TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Launching Bibit Padi Unggulan Jenis Sembada B8 dan B9

By 06 Feb 2016 14:16Kodam V/Brawijaya
bibit

KEDIRI- Bibit padi unggulan Sembada B8 dan B9 diperkenalkan kepada petani di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Paguyuban Petani Padi Kecamatan Kandat (P3 Kandat). Lahan seluas 11,4 hektar di Desa Sumberejo Kecamatan Kandat sebagai pengawal Launching Bibit Padi Unggulan jenis Sembada B8 dan B9, sedangkan pengalokasian penanaman masing-masing bibit, untuk Sembada B8 ditanam di lahan seluas 7,6 hektar dan Sembada B9 ditanam di lahan seluas 3,8 hektar. Target penyesuaian antara lahan pertanian dengan hasil produktifitas pertanian itu sendiri, diharapkan mampu menembus angka 8,4 ton gabah kering panen dalam 1 hektar.

“Nantinya pengukuran tingkat keberhasilan antara target dengan realisasi dapat dipastikan pada musim tanam ini. Untuk permasalahan pengalokasian pupuk hibah dari Pemerintah, sementara sebagaian kita fokuskan dulu ke lahan pertanian yang ada di sini (Desa Sumberejo) “jelas Drs Widodo Imam Santoso, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Jumat 05 Februari 2016.

Pengalokasian antara bibit padi unggulan dengan lahan itu sendiri ,sudah disesuaikan dengan pemilik lahan pertanian yang berkenan untuk dijadikan launching bibit padi unggulan. Dari rilis yang dikeluarkan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, 95,76 ton gabah kering panen akan dihasilkan dari 11,4 hektar, dari 12 petani pemilik lahan. Sedangkan bibit padi unggulan tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian RI yang disalurkan ke Kabupaten Kediri. Sebagai dasar statistik nilai produktifitas padi yang ada di Kabupaten Kediri, khususnya gabah kering panen, Kecamatan Kandat dijadikan barometer pengukuran pada musim tanam padi saat ini.

Penanaman bibit sembada B8 dan B9 itu sendiri akan direalisasikan oleh seluruh anggota Koramil 09/Kandat bekerjasama dengan P3 Kandat, untuk menanam secara sporadis dibagi dalam 2 jenis penanaman. Untuk penanaman menggunakan mesin pertanian dialokasikan di atas lahan 8,2 hektar dan untuk manual dialokasikan di atas lahan 3,2 hektar.

“Penanaman bibit padi akan kita lakukan secara sporadis bersama dengan para petani ,mudah-mudahan kerja keras kita bersama akan bisa meningkatkan kualitas dan mutu produksi padi” Kata Danramil Kandat Kapten Czi Martono dihadapan para petani yang tergabung dalam P3 Kandat.(Penrem 082/CPYJ).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Launching Bibit Padi Unggulan Jenis Sembada B8 dan B9