TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Pencetakan Sawah Baru Menjadi Hal Yang Urgen

By 15 Feb 2016 15:52Kodam VI/Mulawarman
rapt

Balikpapan, (15/02) Pencetakan sawah baru menjadi hal yang sangat urgen sebagai upaya peningkatan produksi beras nasional. Untuk merealisasikan program cetak sawah baru tersebut, peran pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah serta TNI AD sangat diharapkan. Demikian penegasan Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P, disampaikan saat membuka rapat koordinasi rencana pelaksanaan cetak sawah TA 2016 yang berlangsung di ruang Yudha Kodam VI/Mlw Senin, 15 Februari 2016.

Rapat Koordinasi ini untuk menindaklanjuti hasil pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Kontrak Cetak Sawah antara TNI AD dengan Kementerian Pertanian RI pada tanggal 4 Januari 2016 yang lalu di Kementerian Pertanian RI Jakarta.

Lebih lanjut Pangdam VI/Mlw menyampaikan bahwa untuk merealisasikan program cetak sawah baru tersebut, perlu adanya kerjasama terpadu dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah. Kerjasama tersebut terutama dalam peningkatan pengadaan modernisasi alat pertanian. Selain itu, kegiatan pencetakan sawah baru juga harus didukung dengan melakukan pengembangan jaringan irigasi dan menyalurkan pupuk berimbang, serta pengendalian hama terpadu.

Melalui Rakor ini diharapkan para peserta dapat memberikan informasi, saran, ide dan masukan untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun suatu rancangan yang efektif dalam pencetakan sawah baru.

Di penghujung sambutannya, Pangdam meminta kepada para peserta rapat koordinasi agar komitmen bersama-sama untuk mensukseskan rencana pencetakan sawah baru TA 2016 dalam rangka peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan sebagai wujud tanggung jawab kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena dengan pangan yang cukup, harga terjangkau serta memadai, maka masyarakat akan sejahtera dan makmur sehingga ketahanan pangan nasional dapat terwujud.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, antara lain Ketua Pengawas Cetak Sawah Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Ibu Geloria Merry Karolina, SP. MM. MSc, Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI GE. Supit, S.Sos, Irdam VI/Mlw, para Asisten dan Kabalak, para Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten se-Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, para Kasiter Korem dan Dandim sejajaran Kodam VI/Mlw.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Pencetakan Sawah Baru Menjadi Hal Yang Urgen