TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

1.343 Warga Pulau Letti Berobat ke Posko Bansos TNI

By 10 Feb 2016 09:49Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-1

Sebanyak 1.343 warga di Pulau Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya, berbondong-bondong berobat ke Posko Bantuan Sosial (Bansos) TNI Misi Pela­yan Kesehatan, Selasa, 9 Februari 2016. Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Indonesia, seperti Pulau Lakor, Moa, Letti, Kisar, Wetar dan Liran, yang akan berlangsung sampai tanggal 15 Februari 2016 tersebut, sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.

Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Gatot Triswanto se­laku Wadansatgas Bansos me­mimpin langsung pemberang­katan menuju Pulau Letti den­gan menggunakan kapal Land­ing Craft Utility (LCU) beserta 114 Personel, terdiri dari 14 Dokter Spesialis, 2 Dokter Umum, 98 Personel dari Batalyon Kesehat­an TNI (AD, AL, AU).

Walaupun kondisi cuaca yang sarjgat buruk dengan ombak yang tinggi, tidak menyurutkan Tim Bansos TNI Misi Pelayanan Kesehatan menuju Pulau Letti. Pada saat berangkat menuju Pu­lau Letti, gelombang air sudah besar, dan pada saat merapat ke dermaga kapal Landing Craft Utility mengalami kesulitan kare­na hayunan ombak yang ken­cang. Bagi Tim Bansos TNI, ti­dak kenal kata menyerah sebe­lum tugas/tujuan tercapai.

Berkat keterampilan Prajurit TNI yang terlatih membawa ka­pal Landing  Craft Utility, akh­irnya Wadan Satgas Bansos be­serta rombongan bisa naik satu persatu ke dermaga Pulau Letti, dan melanjutkan tujuan melalui jalan darat dengan menggunak­an mobil truk dan sepeda motor, demi tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik sesuai perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Tepat pukul 11.00 waktu se­tempat, para Tim Kesehatan su­dah berada di lokasi dan su­dah bisa menerima pasien, den­gan jumlah yang berobat 1.343 orang dari 8.000 jumlah penduduk, yang terdiri dari 3 (tiga) Kecamatan dan 7 (tujuh) Desa, diantaranya 6 (enam) orang Op­erasi Besar di KRI dr. Soeharso, 5 (lima) orang Bibir Sumbing, 1. (satu) orang Hernia, 11 orang Poli Bedah Plastik, 36 orang Poli Saraf, 21 orang Poli Bedah Mi­nor, 153 orang Poli Mata, 55 orang THT, 131 orang Poli Gigi, 40 orang Poli Jantung dan 55 orang THT.

Wadan Satgas Bansos Brigjen TNI (Mar) Gatot Triswanto dalam sambutannya mengatakan, rom­bongan Tim Kesehatan yang datang dengan menggunakan KRI dr. Soeharso-990 adalah per­intah langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Tahun baru yang lalu, Panglima TNI beserta Staf datang ke beberapa Pulau Terluar.

Pesan dari beliau (Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nur­mantyo) begitu besar harapan dari masyarakat kita yang ada di Pulau terpencil, tapi dengan situasi alam mudah-mudahan dapat memenuhi walaupun se­dikit saja. Rombongan bakti so­sial kesehatan kita datang den­gan membawa harapan, nan­ti kita pulang mungkin diantar dengan senyuman, jelas Wadan Satgas Bansos.

Sementara itu, perwakilan dari Pemerintah Daerah Pulau Serwaru, Kecamatan Pulau Let­ti, Sekretaris Camat M. Naslewan berharap agar tahun beri­kutnya kegiatan Bantuan Sosial bisa berkunjung ke Pulau Letti. Hal itu dikarenakan selama ini keterbatasan untuk berobat san­gat minim, karena di Pulau Letti hanya ada setingkat Puskesmas. Disamping itu, fasilitas di dae­rah Pulau Letti belumlah leng­kap, terkait dengan persoalan ke­sehatan. Disana tidak ada dokter yang ditangani oleh Puskesmas, yang ada hanya tenaga Perawat lulusan dari Akademi Keperawatan yang selama ini menan­gani masyarakat disini. Misalnya ada penderita yang harus di op­erasi sangat sulit tindak lanjut­nya, akhirnya mereka harus per­gi ke Ambon dan Kupang.   (Sumber: HU Pelita)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

1.343 Warga Pulau Letti Berobat ke Posko Bansos TNI