TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Kodam II/swj Dukung 100 Persen Pemberantasan Narkoba

By 10 Feb 2016 17:35Kodam II/Sriwijaya
Picture1

Kodam II/Swj siap mendukung 100 persen program dan upaya pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Sumbagsel. TNI, termasuk Kodam II/Swj sangat mendukung program Polri, BNN dan pihak terkait dalam pemberantasan penyalahgunaan Narkoba, siap perang melawan Narkoba.

Hal tersebut, diungkapkan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M. Sc., ketika menjadi salah satu narasumber pada acara Coffee Morning yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, Rabu (10/2/2016) bertempat di Ruang Catur Cakti Mapolda Sumsel, Jalan. Jend. Sudirman, Palembang.

Sebagai wujud dan komitmen untuk memerangi Narkoba, sambung Kasdam II/Swj, Kodam II/swj telah memasang spanduk yang berisikan perang terhadap Narkoba di seluruh satuan jajarannya, melakukan penyuluhan/sosialisasi, dan secara terprogram maupun mendadak  melaksanakan tes urine kepada anggota di satuannya serta memberikan sanksi yang sangat keras (pidana dan pemecatan) kepada oknum anggota yang terbukti terlibat Narkoba. “Kodam II/Swj pada tahun 2015 lalu, bertempat di Rindam II/Swj Muara Enim juga telah melakukan rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan Narkoba”, tambah Kasdam II/Swj.

Bahkan, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.Ip, imbuh Kasdam II/Swj sangat keras dan serius terhadap masalah narkoba. “Tidak ada tempat bagi oknum prajurit maupun PNS Kodam II/Swj yang terbukti terlibat narkoba, dipecat dan harus out dari dinas keprajuritan TNI. Hal ini telah dibuktikan oleh Kodam II/Swj dengan memecat 5 oknum anggotanya yang terbukti terlibat Narkoba pada tahun 2015 lalu, ” ujarnya.

Dengan didampingi Asintel Kasdam II/Swj Kolonel Inf M. Nasrulloh Nasution dan Waka Pendam II/Swj Letkol Inf Drs. Paiman, Kasdam II/Swj juga menyatakan bahwa seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodam II/Swj telah menanda tangani pakta integritas untuk tidak melakukan penyalahgunaan narkoba, sehingga bila melanggar konsekuensinya dipecat. “ Itu sesuai dengan janjinya sendiri”, terangnya.

Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri dalam sambutan acara coffee morning tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka ingin mencari masukan agar Sumsel bebas Narkoba. Dan yang lebih penting lagi adalah kesamaan dan sinergitas dalam penanggulangan penyalahgunaan dan rehabilitasi pecandu korban Narkoba. “Yang penting dari pertemuan ini adalah tindak lanjutnya, action dan aplikasi serta berbagi tugas”, tandas Wakapolda.

Pada kesempatan tersebut sejumlah narasumber juga memberikan pendapatnya sesuai bidangnya, antara lain dari Wakajati Sumsel, Dinas Sosial, Badan POM dan Dinkes Provinsi Sumsel serta dilanjutkan dengan acara tanya jawab.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Kodam II/swj Dukung 100 Persen Pemberantasan Narkoba