TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pekerjaan Cetak Sawah Di 4 Provinsi Sumbagsel, Capai Hampir 100 Persen

By 28 Jan 2016 06:29Kodam II/Sriwijaya
padi1

Palembang, Perkembangan pekerjaan pembukaan lahan pertanian dan Cetak Sawah dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama TNI, khususnya wilayah Kodam II/Swj terutama di 4 Provinsi di wilayah Sumbagsel yakni, Kab. Merangin Prov. Jambi, Kab. OKI Prov. Sumsel, Kab. Mesuji Prov. Lampung dan Prov. Bangka Belitung, saat ini rata-rata mencapai kemajuan yang signifikan, sekitar hampir 100%.

Untuk penyelesaian pembukaan lahan pertanian dan cetak sawah di Kabupaten/Kota Sumbagsel tersebut, Dinas Pertanian dan Kodam II/Swj menyiapkan sebanyak 110 alat berat yang terdiri dari Excavator 96 unit, Tractor 7 unit, Jonder 4 unit dan Buldozer 3 unit, serta melibatkan puluhan personel TNI dan Babinsa serta ratusan masyarakat.

“Diperkirakan dengan jumlah tersebut pembukaan lahan pertanian dan cetak sawah dapat tergarap dan tuntas dalam waktu yang cepat,” ujar Wakil Kepala Penerangan Kodam II/Swj, Letkol Inf Drs. Paiman, Rabu (27/1/2016) saat ditemui diruang kerjanya.

Sementara itu, dari laporan yang diterimanya di Kab. Merangin Prov. Jambi telah tergarap seluas 932 Ha atau 93,20%, antara lain di desa Sungai Hitam, Ds. Payu Ijo dan Ds. Kulin Tebelah. Kegiatan cetak sawah di Merangin mengalami perubahan SID, hal ini disebabkan karena kondisi hutan vegetarian yang cukup berat sehingga terjadi pengalihan buka lahan pertanian baru di Kec. Tabir, Kec. Pemenang, Kec. Batang dan Kec. Bako Barat dalam rangka pemenuhan target 1.000 Ha.

Di Kab. OKI Prov. Sumsel telah tergarap seluas 1.000 Ha atau 100% dan tersebar di 3 Desa antara lain ; Ds. Tanjung Aur seluas 350 Ha, Ds. Simpang Tiga Abadi seluas 320 Ha dan Ds. Kuala Jeruju seluas 330 Ha. Kegiatan cetak sawah di wilayah OKI sudah selesai. Kondisi saat ini masih melaksanakan pengolahan tanah dan pembersihan rumput. Namun demikian, belum ada upaya dari Dinas Pertanian Kabupaten dan pemerintah setempat untuk melaksanakan penanaman padi, pembentukan kelompok tani dan distribusi pupuk. Apabila hal ini berlarut maka lahan pertanian akan ditumbuhi rumput karena intensitas hujan di wilayah tersebut cukup tinggi.

Di Kab. Mesuji Prov. Lampung, secara keseluruhan pembukaan lahan pertanian dan cetak sawah sudah selesai tergarap 100%. Untuk Kab. Mesuji ini masing-masing terdiri dari Kab. Mesuji 1 luas lahan garapan 1.000 Ha antara lain di Ds. Tanjung Serayan, Ds. Sungai Sdang, Ds. Tebing Karya Mandiri dan Ds. Sidang Makmur. Selanjutnya, Kab. Mesuji 2, pembukaan lahan pertanian dan cetak sawah seluas juga 1.000 Ha, anrata lain tersebar di Ds. Suka Maju, Ds. Wiralaga dan Ds. Sungai Badak.

Kegiatan cetak sawah di wilayah Mesuji Prov. Lampung, sampai saat ini sudah masuk pada kegiatan penanaman padi . Antusias warga dan kelompok tani sudah mulai menanam padi pada lahan yang sudah ditentukan dengan sistem Tajuk atau Nunggal.

Sedangkan untuk kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Prov. Bangka Belitung (Babel) memasuki bulan Januari 2016 masih dalam rangka pembuatan saluran Irigasi dan kegiatan bajak tanah pada lahan-lahan yang ditumbuhi rumput. Selanjutnya lahan cetak sawah yang sudah ditanami padi berada di Ds. Buyan Kelumbi Kab. Bangka Barat dan Ds. Rias kab. Bangka Selatan. Sedangkan pada lahan-lahan cetak sawah yang sudah dikerjakan masih digenangi air/banjir.

Kegiatan pembukaan lahan pertanian dan cetak sawah di Prov. Babel ini secara keseluruhan sudah selesai 100% dan tersebar di 3 Kabupaten antara lain, Kab. Bangka Barat seluas 500 Ha yang berada di Ds. Mancung, Ds. Jebus, Ds. Kacung, Ds. Limbung, Ds. Jeruh dan Ds. Buyan. Selanjutnya di Kab. Bangka Selatan seluas 1.250 Ha dan tersebar di 6 Desa, yakni Ds. Rias, Irat, Ranggung, Gudang, Bilkang, Gadung, P. Buluh dan Ds, Nyelanding.

Sedangkan untuk di Kab. Belitung Timur, seluas 745 Ha, masing-masing berada di ds. Meranteh, Ds. Nujau 1& 2 serta Ds. Slumar/Slinging. Untuk diketahui, di tahun 2016 ini, Kementan RI bekerjasama dengan TNI melaksanakan kegiatan cetak sawah seluas 32 ribu Hektar dan tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air. Sumber pendanaan pencetakan sawah baru tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar Rp353 miliar.

Kegiatan cetak sawah tahun 2016 itu dilaksakan di sembilan provinsi dan 11 kabupaten, di mana terbesar berada di kabupaten Merauke seluas 10.000 Ha. Sementara sisanya tersebar 10 kabupaten seperti Merangin (Jambi), Ogan Komering Ilir (Sumsel), Mesuji (Lampung) dan Bangka Belitung. Selain itu, Pinrang, Wajo (Sulsel), Bombana (Sulteng), Bima (NTB) dan Sanggau (Kalbar).

Banyak keuntungan yang pastinya didapat dari program bantuan dari Kementan RI yang bekerjasama dengan TNI ini. Selain lahan tidur yang kini menjadi bermanfaat, harga tanah yang tetap menjadi kepunyaan mereka ini pun dapat melonjak tinggi. (Pendam II/Swj).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pekerjaan Cetak Sawah Di 4 Provinsi Sumbagsel, Capai Hampir 100 Persen