TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pangdam: Pertanian Prioritas Utama Pembangunan

By 12 Feb 2016 09:53Kliping
logo-tni-ad-featured-1600×900-3

Sektor pertanian berperan besar dalam kehidupan bangsa Indonesia, karenanya harus senantiasa berada dalam kondisi yang baik agar mampu mewujudkan ketahanan pangan Nasional. Oleh karenanya sangat relevan bila bidang pertanian menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan Nasional.

Hal tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Hadi Prasojo dalam sambutannya pada acara Groundbreaking perluasan sawah Kodam III/Siliwangi tahun 2016 di Desa, Padawaras Kecamatan Cipatujah Kab. Tasikmalaya. Kamis,  tanggal 11 Februari 2016.

Menurutnya, dalam konteks penyelenggaraan pertahanan negara, pertanian dan ketahanan pangan merupakan satu kesatuan integral, yang ditinjau dari aspek strategis dan taktis, menjadi bagian dari pemberdayaan wilayah pertahanan dalam rangka penyiapan ruang, alat dan kondisi juang sebagai modal guna membangun kesejahteraan masyarakat dan membangkitkan semangat bela negara serta Nasionalisme.

Dijelaskannya, pada tataran implementatif terdapat dua permasalahan pokok yang mengiringi pertanian kita yaitu, kurangnya lahan pertanian yang dimiliki serta tingginya persaingan global. Menyikapi permasalahan tersebut Jajaran TNI AD dan Kodam III/Siliwangi khususnya senantiasa berupaya membantu pemerintah daerah mengelola lahan yang tidak produktif, sehingga berubah menjadi lahan pertanian yang produktif, serta berkomitmen untuk mendayagunakan berbagai potensi yang ada, agar program perluasan sawah di wilayah Jawa Barat dapat terwujud dengan baik.

Sebagai  tindaklanjut dari penandatanganan kontrak cetak sawah antara Kementan RI dengan TNI AD,  pada TA 2016 ditargetkan terealisasi 200.600 Ha meliputi 28 Provinsi dan 286 Kabupaten. Kodam III/Siliwangi pada tahap awal akan memprogramkan pencetakan 2.300 Ha dari target 6.100 Ha perluasan cetak Sawah baru yang tersebar di Kabupaten Sumedang 1.550 Ha, Kabupaten Tasik 550 Ha, Kabupaten Pangandaran 100 Ha dan Kabupaten Ciamis 100 Ha.

Sedangkan untuk wilayah Koramil 1225/Cipatujah sendiri ditargetkan seluas 259 Ha, yang meliputi Kampung Cikatulampa Desa Padawaras 50 Ha, Kampung Rancabogo Desa Kertasari 49 Ha, Kampung Cimerang Desa Bantarkalong 50 Ha, Kampung Pangangonan Desa Padawaras 30 Ha, Kampung Cicadas Desa Darawati 80 Ha.

Komitmen ini menjadi semakin penting untuk diwujudkan sebagai program utama dan strategis dalam pembangunan Bangsa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berbasis pada sektor agraris.  Pangdam menyakini banyak hal yang telat dilakukan oleh semua unsur terkait khususnya Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten. Kota untuk mewujudkan program ini agar dapat berhasil dengan baik. Terkait hal tersebut dirinya sangat mengapresiasi dan berharap sinergi yang baik ini dapat terus diwujudkan, sehingga program swasembada pangan Nasional dapat tercapai dengan baik.

Selanjutnya Pangdam menegaskan suksesnya kegiatan perluasan cetak Sawah baru, memerlukan dukungan dan kerja keras semua pihak, baik unsur pemerintah daerah khususnya para Kepala Dinas Pertanian maupun para Kelompok Tani dan stake holder lainnya sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing.

Selain itu perlu juga diperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan target yang ingin dicapai, yaitu kegiatan cetak sawah ini harus konsisten dan tidak berubah-ubah di lapangan, serta tetap memperhatikan kesanggupan dari unsur daerah dalam menyediakan lahan. Semua ini hanya bisa tercapai tatkala kita semua meneguhkan tekad untuk bekerja secara bersama-sama dan sungguh-sungguh dalam program perluasan sawah di wilayah Jawa Barat ini. (Sumber: HU Pelita)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pangdam: Pertanian Prioritas Utama Pembangunan