TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Akhirnya, Satgas Yonif 406/ck Temukan Patok Batas Mm 6.1 Yang Belum Pernah Terpatroli Oleh Satgas Sebelumnya

By 22 Feb 2016 06:50Kostrad
20150102_015257

20150102_014821

Perbatasan antar negara merupakan wilayah strategis yang harus dijaga dan diamankan baik itu perbatasan darat, laut maupun udara. Karena di wilayah perbatasan antar negara tersebut cermin dari kedaulatan suatu negara dan rawan akan terjadinya suatu konflik kepentingan suatu negara, baik kepentingan politik, ekonomi dan lain-lain. Selain itu, wilayah perbatasan negara juga rawan akan terjadinya pelintas batas illegal dan kegiatan illegal seperti penyelundupan narkoba, senjata api, satwa liar serta kegiatan illegal lainnya.

Di Indonesia sendiri berbatasan darat langsung dengan 10 negara tetangga, dimana dinegara-negara berkembang tapal batas sering menjadi permasalahan yang dapat memicu ketegangan kedua belah pihak. Sesuai dengan undang-undang no 34 tahun 2004 TNI memiliki tugas pokok dimana salah satunya adalah menjaga kedaulatan wilayah NKRI. Oleh karena itu TNI sepanjang waktu s.d batas yang belum ditentukan menggelar operasi pengamanan perbatasan baik di wilayah  darat, laut maupun udara Indonesia.

Salah satunya yaitu Provinsi Papua yang merupakan wilayah paling timur di Indonesia yang berbatasan darat langsung dengan negara PNG. Dengan panjang garis batas yang terbentang dari utara hingga selatan sekitar 770 km. Sepanjang garis batas tersebutlah tergelar pasukan TNI AD yang tergabung didalam Satuan penugasan pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) yang terbagi menjadi dua sektor yaitu sektor utara dan selatan, dimana tiap sektor terdapat 3 batalyon Infanteri.

Yonif 406/CK yang mendapatkan kepercayaan dari TNI untuk melaksanakan tugas Pamtas RI-PNG pada bulan Oktober 2015 selama 9 bulan berada di sektor utara tepatnya di Kabupaten Keerom dan kabupaten Pegunungan Bintang provinsi Papua. Satgas Yonif 406/CK memiliki tugas dan tanggung jawab patok batas RI-PNG mulai dari MM 4.3 s.d 7.2. Dari patok-patok tersebut Satgas Yonif 406/CK telah melaksanakan patroli patok MM 4.3, MM 4.4, MM 4.5, MM 6.3 dan ada beberapa patok batas yang belum terpatroli serta belum pernah ditemukan oleh Satgas-satgas sebelumnya selama ini, karena jauhnya jarak bila kita ingin patroli patok dari pos menuju patok yaitu bisa 2 atau 3 hari berjalan kaki dan menyusuri sungai dengan perahu long boat dan medannya yang berupa hutan lebat serta merupakan ketinggian terjal yang berupa karang.

Namun berkat hasil kerja keras dan semangatnya, maka ada empat patok yang belum pernah ditemukan dan dipatroli oleh Satgas-Satgas sebelumnya selama ini, telah berhasil ditemukan oleh Prajurit Satgas Yonif 406/CK sesuai perencanaan patroli patok tahap satu, yaitu MM 6.2, MM 6.A, MM 6.B bulan November 2015 dan patok MM 6.1 sesuai dengan perencanaan patroli patok tahap dua bulan Februari 2016.

Sesuai dengan perencanaan patroli patok tahap dua, patroli patok MM 6.1 dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 14 Februari 2016. Patroli patok MM 6.1 tersebut dipimpin oleh Lettu Inf Mustamin dengan membawa 12 anggota personel pos Batom serta bersama 6 orang masyarakat Kampung Batom yaitu Bapak Lambert, Bapak Zalet, Bapak Zakius, Bapak Cuong, Bapak Antonius dan Bapak Amos.

Team patroli berangkat Pada pukul 06.00 WIT  menuju patok MM 6.1 Co. 0500216 9513408 dengan menggunakan Long Boat. Pada pukul 09.00 WIT team patroli tiba di Cp 1 Kampung Abu Keerom Co. 0495305 9516674. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju patok MM 6.1 dengan berjalan kaki dan pada pukul 14.00 WIT team patroli tiba di patok MM 6.1, dilanjutkan pembersihan sekeliling patok. Pada pukul 15.00 WIT team patroli berangkat kembali menuju Kampung Abu Keerom dan pada pukul 20.30 WIT tiba di Kampung Abu Keerom Co. 0495305 9516674 dilanjutkan bermalam. Pada pukul 07.00 WIT team patroli berangkat kembali menuju Pos Batom dan pada pukul 10.00 WIT team patroli tiba di Pos Batom dalam keadaan aman dan lengkap dilanjutkan pengecekan personel dan materiil.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Akhirnya, Satgas Yonif 406/ck Temukan Patok Batas Mm 6.1 Yang Belum Pernah Terpatroli Oleh Satgas Sebelumnya