunya diperlukan suatu sarana dan prasarana untuk mendukung latihan tersebut. Drs. H. Sofyan Alamsyah membuat beberapa sarana dan prasarana latihan yang nantinya dapat digunakan untuk mendidik kaum pemuda yang masuk dan terpilih untuk bisa ikut pendidikan di Korps Bela Negara.   Adapun sarana dan prasarana untuk latihan yang dimiliki oleh Korps Bela Negara adalah diantaranya mulai dari markas Korps Bela Negara,  mushola, ruang transit, kantor, ruang fitnes, penginapan, ruang pertemuan, tenda serba guna, field bed, tower serba guna, kendaraan, lapangan tembak dan lapangan lempar pisau dan lainnya. Secara umum, fasilitas yang dimiliki sangat mumpuni untuk kebutuhan latihan para anggota guna mengasah kemampuannya di bidang kemiliteran dasar.   Dana yang sudah dihabiskan oleh Drs. H. Sofyan Alamsyah untuk membangun semua sarana dan prasarana latihan tersebut berkisar Rp. 10 milyar murni dari dana pribadi tidak ada bantuan dari manapun.

Untuk menjadi seorang anggota Korps Bela Negara, ada tahapan yang harus dilewati, mulai dari test administrasi, test jasmani, test mental ideologi, test akademik, dan penilaian terakhir. Setelah dinyatakan lolos, maka setiap dari mereka harus mengikuti tahap pra-pendidikan dan latihan selama 16 hari, pendidikan  dan  latihan  dasar (Diklatsar) selama 12 hari, latihan lanjutan selama 7 hari, dan pembinaan selama 3 bulan, setelah itu resmi dinyatakan menjadi anggota Korps Bela Negara.  Dalam pelaksanaan pendidikan Bela Negara dilatih oleh pelatih yang terbaik dari Korps Bela Negara dengan dibantu dari anggota Kodim 0611/Garut.   Hingga Tahun 2015 ini Korps Bela Negara telah memiliki 7 angkatan dengan anggota 568 orang dan saat ini kita sedang melakukan penerimaan angota baru, targetnya bisa menambah 100 anggota baru dan akan dilatih oleh para instruktur terbaik yang dimiliki. Selama menggelar kegiatan pelatihan sejak tahun 2010 hingga tahun 2014, Korps Bela Negara sudah menghabiskan dana hingga Rp 891.685.000. Dana tersebut hanya untuk pendidikan, dimana setiap peserta mendapat segala fasilitas, mulai dari pakaian hingga makan secara gratis.  Dana tersebut sumbernya dari Drs. H. Sofyan Alamsyah pribadi, tidak ada bantuan dari pihak manapun, kecuali untuk instruktur didukung oleh Kodim 0611/Garut dan sejumlah fasilitas lainnya. Dana tersebut tidak termasuk dalam fasilitas pendukung dan perlengkapan lainnya seperti pakaian pendorong tahunan bagi anggota Korps Bela Negara.

Pelaksanaan pendidikan di Korps Bela Negara, dimana peserta yang masuk hanya bermodalkan kelulusan test tidak ada satu rupiahpun dipungut semuanya gratis disediakan dari Korps Bela Negara, tentunya semua ini dilakukan oleh Drs. H. Sofyan Alamsyah mempunyai tujuan yang mulia terhadap kemajuan anak anak muda sekarang ini karena anak muda merupakan calon pemimpin bangsa dan negara ini pada masa yang akan datang harus mempunyai jiwa dan semangat cinta tanah air, rela berkorban demi kemajuan bangsa dan negara tercinta ini. Adapun keluaran dari pendidikan bela negara di Korps Bela Negara Garut diharapkan :

  1. Anggota Korps Bela Negara Garut mampu menguasai dan memahami Ilmu Dasar Keprajuritan dan memiliki pemahaman yang kuat tentang Patriotisme atau semangat Cinta Tanah Air. Organisasi KBN memiliki cita-cita dan tugas pokok untuk menyelenggarakan pembinaan generasi muda khususnya tentang semangat cinta Tanah Air. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dikalangan generasi muda sehingga mereka menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab dan mampu menjaga serta mengisi kemerdekaan nasional.
  1. Tercipta suatu hubungan emosional diantara kedua generasi sehingga menjadi tuntutan yang layak agar generasi muda dapat menghargai jasa-jasa pejuang dan pahlawannya. Pada akhirnya generasi muda dapat menempatkan para pejuang dan pahlawan ditempat yang terhormat.
  1. Anggota Korps Bela Negara Garut memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, membantu pemerintah, masyarakat dan bangsa secara keseluruhan, melalui berbagai kegiatan seperti Bhakti Sosial, membantu penanganan bencana alam, Penghijauan dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Kodim 0611/Garut sebagai Pembina Organisasi.
  1. Anggota Korps Bela Negara Garut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi upaya menciptakan ketahanan lingkungan, ketahanan wilayah, serta meningkatkan kualitas & kuantitas komponen cadangan dalam mendukung sistem pertahanan semesta.
  1. Anggota Korps Bela Negara Garut diharapkan dapat menjadi teladan dan panutan bagi teman sesamanya dan masyarakat pada umumnya, terutama dalam menerapkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran akan upaya bela negara.
  1. Anggota Korps Bela Negara Garut diharapkan dapat mempedomani dan mengaplikasikan bela negara dalam kehidupan sehari-hari bagi kepentingan bangsa dan negara di masa yang akan datang, pro aktif menjaga persatuan dan kesatuan, membela kepentingan bangsa dan negara, serta memantapkan wawasan kebangsaan yang dilandasi Pancasila juga UUD 45.

Dengan adanya inisiatif dari Mitra Kodim 0611/Garut, Komandan Kodim Garut Letkol Inf Zaiful Rakhman S.H., M.M., menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh Korps Bela Negara Pimpinan Drs. Sofyan Alamsyah. “Kegiatan tersebut merupakan dukungan nyata yang meiliki arti penting dalam mendukung tugas pokok Kodim 0611/Garut dalam melaksanakan tugasnya dalam pembinaan wilayah,” Kata Dandim 0611/Garut. ( Redaksi)

garut3

Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Pelatih Tim Jas Rem 062/Tn)

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Tips Kesehatan Kodiklat Kodam XVI/Patimura Kodam V/Brawijaya Puspen TNI Kodam VI/Mulawarman Berita Satuan
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kiprah Mitra Kodim 0611/Garut