TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Prioritas Bangun Perbatasan

By 21 Dec 2015 08:48Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Mengamankan sekaligus mengintensifkan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan dan pulau-pulau terluar Indonesia jadi prioritas TNI pada program kerja 2016. Ini pun selaras dengan program pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapim mengevaluasi selama ini dikerjakan, dan kita akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah, ujar Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, yang kali ini mau diwawancarai wartawan meskipun sesaat, , pada pe-nutupah Rapat Pimpinan TNI 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat, tanggal 18 Desember 2015.

Rapim diikuti 182 perwira tinggi dari unsur pimpinan TNI, termasuk tiga kepala staf TNI, yakni KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAL. Laksamana TNI Ade Supandi, dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna. Rapim juga diisi dengan pemaparan program kerja Kemenko Polhukam, Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria, Polri, Badan Intelijen Negara, Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Badan Narkotika Nasional, dan Otoritas Jasa Keuangan.

Panglima TNI mengharakan, program kementerian dan lembaga tinggi negara yang dipaparkan dalam rapim bisa dielaborasi TNI menjadi kebijakan strategis. TNI dan pemerintah bersinergi mewujudkan pembangunan nasional. Walau begitu, dia memastikan TNI tak menambah pasukan atau personil. Pemanfaatan sistem teknologi didukung sumber daya manusia yang sudah ada dimaksimalkan mengawasi perbatasan dan pulau-pulau terluar RI.

Artinya, patok perbatasan negara bisa terus menerus diawasi walau tanpa harus dijaga. Demikian pula pengendali komando di Jakarta, tetap bisa memantau, langsung aktivitas di garis perbatasan.  (Sumber: HU Suara Karya)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Prioritas Bangun Perbatasan