Kostrad

Pembukaan Tartih Raider Tersebar Jajaran Kostrad Tahun 2016

Oleh 13 Jan 2016 No Comments
#TNIAD 
Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad Brigjen TNI Ainur Rahman, memimpin Upacara Pembukaan Penataran Pelatih Raider Tersebar Jajaran Kostrad TA. 2016. Bertempat di Daerah Latihan Kodam V/BRW Sidodadi Malang, Senin (11/1).

Turut hadir dalam kegiatan ini Danrem 083/Baladika Jaya Kolonel Inf Fajar, Danbrigif Linud 18, Para Komandan Satuan Wilayah Malang dan Peserta Tartih Raider yg seluruhnya berjumlah 225 orang.
 
Dalam kegiatan ini Kasdivif 2 Kostrad membacakan amanat Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Ganip Warsito bahwa kegiatan penataran pelatih Raider bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelatih Raider secara tehnik, taktik dan metode kepelatihan sehingga mampu menyelenggarakan latihan pembentukan  Raider satuan jajaran Kostrad nantinya. Kalian akan dibekali materi-materi kepelatihan tentang cara memberikan instruksi, Nikgarlat, Raid dalam operasi Baswan dan beberapa materi latihan Raider untuk diterapkan nantinya pada latihan pembentukan Raider Satjar Kostrad yang dilaksanakan pada tahun 2016 ini.
 
Pangdivif 2 Kostrad juga Menyampaikan ”Khusus kepada penyelenggara dan pelatih masing-masing materi, saya minta agar dapat melatihkan secara benar dan Terarah  sesuai dengan tujuan dan sasaran penataran pelatih Raider ini. Laksanakan evaluasi secara terus menerus, terhadap setiap materi penataran dan latihan yang diberikan, sebagai bahan penyempurnaan untuk pelaksanaan kegiatan yang sama  di masa yang akan datang. Sadari bahwa penataran dan latihan ini akan memberikan bekal bagi peserta sekalian dalam tugas kepelatihan yang akan dihadapi”.
 
Sebelum mengakhiri amanatnya Pangdivif 2 Kostrad menekankan kepada para peserta : Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral prajurit dalam menghadapi dan menyikapi tantangan tugas. 
Kedua, Laksanakan kegiatan ini secara sungguh-sungguh dengan mempedomani ketentuan yang berlaku dan perhatikan faktor keamanan baik personel maupun materiil selama kegiatan penataran ini dilaksanakan. Ketiga, Bahwa profesionalisme prajurit, hanya dapat ditingkatkan melalui budaya belajar dan berlatih. Keempat, Jaga kesehatan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penataran dengan baik.

Terkait

Komentar